5 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW

Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 19 Oktober 2021

19 Oktober 2021

5 Hikmah Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW
Freepik.com/GarryKillan

Memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam (SAW), atau yang biasa disebut dengan Maulid Nabi merupakan peringatan yang selalu dilakukan oleh setiap umat muslim di seluruh penjuru dunia setiap tahunnya.

Maulid Nabi pada tahun ini diperingati pada hari ini, 19 Oktober 2021 berdasarkan penanggalan hijriah yang jatuh pada 12 Rabiul Awal, 571 Masehi.

Banyak sekali tradisi dalam memperingati Maulid Nabi yang memiliki hikmah dibaliknya, seperti melantunkan shalawat, membaca Al-Qur'an, berpuasa, memberi makan orang lain, dan bersedekah.

Nah, untuk membantu Mama mengetahui hikmah apa saja yang bisa diperoleh dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Berikut Popmama.com rangkumkan informasinya yang dilansir dari berbagai sumber.

1. Memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, sebagai salah satu bentuk membuktikan kecintaan umat muslim kepadanya

1. Memperingati hari kelahiran Rasulullah SAW, sebagai salah satu bentuk membuktikan kecintaan umat muslim kepadanya
Freepik.com/Starline

Meski sampai saat ini masih ada kontroversi tentang peringatan Maulid Nabi yang dirayakan setiap tahunnya, seperti beberapa ulama yang memandang sebagai bid'ah atau bukan bid'ah, namun ada nilai dan makna.

Meski demikian, dengan memperingati dan merayakan Maulid Nabi juga merupakan salah satu cerminan pembuktian rasa cinta dan penghormatan kita kepada baginda Rasulullah SAW. Seperti yang diriwayatkan oleh hadis Bukhari, Muslim, dan Tirmidzi. 

Dari Anas ra, Nabi Muhammad Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Ada tiga perkara yang apabila perkara tersebut ada pada seseorang, maka ia akan mendapatkan manisnya iman, yaitu (1) hendaknya Allah dan Rasul-Nya lebih ia cintai dari selain keduanya. (2) Apabila ia mencintai seseorang, ia hanya mencintainya karena Allah. (3) Ia tidak suka untuk kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkannya, sebagai-mana ia tidak mau untuk dilemparkan ke dalam api.” (HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan lain-lain).

Editors' Picks

2. Mempelajari dan mempraktikkan sifat-sifat terpuji dari Baginda Nabi Muhammad SAW

2. Mempelajari mempraktikkan sifat-sifat terpuji dari Baginda Nabi Muhammad SAW
Pexels/Monstera

Salah satu hikmah dari memperingati Maulid Nabi adalah dengan mempelajari sejarah kehidupan Nabi Muhammad SAW dan ikut mempraktikan sifat-sifat terpujinya dalam kehidupan sehari-hari.

Dengan memperingati Maulid Nabi diharapkan untuk bisa meneladani perilaku dan perbuatan mulia Rasulullah SAW agar termasuk dalam golongan orang-orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman:

لَقَدۡ كَانَ لَكُمۡ فِىۡ رَسُوۡلِ اللّٰهِ اُسۡوَةٌ حَسَنَةٌ لِّمَنۡ كَانَ يَرۡجُوا اللّٰهَ وَالۡيَوۡمَ الۡاٰخِرَ وَذَكَرَ اللّٰهَ كَثِيۡرًا

“Sungguh, telah ada pada (diri) Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap (rahmat) Allah dan (kedatangan) hari Kiamat dan yang banyak mengingat Allah.” (QS. Al-Ahzab:21).

3. Meningkatkan kualitas bershalawat

3. Meningkatkan kualitas bershalawat
Freepik

Rasulullah sangat mencintai umatnya yang suka bershalawat kepadanya, seperti yang sudah diriwatkan oleh banyak hadis. Selain dicintai oleh Nabi Muhammad SAW, ternyata bershalawat juga merupakan perintah yang tertulis dalam Al-Quran pada surah Al-Ahzab ayat 56:

اِنَّ اللّٰهَ وَمَلٰٓٮِٕكَتَهٗ يُصَلُّوۡنَ عَلَى النَّبِىِّ ؕ يٰۤـاَيُّهَا الَّذِيۡنَ اٰمَنُوۡا صَلُّوۡا عَلَيۡهِ وَسَلِّمُوۡا تَسۡلِيۡمًا

“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman! Bershalawatlah kamu untuk Nabi dan ucapkanlah salam dengan penuh penghormatan kepadanya.” (QS. Al-Ahzab:56).

4. Menambahkan kecintaan umat muslim kepada Rasulullah SAW

4. Menambahkan kecintaan umat muslim kepada Rasulullah SAW
Pexels/Rodnae

Kecintaan umat muslim kepada Rasulullah SAW merupakan bentuk keimanan yang penting untuk selalu ditingkatkan setiap waktu. Memperingati dan merayakan hari kelahirannya juga merupakan salah satu wujud cinta kepada Nabi Muhammad SAW. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda:

لاَ يُؤْمِنُ أَحَدُكُمْ حَتَّى أَكُونَ أَحَبَّ إلَيْهِ مِنْ وَالِدِهِ وَوَلَدِهِ – رواه البخاري

“Tidaklah sempurna iman salah seorang dari kalian hingga aku lebih dicintainya daripada orang tua dan anaknya.” (HR. Bukhari).

5. Meningkatkan rasa syukur sehingga senantiasa bersyukur dengan apa yang dimilikinya

5. Meningkatkan rasa syukur sehingga senantiasa bersyukur apa dimilikinya
Pexels/Cottonbro

Hikmah selanjutnya yang bisa diperoleh dari memperingati Maulid Nabi yaitu dapat meningkatkan rasa syukur kita terhadap apa yang kita miliki saat ini. Karena penting sekali bagi setiap muslim untuk selalu bersyukur atas segala nikmat pemberian Allah SWT yang tak terhingga jumlahnya. Seperti yang diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah bersabda:

عَجَبًا لِأَمْرِ الْمُؤْمِنِ إِنَّ أَمْرَهُ كُلَّهُ خَيْرٌ، وَلَيْسَ ذَاكَ لِأَحَدٍ إِلَّا لِلْمُؤْمِنِ؛ إِنْ أَصَابَتْهُ سَرَّاءُ شَكَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ، وَإِنْ أَصَابَتْهُ ضَرَّاءُ صَبَرَ فَكَانَ خَيْرًا لَهُ

Artinya: “Seorang mukmin itu sungguh menakjubkan, karena setiap perkaranya itu baik. Namun tidak akan terjadi demikian kecuali pada seorang mu’min sejati. Jika ia mendapat kesenangan, ia bersyukur, dan itu baik baginya. Jika ia tertimpa kesusahan, ia bersabar, dan itu baik baginya.” (HR. Muslim).

Nah, itulah 5 hikmah yang bisa diperoleh dari perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Mama bisa memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW dengan memperbanyak shalawat, membaca ayat-ayat Al-Quran, serta melakukan amalan baik untuk bisa meneladani perilaku terpuji Rasulullah SAW, agar termasuk dalam golongan orang-orang yang dicintai oleh Nabi Muhammad SAW.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.