Cookpad.com/Syifa Desfiniya
Tahapan pembuatan es gabus ini cukup mudah, tekstur spons juga berasal dari proses ilmiah yang sederhana. Proses dimulai dengan mencampurkan tepung hunkue dengan santan, kemudian dipanaskan.
Saat kedua bahan tersebut dipanaskan, terjadi gelatinisasi pati yang membuat molekul pati menyerap cairan dari santan. Proses ini yang membuat adonan memiliki tekstur kental sebagai fondasi utama tekstur es gabus.
Setelah adonan matang dan mengental, tahapan pembuatan dilanjut dengan proses pembekuan. Saat disimpan dengan suhu beku, terjadi proses retrogradasi atau rekristalisasi pati yang membuat adonan menjadi lebih kenyal dan berpori halus.
Proses tersebut yang akhirnya membuat es jadul ini memiliki tekstur yang mirip dengan gabus atau spons asli. Tekstur yang unik tersebut pada dasarnya yang menjadi alasan mengapa es gabus jadul masih eksis dan disukai banyak kalangan.
Jadi, reaksi ilmiah antara tepung dengan santan yang membuat tekstur jajanan ini mirip spons. Kemudian es gabus yang meleleh saat dibakar seperti dalam video yang viral bukan karena terbuat dari spons, melainkan reaksi ilmiah dari sebuah adonan beku yang mencair karena pemanasan.
Demikian penjelasan soal es gabus bertekstur seperti spons hingga BPOM beri penjelasan ilmiah.
Tetap bijak dan cek fakta terlebih dahulu, ya, Ma!
Mengapa dinamakan es gabus? | Karena setelah dibekukan, teksturnya menyerupai spons atau gabus (styrofoam), namun sangat lembut saat dimakan dan mempunyai tampilan seperti pelangi dan sering dibuat dalam bentuk balok warna-warni (pelangi/rainbow) yang mencolok, membuatnya menarik perhatian. |
Apa saja bahan es gabus? | Bahan yang diperlukan untuk membuat es gabus adalah santan, tepung hunkue putih, gula, susu kental manis, garam (secukupnya), air, serta pewarna merah, kuning dan hijau. |
Berapa lama es gabus bertahan? | Es gabus dapat bertahan hingga 1–2 bulan jika disimpan didalam freezer dengan cara yang tepat, yakni dibungkus menggunakan plastik kedap udara atau dimasukkan ke dalam wadah tertutup agar tidak terpapar bau makanan lain. |