Jangan Dicukur Terus, Ini 5 Manfaat Memiliki Bulu Kemaluan

Menjaga dari bakteri, Ma

4 Maret 2021

Jangan Dicukur Terus, Ini 5 Manfaat Memiliki Bulu Kemaluan
Freepik/Beststudio

Kebanyakan perempuan menginginkan area intim bersih dari bulu atau rambut.

Selain di kepala, manusia memiliki rambut dan bulu di beberapa bagian tubuhnya seperti di ketiak atau kemaluan. Untuk rambut di kemaluan, banyak yang ingin sekali mencukurnya sampai habis dan bahkan tidak pernah memberikan waktu untuk tumbuh barang sebentar. 

Padahal, rambut itu tumbuh di sana memiliki manfaatnya sendiri. 

Lalu, apa saja ya manfaat dari memiliki rambut kemaluan, dan apa yang bisa dilakukan untuk merawatnya? 

Popmama.com merangkum manfaat memiliki bulu kemaluan. 

1. Mencegah iritasi

1. Mencegah iritasi
Freepik

Saat mengenakan pakaian dalam, ada potensi organ intim kamu mengalami gesekan. Jika terjadi terus-menerus maka bisa terjadi iritasi. 

Kehadiran rambut kemaluan bisa mengurangi kemungkinan iritasi karena kulit tidak langsung menempel ke pakaian dalam. 

Saat berhubungan intim, rambut kemaluan bisa jadi pelindung vagina dari gesekan kulit antar kulit saat penetrasi. 

Editors' Picks

2. Melindungi dari bakteri

2. Melindungi dari bakteri
Freepik/gballgiggsphoto

Adanya rambut kemaluan bisa melindungi vagina dari paparan bakteri dan kotoran. Jika ada kotoran dan bakteri, maka tidak bisa langsung masuk ke organ intim karena tersangkut di rambut kemaluan terlebih dahulu. 

3. Mencegah infeksi

3. Mencegah infeksi
Unsplash/Timothy Meinberg

Selain mencegah masuknya bakteri ke vagina, bulu kemaluan juga bisa menghambat pertumbuhan bakteri. Folikel rambut memproduksi sebum yang bisa mencegah bakteri berkembang biak. 

Itulah mengapa, rambut kemaluan bisa mengurangi risiko selulitis, infeksi menular seksual, infeksi saluran kemih, dan vaginitis. 

4. Namun harus tetap menjaga kebersihannya

4. Namun harus tetap menjaga kebersihannya
self.com

Rambut kemaluan bisa jadi pelindung yang baik namun bisa juga jadi berbahaya jika tidak dirawat kebersihannya. Bahkan beberapa penyakit seperti gatal, infeksi kutu, jamur dan kudis bisa hadir karena rambut kemaluan yang kotor. 

Oleh karena itu penting sekali untuk menjaga kebersihannya secara seksama. 

Kamu bisa membersihkan rambut kemaluan secara rutin, terutama saat membasuh ketika buang air dan mandi. Hindari menggunakan sabun khusus pembersih area kewanitaan. Lebih baik gunakan sabun non parfum. 

Kemudian, pastikan untuk mengeringkan dengan tisu atau handuk yang bersih. Dengan begitu, kesehatan area vagina terjaga dengan maksimal. 

5. Sebaiknya tidak mencukur rambut vagina

5. Sebaik tidak mencukur rambut vagina
Freepik/Tutatama

Dengan beberapa manfaat baik yang dihadirkan oleh rambut kemaluan, sebaiknya tidak mencukur rambut di kemaluan karena bisa menghilangkan fungsinya. 

Kalaupun ternyata harus mencukurnya, hindari menghabiskannya secara langsung. Cukup rapikan saja dan gunakan gunting atau pisau cukur yang benar-benar bersih. 

Itulah beberapa manfaat dan cara merawat rambut kemaluan yang bisa Mama terapkan mulai sekarang. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.