Menangis di Malam Hari Turunkan Berat Badan tapi Ketahui Dampaknya

Kalori yang terbakar sama dengan tertawa, Ma

28 Januari 2022

Menangis Malam Hari Turunkan Berat Badan tapi Ketahui Dampaknya
Freepik/jcomp

Sedang ramai dibicarakan bahwa menangis bisa menurunkan berat badan. Sayangnya, tidak dijabarkan berapa banyak kalori yang terbakar. 

Sebuah riset membuktikan kalau seseorang memilih menangis di malam hari, tepatnya di antara pukul 7 sampai 10 malam, bisa membantu untuk menurunkan berat badan. 

Menangisnya pun tidak bisa asal, karena harus mengeluarkan hormon kortisol. 

Sontak banyak yang berencana menangis di jam-jam tersebut. Yang tak disebutkan adalah berapa banyak kalori yang benar-benar terbuang jika memilih rutin menangis di waktu tersebut. 

Dirangkum Popmama.com, inilah fakta mengenai menangis di malam hari. 

1. Bisa menurunkan badan kalau mengeluarkan air mata emosional

1. Bisa menurunkan badan kalau mengeluarkan air mata emosional
Pexels.com/LizaSummer

Sebuah penelitian dilakukan oleh dr Aaron Neufeld dari Los Altos Optometric Group. Dari riset tersebut dibuktikan kalau menangis di antara pukul 7 sampai 10 malam bisa membantumu menurunkan berat badan. 

Tak sekadar asal menangis, karena tangisannya harus tangisan emosional. Saat menangis emosional, hormon kortisol dihasilkan tubuh dan mampu menyebabkan hilangnya lemak. 

Selain itu, air mata yang disebabkan oleh stres juga membantu untuk menghilangkan zat beracun dari tubuh yang baik untuk menurunkan berat badan. 

Editors' Picks

2. Faktanya, kalori yang terbakar sangatlah sedikit

2. Faktanya, kalori terbakar sangatlah sedikit
Freepik/Racool_studio

Sebelum mengumpulkan alasan untuk menangis di malam hari, kamu perlu tahu dulu seberapa besar kalori yang terbakar dari menangis. 

Menurut sebuah penelitian, menangis bisa membakar sebanyak 1,3 kalori per menit, demikian dilansir dari Healthline. Dengan kata lain, kalau kamu menangis selama 20 menit, maka hanya 26 kalori yang terbakar. 

Jumlah ini sama dengan jika kamu memilih tertawa atau baca buku sambil rebahan. Jika kamu baca buku sambil duduk selama 30 menit, maka terbakar 42 kalori. Jika sambil berdiri, maka kalori yang terbakar adalah sebanyak 47 kalori, demikian dilansir dari Healthline

Bahkan, tertawa yang terbahak-bahak bisa membakar kalori lebih besar dibanding menangis tersedu-sedu. 

3. Efek negatif memicu hormon kortisol

3. Efek negatif memicu hormon kortisol
Freepik/wayhomestudio

Dikatakan air mata yang bisa memicu turunnya berat badan adalah air mata emosional yang memicu hormon kortisol. Padahal, hormon ini memicu stres dan bisa berakhir memiliki banyak efek negatif bagi tubuh. 

Ditengok dari Verywell Mind, beberapa efek buruk hormon kortisol yang terlalu tinggi adalah: 

  • Gula darah yang tidak seimbang
  • Kekurangan kepadatan tulang
  • Kekurangan kepadatan otot
  • Tekanan darah tinggi
  • Bertambahnya lemak di perut
  • Daya tahan tubuh rendah
  • Bermasalah dengan tiroid

4. Jika sesekali, menangis bisa memiliki banyak kebaikan

4. Jika sesekali, menangis bisa memiliki banyak kebaikan
Freepik/yanalya

Wajarnya, orang akan menangis saat merasakan badai emosi. Jika terjadi sesekali, maka menangis bisa memberikan efek positif pada tubuh. 

Salah satu efek positif menangis adalah bisa menenangkan diri, demikian ditengok dari Healthline. Jika menangis dalam waktu yang panjang, maka bisa melepaskan hormon endorfin yang bisa menurunkan rasa sakit di tubuh. 

Setelah menangis, kamu akan merasa lebih lega dan meningkatkan suasana hati dan mengembalikan kestabilan emosional. 

Daripada memaksa mengeluarkan emosi berlebih setiap malam, kenapa tidak lakukan olahraga ringan yang jelas bisa menurunkan berat badan lebih signifikan dan tidak mengganggu kestabilan tubuh dan mental. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk