5 Manfaat Pijat Refleksi yang Baik untuk Kesehatan Fisik dan Mental

Pijat refleksi bisa memberi efek relaksasi, lho!

5 Agustus 2021

5 Manfaat Pijat Refleksi Baik Kesehatan Fisik Mental
Pexels/Pixabay

Apakah kamu suka melalukan pijat refleksi?

Pijat refleksi atau terapi zona adalah praktik medis alternatif yang melibatkan penerapan tekanan di titik-titik di bagian kaki dan tangan. 

Dilansir dari Healthline, pijat refleksi didasarkan pada teori di bagian-bagian tubuh yang terhubung ke organ dan sistem tubuh tertentu. 

Metode pijat ini pun akan memberikan tekanan menggunakan ibu jari dan jari lainnya guna menekan titik saraf.

Mengenai hal tersebut, Popmama.com berikan ulasan 5 manfaat pijat refleksi untuk kesehatan fisik dan mental:

1. Mengurangi ketegangan dan tingkat kecemasan

1. Mengurangi ketegangan tingkat kecemasan
Pexels/Andrea Piacquadio

Pijat refleksi dikaitkan dengan banyak manfaat potensial, termasuk mengurangi tingkat kecemasan.

Diwartakan dari News-Medical, pijat refleksi dapat mengirimkan pesan menenangkan dari saraf perifer ke sistem saraf pusat. Ini yang memerintahkan tubuh untuk mengurangi ketegangan. 

Ya, sentuhan dari pijat refleksi adalah tindakan yang menenangkan dan mengangkat suasana hati.

Bahkan pijat refleksi yang dilakukan di bagian tangan dan kaki juga membantu tubuh lebih rileks, sehingga tidur pun jadi lebih nyenyak.

Editors' Picks

2. Meredakan sakit kepala atau migrain

2. Meredakan sakit kepala atau migrain
Pexels/Karolina Grabowska

Pijat refleksi adalah metode yang efektif dalam perawatan kondisi medis apa pun, termasuk meredakan sakit kepala.

Menggunakan titik-titik tekanan di bagian kepala dan bahu, yakni dapat membantu mengurangi migrain.

Ini karena pijat refleksi adalah cara non invasif dan non farmasi untuk mengobati sakit kepala, maka sangat aman dilakukan.

Jadi jika kamu mengalami sakit kepala yang disebabkan oleh stres atau rasa cemas, cobalah melakukan pijat refleksi guna mengurangi sakit kepala tersebut.

3. Menjadi pengobatan alternatif untuk mengatasi sembelit

3. Menjadi pengobatan alternatif mengatasi sembelit
Pexels/Andrea Piacquadio

Selain meredakan sakit kepala, pijat refleksi juga dimungkinkan untuk menghilangkan sembelit.

Ini karena pijat refleksi melibatkan tekanan lembut pada otot dan organ yang terlibat dalam pembuangan limbah.

Dikutip dari MedicalNewsToday, bahwa pijatan dapat memberikan kelegaan pada perut dan membantu meringankan sembelit. 

Dengan demikian, penggunaan terapi pijat refleksi bisa menjadi metode pengobatan alternatif dalam mengobati masalah konstipasi.

4. Meningkatkan mobilitas sendi yang terkait stroke

4. Meningkatkan mobilitas sendi terkait stroke
Pexels/Ryutaro Tsukata

Pada banyak kasus, kondisi stroke membuat penderitanya sulit berbicara atau menggerakkan beberapa bagian tubuhnya. 

Sedangkan tekanan pijat refleksi dapat meningkatkan kemampuan fisik penderita stroke.

Diinformasikan dari Ovcmt, pasien dalam kondisi stroke dapat menerima dukungan dari beragam profesional kesehatan dan terapis pijat. Di mana terapi pijat memainkan peran penting dalam proses pemulihan.

Artinya, pijat refleksi bisa membantu meningkatkan fungsi saraf dan mobilitas sendi sambil menghilangkan stres yang terkait dengan stroke.

5. Meringankan gejala rasa sakit pada pasien kanker

5. Meringankan gejala rasa sakit pasien kanker
Pexels/Anete Lusina
Ilustrasi

Bahwa pijat refleksi bisa sebagai perawatan tambahan untuk perempuan dengan kanker payudara stadium lanjut. 

Menggunakannya dapat membantu meringankan gejala seperti rasa sakit, penyakit dan kecemasan pasca kemoterapi.

Bahkan dalam perawatan kanker, pijat refleksi terbukti mengangkat suasana hati dan membantu mereka yang kesulitan tidur. 

Lebih dari itu, pijat refleksi juga bermanfaat dalam peningkatan fisik dan emosional yang signifikan selama kemoterapi atau terapi hormon.

Demikianlah 5 manfaat pijat refleksi untuk kesehatan fisik dan mental. Jika kamu memiliki kondisi medis tertentu, sebaiknya berkonsultasilah dahulu dengan dokter.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.