Inilah 7 Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Olahraga

Terasa sepele tapi ternyata ada dampaknya

14 Januari 2021

Inilah 7 Kesalahan Sering Dilakukan saat Olahraga
Pexels/Bruce Mars

Olahraga penting untuk menjaga kesehatan, daya tahan, dan juga bentuk tubuh. Namun sayangnya, banyak yang melakukan kesalahan saat olahraga, seperti yang dirangkum Popmama.com.

Seringnya, kesalahan ini malah dianggap enteng dan biasa saja. Padahal, bisa memengaruhi kesehatan tubuh dan juga kenyamanan saat melakukan olahraga. 

Agar tidak mengulangi, ada baiknya Mama mencari tahu apa saja kesalahan yang ternyata sering dilakukan saat olahraga. 

Ini dia daftarnya!

1. Menggunakan pakaian dan sepatu yang tidak tepat

1. Menggunakan pakaian sepatu tidak tepat
Freepik/lookstudio

Salah menggunakan pakaian bisa memengaruhi kelancaran olahraga. Seperti contoh, kamu berlari dengan menggunakan sepatu tenis. Tentu tidak nyaman, ya!

Begitu juga saat yoga, kamu mengenakan jaket parasut karena ingin memaksimalkan keringat yang keluar. Memang keringat akan keluar banyak, namun bergerak saat yoga pun jadi tidak nyaman dan kesulitan. 

Maka dari itu, sebelum mengetahui berencana melakukan olahraga apa, siapkan pakaian dan sepatu yang tepat. 

2. Melewatkan pemanasan 

2. Melewatkan pemanasan 
Freepik/Jcomp

Pemanasan bisa dibilang sangatlah penting. Peregangan ini berguna untuk menyiapkan tubuh dan otot untuk berolahraga. 

Gerakan pemanasan membantu meningkatkan denyut nadi, asupan darah, dan mengurangi cedera otot. 

Banyak yang malas melakukan pemanasan dan langsung menuju olahraga core. Alhasil, setelah olahraga badan pun jadi sakit karena banyak otot yang kaku. 

Editors' Picks

3. Bergerak tidak sesuai teknik

3. Bergerak tidak sesuai teknik
Freepik/javi_indy

Saat berolahraga di tempat kebugaran atau di sanggar tertentu, gerakanmu bisa dikoreksi dengan pelatih. Beda halnya jika melakukan olahraga sendiri. 

Tak ada yang mengoreksi gerakan, sehingga kemungkinan kamu melakukan gerakan tidak sesuai teknik akan lebih besar. 

Namun hal ini bisa disiasati dengan mendengarkan arahan dengan seksama. Jangan melewatkan arahan, kalau perlu ulang sampai kamu benar-benar mengerti. 

Jika tidak sesuai teknik olahraga bisa berujung nestapa. Tak sedikit yang malah sakit karena salah urat dan lainnya. Jadi, fokus mendengarkan arahan agar tidak salah teknik, ya!

4. Berolahraga secara berlebihan

4. Berolahraga secara berlebihan
Freepik/pressfoto

Saat memiliki target tertentu, rasanya ingin segera memenuhinya. Sehingga, kamu bisa berolahraga melebihi kemampuan tubuh. 

Selain itu, tujuan memforsir tubuh saat olahraga sering dianggap bisa mempercepat penurunan badan. Padahal, tidak sepenuhnya hal itu benar adanya. 

Saat kamu berolahraga berlebihan, banyak otot yang robek dan akhirnya kamu akan kesulitan berolahraga esok harinya. 

Daripada memaksa, lebih baik ketahui batas diri dan berhenti saat sudah mencapai batasnya. Lebih baik olahraga dengan cukup dan rutin, dibanding jarang dan berlebihan. 

5. Tidak memerhatikan asupan makanan

5. Tidak memerhatikan asupan makanan
Free/pvproductions

Olahraga tidak akan maksimal jika tidak didukung dengan makanan dan minuman yang bernutrisi. Kamu bisa makan apa saja, namun apakah itu sehat dan berguna untuk tubuh? 

Terlebih jika sebelum olahraga, tubuhmu akan banyak membakar kalori dan butuh penggantinya secara cepat. Jika sebelum olahraga mengonsumsi makanan yang tidak sehat, maka tubuh pun akan kekurangan nutrisi. 

Jadi jangan aneh jika sudah maksimal olahraga namun berat badan tetap stagnan tidak berubah. Mungkin Mama bisa mengecek asupan makanan harian. 

6. Melewatkan pendinginan

6. Melewatkan pendinginan
freepik/freepik

Sama pentingnya dengan pemanasan, pendinginan berguna untuk mengembalikan fungsi tubuh. 

Saat melakukan pendinginan, jantung, suhu tubuh, dan ukuran otot bisa terbantu kembali ke batas normal agar pemulihan tubuh berjalan lebih maksimal. 

Kebanyakan orang malas melakukan pendinginan karena sudah terlalu lelah melewatkan sesi core. Padahal, ini kesalahan yang sebenarnya tidak sehat bagi tubuh. Jadi, mulai rutinkan pendinginan, ya!

7. Tidak melakukan rest day

7. Tidak melakukan rest day
Freepik/diana.grytsku

Satu lagi kesalahan yang banyak dilakukan dalam melakukan olahraga adalah tidak memberi waktu untuk rest day

Padahal olahraga yang disarankan adalah 30 menit sebanyak 3-5 kali dalam 1 minggu. Atau, 150 menit dalam seminggu. 

Jika terus-terusan melakukan olahraga, apalagi berlebihan, setiap hari, maka bisa membuat tubuh kewalahan. Alhasil kamu akan menghabiskan waktu lebih banyak untuk istirahat. 

Daripada memaksa melakukan olahraga setiap hari, sebaiknya dikombinasikan jenis olahraganya. Saat harus rest day, pilih olahraga yang menenangkan seperti yoga, atau meditasi. 

Sehingga saat waktunya olahraga, tubuhmu sudah kembali fit. 

Itulah 7 kesalahan yang kini bisa mulai Mama hindari agar olahraga bisa lebih maksimal dan hasilnya cepat terlihat. 

Semangat ya, Ma!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.