Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Cara Mengatasi Gigitan Kutu Kasur agar Tidur Lebih Nyenyak
Wikimedia Commons/British Pest Control Association
  • Artikel menjelaskan tujuh langkah efektif mengatasi gigitan kutu kasur, mulai dari mencuci seprai dengan air panas hingga membersihkan kasur menggunakan penyedot debu dan uap panas.
  • Ditekankan pentingnya penggunaan pelindung kasur, pakaian tidur tertutup, serta menjaga kerapian kamar agar kutu tidak memiliki tempat bersembunyi atau berkembang biak.
  • Langkah pencegahan tambahan meliputi penggunaan semprotan antiserangga secara aman dan mencuci seluruh pakaian setelah bepergian untuk mencegah kutu terbawa ke rumah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah Mama terbangun di pagi hari dengan bentol kemerahan yang terasa sangat gatal di permukaan kulit? Jika iya, bisa jadi itu adalah ulah kutu kasur atau yang sering kita kenal dengan sebutan kutu busuk. 

Hewan parasit ini umumnya keluar di malam hari untuk mencari makan saat kita sedang tertidur lelap, sehingga sering kali meninggalkan bekas gigitan..

Jangan khawatir, karena selalu ada solusi untuk mengusir parasit ini. Berikut Popmama.com rangkum 7 cara mengatasi gigitan kutu kasur, dikutip dari GoodRx. Yuk, simak sampai habis!

1. Cuci dan keringkan seprai menggunakan air bersuhu tinggi

Pexels/Tima Miroshnichenko

Langkah pertama yang paling krusial untuk mengatasi masalah ini bermula dari tempat kita berbaring, yakni seprai dan selimut.  Mengetahui ada serangga bersembunyi di kamar bukan berarti Mama harus langsung membuang tempat tidur atau kasur kesayangan. 

Cara termudah yang bisa langsung dilakukan adalah melepaskan seluruh sarung bantal, guling, seprai, hingga bed cover untuk segera dicuci. Gunakan air dengan suhu panas karena serangga perusak tidur ini sangat rentan dan tidak tahan terhadap suhu yang tinggi.

Setelah dicuci bersih, pastikan Mama mengeringkannya di mesin pengering pada pengaturan panas paling tinggi selama kurang lebih 30 menit.

2. Bersihkan permukaan kasur dengan penyedot debu dan uap panas

Pexels/ شركة تعقيم بالرياض thehealthyhome.me/ar/sa

Setelah urusan kain pelapis seperti seprai dan selimut selesai, kini saatnya beralih pada bentuk kasurnya itu sendiri. Kutu busuk sangat menyukai area lipatan atau jahitan kasur yang sempit sebagai tempat bersarang. 

Oleh karena itu, gunakan penyedot debu (vacuum cleaner) yang memiliki corong kecil untuk menjangkau setiap sudut, celah, dan lekukan pada kasur, hingga bagian pinggiran rangka tempat tidur. 

Pastikan juga Mama membuang kantong debu atau membersihkan tabung penyedot debu di luar rumah agar kutu yang terisap tidak kembali merayap ke dalam ruangan.

Agar hasilnya lebih maksimal, Mama juga bisa memanfaatkan alat pembersih uap panas (steam cleaner).

3. Gunakan penutup kasur 

Pexels/Blue Bird

Kain seprai sudah wangi dan debu di kasur pun sudah disedot bersih, lantas apa tahap selanjutnya? Untuk memutus rantai kehidupan serangga yang mungkin tersisa di bagian terdalam kasur, Mama perlu "mengurung" mereka. 

Gunakan pelindung kasur (mattress encasement) berkualitas baik yang secara khusus dirancang untuk menangkal kutu busuk. Pilihlah penutup kasur yang bahannya kokoh, dilengkapi dengan ritsleting kuat, dan memiliki segel yang sangat rapat di setiap sisinya.

Pelindung ini berfungsi ganda: menjebak kutu kasur yang masih berada di bagian dalam agar tidak bisa merayap keluar untuk menggigit, sekaligus mencegah kutu baru dari luar menyusup masuk.

Dengan membiarkan kasur dalam balutan penutup ini selama kurang lebih satu tahun, koloni yang terjebak di dalamnya akan mati perlahan karena tidak mendapatkan makanan.

4. Kenakan pakaian tidur lengan panjang 

Pexels/Hanna Auramenka

Serangga kecil ini sangat gigih dan ahli dalam menemukan area kulit yang tidak tertutup, namun mereka tidak memiliki kemampuan untuk menggigit dan menembus lapisan kain. 

Sebagai bentuk antisipasi sederhana, kenakanlah piyama berlengan panjang dan celana tidur yang menutupi kaki saat beristirahat.

Supaya proteksinya lebih menyeluruh, ada baiknya Mama memilih pakaian tidur yang potongannya sedikit menempel di badan atau memiliki karet penahan pada bagian pergelangan tangan dan pergelangan kaki. 

Baju tidur yang kelewat longgar justru bisa memberikan celah bagi serangga tersebut. Trik memakai pakaian tertutup ini cukup ampuh untuk melindungi kulit dari rasa gatal pada keesokan harinya.

5. Rapikan barang-barang 

Pexels/Annushka Ahuja

Tahukah Mama bahwa ruangan yang berantakan adalah surga tempat bermain bagi kutu kasur? Mereka amat menyukai area yang gelap, sempit, dan tertutup untuk bersembunyi dan memperbanyak diri. 

Jika di sudut kamar terdapat banyak tumpukan pakaian bersih maupun kotor, tumpukan majalah, atau kardus barang yang berserakan, inilah waktu yang paling tepat untuk mulai merapikannya. 

Menyingkirkan barang-barang yang memakan tempat akan sangat mempersempit ruang gerak kawanan kutu.

6. Gunakan semprotan pengusir serangga 

Pexels/Impact Dog Crates

Pada beberapa kondisi, sekadar membersihkan dan merapikan kamar masih perlu ditunjang oleh produk pelindung tambahan. 

Apabila rumah berada di lingkungan yang rentan atau Mama baru saja memergoki pergerakan kutu ini, menyemprotkan cairan pengusir serangga bisa menjadi langkah alternatif yang diandalkan. 

Di pasaran tersedia produk antiserangga khusus yang diformulasikan untuk menghalau kutu agar menjauh dari kasur. Kendati demikian, Mama wajib ekstra waspada saat memilih produk semprotan berbahan kimia ini.

Selalu baca anjuran pemakaian yang tertera pada kemasan secara teliti, apalagi jika ada anak kecil dan hewan peliharaan di rumah. 

Hindari menyemprotkannya sembarangan pada seprai tempat keluarga menempelkan kulit secara langsung tanpa mengikuti panduan keamanan yang tepat.

7. Langsung cuci seluruh pakaian setelah pulang bepergian

Pexels/Tima Miroshnichenko

Sering kali tanpa kita sadari, kehadiran kutu di rumah disebabkan oleh keteledoran kita sendiri saat bepergian. Kutu kasur gemar "menumpang" di lipatan koper, pakaian, atau tas setelah kita menginap di hotel atau saat duduk di transportasi umum. 

Begitu koper dibuka di rumah, mereka akan diam-diam berpindah mencari tempat nyaman di kasur Mama. Oleh karena itu, mengubah kebiasaan pascaliburan adalah langkah preventif yang krusial.

Setibanya di rumah dari perjalanan panjang, jangan pernah menaruh atau membuka koper di atas ranjang. 

Segera keluarkan semua pakaian dari dalam tas, baik yang sudah kotor maupun yang belum terpakai, dan cucilah menggunakan campuran air panas dan deterjen. 

Setelahnya, keringkan dengan temperatur tinggi. Sempatkan juga untuk membersihkan bagian dalam koper dengan uap panas sebelum menyimpannya kembali di gudang.

Nah, itulah pembahasan mengenai 7 cara mengatasi gigitan kutu kasur. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Cara Mengatasi Kutu Kasur

Apa yang harus dilakukan jika digigit kutu kasur?

Jika digigit kutu kasur, segera bersihkan area kulit dengan sabun dan air untuk mencegah infeksi. Hindari menggaruk agar tidak memperparah iritasi. Bisa juga mengoleskan krim anti-gatal atau mengompres dingin untuk meredakan rasa gatal dan kemerahan.

Berapa lama gigitan kutu kasur sembuh?

Gigitan kutu kasur umumnya akan sembuh dalam waktu 3–7 hari. Namun, pada beberapa orang yang sensitif, gejalanya bisa bertahan lebih lama. Jika muncul reaksi parah seperti bengkak berlebihan atau infeksi, sebaiknya segera konsultasi dengan dokter.

Pakai apa biar kutu kasur hilang?

Untuk menghilangkan kutu kasur, gunakan insektisida khusus atau semprot pembasmi serangga yang aman untuk rumah. Selain itu, cuci seprai, sarung bantal, dan selimut dengan air panas serta jemur di bawah sinar matahari. Membersihkan kasur secara rutin juga penting untuk mencegah kutu kembali.

Editorial Team