5 Penyebab Telinga Berdengung yang Perlu Diwaspadai

Apakah telinga kamu berdengung terus menerus?

9 Juni 2021

5 Penyebab Telinga Berdengung Perlu Diwaspadai
Pexels/Liza Summer

Organ pendengaran seperti telinga mungkin sering luput dari perhatian.

Padahal, kamu perlu lebih peduli soal kebersihan telinga maupun beberapa jenis gangguan di sistem pendengaran.

Apalagi jika telinga mengalami berdengung. Tentu kondisi ini bisa sangat terasa mengganggu.

Untuk itu, ketahuilah 5 penyebab telinga berdengung agar kamu bisa lebih waspada. Berikut Popmama.com berikan informasi selengkapnya:

1. Mengalami tinnitus yang sering terjadi di ruangan sunyi

1. Mengalami tinnitus sering terjadi ruangan sunyi
Pexels/Harry Cooke

Saat kamu mengalami telinga berdengung, maka perlu waspada.

Sebab, bisa jadi alami tinnitus yang kondisinya seperti mendengar suara dengung dari dalam telinga sendiri.

Ketika mengalami hal tersebut, sering keluhannya terjadi di malam hari sewaktu di ruangan sunyi.

Meski bukan suatu penyakit, namun tinnitus berpotensi menjadi gejala dari berbagai penyakit yang perlu diatasi oleh dokter.

Editors' Picks

2. Penyakit meniere bisa menimbulkan vertigo

2. Penyakit meniere bisa menimbulkan vertigo
Pexels/Andrea Piacquadio

Penyakit meniere adalah gangguan pada telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan pusing dan gangguan pendengaran. Ini termasuk telinga berdengung.

Pada kebanyakan kasus, penyakit meniere hanya mempengaruhi satu telinga dan bisa terjadi di semua usia.

Dilansir dari WebMD, saat mengalami meniere maka akan merasa lelah dan perlu istirahat. Kamu mungkin memiliki masalah dengan keseimbangan dan penglihatan.

Biasanya, kondisi meniere terjadi akibat adanya tekanan pada koklea dan menyebabkan telinga berdengung. Bahkan juga bisa menimbulkan vertigo berat.

3. Gangguan pada sendi rahang yang menyebabkan rasa nyeri

3. Gangguan sendi rahang menyebabkan rasa nyeri
Pexels/Andrea Piacquadio

Sebenarnya sendi temporomandibular bertindak seperti engsel geser, yakni menghubungkan tulang rahang ke tengkorak. Jika ada gangguan, maka menyebabkan rasa nyeri pada sendi rahang.

Diinformasikan dari Medicinenet, penyebab gangguan sendi rahang bisa jadi karena cedera atau ketidaksejajaran gigi maupun rahang.

Biasanya gangguan sendi rahang akan sulit menggerakkan rahang, berbicara dan berekspresi.

Dalam kasus terberat, penderita juga berpotensi mengalami gangguan saraf yang pada akhirnya menyebabkan telinga berdengung.

4. Telinga yang tersumbat bisa mengurangi pendengaran

4. Telinga tersumbat bisa mengurangi pendengaran
Pexels/Pavel Danilyuk

Sering kali, sebagian orang jarang memperhatikan kebersihan dan kesehatan organ pendengaran.

Padahal sedikit saja ada gangguan yang terjadi, maka bisa berpotensi alami telinga berdengung.

Diwartakan dari Healthline, penyumbatan tuba Eustachius adalah salah satu kemungkinan penyebab telinga tersumbat. Penyumbatan ini biasanya menyertai infeksi seperti pilek, influenza atau sinusitis. 

Sedangkan saluran telinga yang tersumbat kotoran atau karena infeksi, maka dapat menyebabkan telinga berdengung dan mengurangi kapasitas kamu untuk mendengar.

5. Terjadi trauma kepala akibat mengalami benturan

5. Terjadi trauma kepala akibat mengalami benturan
Pexels/Andrea Piacquadio

Waspada, cedera atau trauma kepala berpotensi menyebabkan telinga kamu berdengung.

Kondisi trauma kepala yang terjadi karena mengalami benturan bisa menimbulkan gangguan pada fungsi otak.

Bahayanya, benturan keras pada kepala membuat fungsi otak mengalami masalah dan trauma hebat.

Bahkan saat alami benturan keras pada kepala, maka menyebabkan banyak saraf jadi lebih sensitif. Ini termasuk saraf pada telinga.

Demikialah 5 penyebab telinga berdengung. Jika mengalami kondisi tersebut, sebaiknya memeriksakan diri ke dokter.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.