5 Jenis Daun Ini Berkhasiat untuk Obat Herbal Atasi Beberapa Penyakit

Yuk, beralih ke obat herbal!

18 April 2021

5 Jenis Daun Ini Berkhasiat Obat Herbal Atasi Beberapa Penyakit
Pixabay/scym

Apakah kamu suka menggunakan obat berbahan herbal?

Sampai saat ini obat herbal masih dipakai oleh banyak orang. Apalagi beberapa obat herbal dari tanaman rempah dianggap bisa menghambat penyebaran virus corona. 

Lebih dari 300 jenis tanaman dimanfaatkan sebagai ramuan obat.

Namun tidak semua bagian dari tanaman obat bisa dimanfaatkan sebagai bahan ramuan obat. 

Di antara beberapa tanaman, daun merupakan bagian yang paling banyak dipakai.

Nah, berikut ini Popmama.com berikan ulasan mengenai 5 jenis tanaman untuk obat herbal :

1. Daun cincau dapat membantu radang lambung

1. Daun cincau dapat membantu radang lambung
tokopedia.com

Untuk kamu yang ingin meminum obat herbal, daun cincau bisa menjadi pilihan yang tepat.

Daun cincau yang merupakan tanaman merambat ini mengandung tinggi klorofil untuk menetralisir kadar gula pada tubuh.

Bahkan daun cincau juga memiliki kandungan antioksidan yang berperan meredakan demam dan membantu radang lambung.

Senyawa pada daun cincau akan menguatkan otot pada dinding lambung dan membunuh bakteri yang terdapat pada lambung.

Kamu bisa menumbuk daun cincau sampai lumat. Tambahkan 4 gelas air matang. Kemudian diremas-remas, diperas dan disaring.

Setelah itu diamkan sampai mengental dan tambahkan 5 diminum sehari 3 kali.

Editors' Picks

2. Daun jintan bersifat antiseptik dan antimikroba

2. Daun jintan bersifat antiseptik antimikroba
shopee.co.id

Selama ini, obat herbal telah dikonsumsi masyarakat Indonesia secara turun-menurun.

Salah satu jenis tanaman yang sering dipakai ialah daun jintan.

Tepi daun jintan yang beringgit ini bersifat antiseptik dan antimikroba dengan senyawa carvacrol, timol, flavon, fenol, tanin serta asam aromatik. Kandungan itu bermanfaat untuk mengatasi penyakit kulit.

Bahkan daun jintan bisa digunakan untuk mengobati gangguan saluran pernapasan.

Hal tersebut karena khasiatnya sebagai bronkodilator, antitusif dan ekspektoran.

3. Daun katuk dipercaya mencegah kelelahan

3. Daun katuk dipercaya mencegah kelelahan
tokopedia.com

Selain dijadikan sebagai pelencar ASI, ternyata daun katuk juga mengadung ragam nutrisi penting untuk kesehatan tubuh.

Di mana daun katuk mengandung vitamin A,B, C, lemak, protein, kalsium, zat besi dan fosfor.

Selain itu, daun katuk memiliki kandungan efedrin yang sangat efektif mengobati influenza dan mengatasi anemia.

Bahkan daun katuk dipercaya dapat mencegah kelelahan dan menghambat terjadinya penyakit kronis pembuluh darah.

4. Daun selasih berkhasiat sebagai obat demam

4. Daun selasih berkhasiat sebagai obat demam
lazada.co.id

Selain daun katuk, ternyata daun selasih merupakan tanaman obat yang memiliki banyak khasiat baik bagi tubuh.

Daun selasih yang berbau harum ini berhasiat sebagai obat demam, sakit kepala, nyeri lambung, gangguan percernaan dan rematik.

Di mana daun selasih mengandung ninyak asiri, seperti ocimene, alpha-pinene, eucalyptole, linalool, geraniol dan eugenol metil eter.

Untuk obat demam, gunakan 15 gram daun segar direbus. Hasil rebusan diminum dua kali sehari, pagi dan sore.

5. Daun sirih dapat menurunkan kadar gula darah

5. Daun sirih dapat menurunkan kadar gula darah
shopee.co.id

Di rumah kamu memiliki tanaman daun sirih?

Ya, daun sirih memang kerap disebut sebagai tanaman obat keluarga (Toga).

Pangkal daunnya yang berbentuk seperti jantung ini berkhasiat sebagai obat bronchitis, sariawan hingga keputihan.

Selain itu, daun sirih dapat membantu menurunkan kadar gula darah pada orang yang baru terdiagnosis diabetes tipe 2.

Manfaat daun sirih untuk diabetes ini karena kandungan antioksidan di dalamnya.

Hal ini bisa mengurangi stres oksidatif penyebab kerusakan sel-sel tubuh pemicu ketidakseimbangan hormon insulin. 

Demikianlah kelima jenis daun yang bisa dijadikan obat herbal. Namun ada baiknya, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu sebelum memilih jenis obat herbal.

Baca juga :

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.