5 Jenis Sakit Kepala yang Harus Mama Waspadai

Sebaiknya segera minta bantuan medis, Ma

21 Maret 2021

5 Jenis Sakit Kepala Harus Mama Waspadai
Freepik/cookie_studio

Sakit kepala adalah salah satu keluhan yang banyak dialami orang. Namun, Popmama.com punya jenis sakit kepala yang tidak bisa disepelekan. 

Banyak sekali alasan kenapa seseorang bisa sakit kepala. Baik itu karena perubahan hormon, perubahan cuaca, hingga reaksi tubuh atas makanan atau keadaan tertentu. 

Jika normal, sakit kepala bisa hilang dalam hitungan menit atau jam saja. Namun jika sakitnya tak tertahankan atau kembali tiba-tiba, maka perlu untuk mewaspadainya. 

Ini dia jenis sakit kepala yang sebaiknya diwaspadai. 

1. Sakit kepala tak tertahankan secara tiba-tiba

1. Sakit kepala tak tertahankan secara tiba-tiba
Freepik/Racool_studio

Ketika kamu merasa tidak ada yang salah, tapi tiba-tiba sakit kepala terasa sangat mengganggu. Terlebih lagi, jika biasanya kamu tidak sering mengalami keluhan sakit kepala. 

Menurut Direktur Diamond Headache Clinic, Merle Diamond, sakit kepala jenis ini bisa menjadi gejala penyakit serius. Sakit kepala yang tiba-tiba dan sangat sakit bisa jadi tanda aneurisma otak. 

Saat mengalami aneurisma otak, pembuluh darah di otak mulai menonjol. Ketika didiamkan, bisa berujung stroke. 

Jenis sakit kepala ini sering disebut sebagai sakit kepala seperti petir, yang rasanya kira-kira seperti tersambar petir. 

Editors' Picks

2. Sakit kepala yang parah di pagi hari

2. Sakit kepala parah pagi hari
Freepik/jcomp

Banyak orang yang menganggap jika kamu sering sakit kepala, bisa jadi salah satu gejala memiliki tumor. Padahal, tidak seperti itu. 

Sakit kepala yang menjadi pertanda tumor biasanya sakitnya sering sekali dirasakan. Bahkan, kalaupun tidak sedang parah, kamu tak pernah benar-benar bebas dari rasa sakit kepala. 

Yang jadi tanda selanjutnya adalah, jika sakit kepala ini semakin buruk terasa di pagi hari. Nah, ada baiknya kamu segera mendatangi dokter untuk mengecek keadaan. Lebih awal lebih baik. 

3. Sakit kepala dan demam

3. Sakit kepala demam
Freepik/diana.grytsku

Jika tak ada masalah serius, sakit kepala biasanya tidak dibarengi dengan keluhan lain. Namun jika ada keluhan yang menyertai saat sakit kepala, sebaiknya berhati-hati. 

Sakit kepala yang disertai dengan demam, ruam, atau leher yang kaku bisa menjadi gejala awal kamu mengalami meningitis. 

Sedangkan jika sakit kepala dibarengi dengan meriang, nafas pendek, kelelahan, dan kehilangan rasa penciuman, maka bisa jadi itu gejala Covid-19. 

4. Sakit kepala yang datang dan pergi

4. Sakit kepala datang pergi
Freepik/cookie_studio

Sakit kepala yang datang dan pergi bisa jadi pertanda adanya indikasi tekanan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah di kepala. 

Apalagi jika sakit kepalanya semakin hari semakin parah sampai kamu tak tahan lagi. Itu bisa jadi tanda kamu mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan kepala dan juga sakit kronis. 

Jangan ragu untuk segera mendatangi dokter atau rumah sakit untuk mendapat pertolongan segera. 

5. Siklus sakit kepala yang berubah

5. Siklus sakit kepala berubah
Freepik/cookie_studio

Bagi sebagian besar perempuan, saat PMS cukup menyiksa karena ditandai dengan beragam keluhan. Beberapa di antaranya adalah sakit kepala, meriang, dan lemas. 

Juga, ada orang yang biasanya sakit kepala saat kurang tidur, atau sensitif terhadap sinar matahari. Namun jika kamu tidak mengalami gangguan di atas, namun tetap sakit kepala, nah ini harus diwaspadai. 

Kamu perlu segera menemui dokter untuk mencari tahu jenis sakit kepala apa yang sedang kamu alami. Jika memang masalahnya serius, maka bisa segera ditangani. 

Jadi, penting sekali untuk tidak mengabaikan dan mengambil langkah serius saat seseorang mengalami gangguan pada kesehatannya. Selalu jaga kesehatan ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.