Sebagaimana yang dilaporkan tim SAR melalui Dantim Sar Taifib TNI AL Lettu Marinir Sofi Rahmadani, black box Sriwijaya Air SJ182 terdeteksi berada di kedalaman 17-20 meter.
Setelah mengetahui titik lokasi yang diduga kuat sebagai tempat jatuhnya black box, pencarian pun telah dilakukan dengan fokus di sekitar KRI Rigel.
Melalui pencarian ini, tim penyelam menurunkan 17 Personel Denjaka, 14 Personel Taifib, 23 personel Kopaska dengan perlengkapan yang memadai untuk proses pencarian seperti searider, perahu karet, peralatan selam, alat komunikasi bawah air, GPS bawah air dan kamera bawah air.
Semua peralatan tersebut diharapkan bisa mempercepat proses penemuan.
Hingga hari ini, Senin (11/01/2021) pencarian terhadap bagian pesawat Sriwijaya Air SJ182 serta para korban masih terus dilanjutkan.