Hati-Hati Oknum WhatsApp Porno, Perempuan Wajib Waspada!

Ramai dugaan modus baru melalui video call aplikasi Whatsapp, Mama hati-hati!

28 September 2021

Hati-Hati Oknum WhatsApp Porno, Perempuan Wajib Waspada
Pexels.com/Anton

Aplikasi Whatsapp kembali menjadi sorotan setelah salah satu kreator TikTok, Vania Febrianne menyebarkan informasi terkait modus baru yang terdapat dalam aplikasi tersebut.

Diketahui, pelaku akan melakukan pemerasan kepada korban dengan cara menjalankan modusnya yaitu berulang kali menghubungi korban melalui fitur video call atau panggilan video di Whatsapp sampai korban merasa terganggu dan mau mengangkat teleponnya.

Lalu, setelah korban sudah mengangkat video call tersebut maka pelaku akan mengarahkan alat kelaminnya ke layar handphone untuk di screenshot bersama wajah korban. Tindakan ini dilakukan pelaku untuk mengancam dan melakukan pemerasan pada korban.

Lebih lengkapnya, simak informasi yang telah dirangkum oleh Popmama.com di bawah ini.

1. Modus baru di Whatsapp menggunakan wajah korban sebagai bahan ancaman dan pemerasan

1. Modus baru Whatsapp menggunakan wajah korban sebagai bahan ancaman pemerasan
Instagram.com/viralinbro

Waspada penipuan melalui konten pornografi. Dijelaskan bahwa modus penipuan baru ini akan sangat merugikan bagi korban. Melalui fitur panggilan video di Whatsapp, pelaku akan secara terus menerus menghubungi korban melalui panggilan video sampai korban akhirnya mau mengangkat panggilan tersebut.

Selanjutnya, pelaku akan menggunakan kesempatan ini untuk mengarahkan alat kelaminnya ke layar handphone dan di screenshot bersama wajah korban.

Tujuannya adalah agar korban seolah-olah sedang melakukan panggilan video dengan pelaku seperti VCS. Nah, nantinya foto inilah yang akan digunakan oleh pelaku untuk mengancam dan memeras sejumlah uang kepada korban.

Editors' Picks

2. Target pelaku tidak hanya dapat menimpa perempuan saja, semua orang diharap waspada

2. Target pelaku tidak ha dapat menimpa perempuan saja, semua orang diharap waspada
Unsplash/Robin Worrall

Dengan hasil foto tersebut, pelaku akan memeras korban dengan meminta sejumlah uang. Jika korban menolak memberikan sejumlah uang maka pelaku mengancam akan menyebarkan foto tersebut di media sosial.

Diketahui, modus pemerasan ini tak hanya dapat menimpa perempuan saja. Semua orang dapat menjadi target pelaku kejahatan serupa.

3. Sejumlah netizen ungkap pernah mengalami modus tersebut

3. Sejumlah netizen ungkap pernah mengalami modus tersebut
Pexels/SHVETS production

Melalui akun Instagram @viralinbro sejumlah netizen pun mengaku pernah menjadi korban panggilan video dengan modus serupa.

"Pernah ngalamin 😢 pas tengah malem bangdt untung lampu kamar aku matiin jadi nggak kelihatan muka aku. auto ku blokir nomornya," tulis @ainiinn_.

"Pernah tuh yang kaya gini cuma nggak diangkat VC nya dan langsung cari nomor nya di getcontact ternyata PK," ujar @asrirahmayanti92.

"Pernah ngalami seperti ini, setelah beberapa vc nggak saya angkat, dia langsung chat dengan sebut namaku. Lalu vc aku lg, aku kira temenku ya aku angkat, alat kelamin yang keluar😢😢😢. Langsung aku blok," ujar @mamiriyadi.

4. Perlindungan kepada korban adalah hal yang utama, segera laporkan!

4. Perlindungan kepada korban adalah hal utama, segera laporkan
Pexels/Katerina Holmes
Ilustrasi

Jika pelaku sudah mengancam dan akan menyebarkan foto tersebut, maka korban tidak perlu takut dan bisa langsung melaporkan ke Kementerian Kominfo atau polisi. Sebagaimana diketahui bahwa konten pornografi dalam muatan apapun dipastikan akan melanggar hukum.

Dalam pasal 1 Undang-undang (UU) Nomor 44 Tahun 2008, pornografi adalah gambar, sketsa, ilustrasi, foto, tulisan, suara, bunyi, gambar bergerak, animasi, kartun, percakapan, gerak tubuh, atau bentuk pesan lainnya melalui berbagai bentuk media komunikasi, dan/atau pertunjukan di muka umum, yang memuat kecabulan atau eksploitasi seksual yang melanggar norma kesusilaan dalam masyarakat.

5. Tetap selalu hati-hati dan waspada dengan nomor tidak dikenal

5. Tetap selalu hati-hati waspada nomor tidak dikenal
Freepik/senivpetro

Melihat modus yang dilakukan oleh pelaku diharapkan semua orang dapat selalu hati-hati dan mewaspadai nomor tidak dikenal.

Jangan dengan mudah mengangkat nomor telepon yang tidak dikenal, terutama pada modus pemerasan dengan konten pornografi yang dilakukan via whatsapp.

Perlu diingat untuk jangan ceroboh dan selalu waspada dengan orang tidak dikenal terutama di media sosial.

Itulah informasi lengkap perihal modus baru yang ada di aplikasi Whatsapp. Semoga informasi ini dapat membantu Mama dan keluarga ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.