Mengenal Madu Kelulut yang Baik untuk Daya Tahan Tubuh

Rasa madu ini sangat khas dan punya banyak manfaat

28 September 2021

Mengenal Madu Kelulut Baik Daya Tahan Tubuh
Freepik.com

Ada banyak madu yang bisa dijadikan sumber suplemen harian, salah satunya madu kelulut. Seperti apa madu ini?

Madu telah digunakan sejak zaman dahulu, baik itu untuk makanan pendamping, masakan, ataupun untuk kesehatan. Makanan ini memang punya banyak manfaat. 

Dihasilkan dari lebah yang berbeda, madu pun punya karakteristik dan rasa yang berbeda. Kali ini, diulas dari tim Jovee dan telah ditinjau oleh dr Irma Lidia, Popmama.com akan menjelaskan lebih dalam mengenai madu kelulut. 

1. Asal madu kelulut

1. Asal madu kelulut
Freepik/Racool-studio

Madu kelulut adalah madu yang dihasilkan dari lebah bukan penyengat spesies Trigona. Alhasil, cita rasa yang dihasilkan dikatakan berbeda dengan madu yang ada pada umumnya. 

Dalam bentuk sarang lebah pun terlihat jelas bedanya. Madu yang dihasilkan dari lebah penyengat spesies Apis memiliki bentuk heksagonal. Sementara sarang lebah kelulut berbentuk seperti pot atau kendi bulat. 

Kira-kira seperti sarang madu yang ada di Winnie the Pooh

2. Perbedaan madu kelulut dengan yang lainnya

2. Perbedaan madu kelulut lainnya
Freepik/flo222

Dari lebah yang berbeda, karakteristik madunya pun berbeda. Rasa madu kelulut sangat khas yaitu manis dengan campuran asam di ujungnya. Teksturnya juga lebih cair dibanding madu biasa karena kandungan airnya lebih banyak. 

Dilihat dengan mata, madu ini memiliki warna coklat atau kuning pekat. 

Editors' Picks

3. Harga madu kelulut yang cukup tinggi

3. Harga madu kelulut cukup tinggi
Pixabay/fancycrave1

Lebah penghasil madu kelulut tidak banyak menghasilkan madu. Dalam 3 bulan, mereka hanya menghasilkan sekitar 100-200 ml saja. Namun para petani lebah mulai membudidayakan lebah ini di hutan dan mereka pun bisa menghasilkan produksi madu yang lebih tinggi. 

Harga dari 250 ml madu kelulut adalah sekitar Rp 100-250 ribu. 

Bahkan, madu kelulut yang dihasilkan dari Desa Lambadeuk, Kabupaten Aceh Besar, Aceh, harganya bisa mencapai Rp 600 ribu per kilogramnya. 

4. Manfaat dari madu kelulut: tinggi antioksidan

4. Manfaat dari madu kelulut tinggi antioksidan
Pixabay/ExplorerBob

Salah satu manfaat utama dari madu ini adalah sumber antioksidan yang tinggi. Dalam madu ini terdapat senyawa antioksidan bernama protocatechuic acid (PCA), 4-hydroxyphenylacetic acid, dan serimen. 

Dalam penelitian, dibuktikan bahwa PCA merupakan antioksidan yang kuat dan terbukti bisa mempercepat penyembuhan luka. 

5. Sebagai antiradang yang bisa menyembuhkan banyak penyakit termasuk kanker

5. Sebagai antiradang bisa menyembuhkan banyak penyakit termasuk kanker
Freepik

Kandungan lain dari madu kelulut adalah hidrogen peroksida, flavonoid, senyawa fenolik, dan peptida antibakterial. Beberapa penelitian mengungkapkan konsumsi madu kelulut biasa menyembuhkan infeksi karena bakteri E.Coli, B.subtilis, P. syringae, M. luteus, megaterium, dan B. brevis. 

Sedangkan hidrogen peroksida bisa merangsang produksi sitokin yang merupakan respon tubuh untuk membunuh bakteri jahat. Senyawa ini juga bisa menarik leukosit ke daerah luka dan menstimulasi limfosit B, limfosit T, dan neutrofil untuk melawan bakteri. 

Fenolik bisa melawan proses peradangan di dalam tubuh. FUngsinya mirip dengan reaksi antioksidan yang dapat mencegah terjadinya stres oksidatif. Di mana stres oksidatif bisa memicu timbulnya tumor dan kanker. 

6. Menjaga stamina dan mencegah beberapa penyakit

6. Menjaga stamina mencegah beberapa penyakit
Freepik

Madu ini juga dipercaya bisa membantu mempercepat regenerasi sel tubuh, melancarkan peredaran darah dan meningkatkan imunitas tubuh. 

Jika dikonsumsi secara teratur, bisa melancarkan sistem pernafasan terutama bagi penderita asma. Madu ini juga baik untuk mencegah serangan stroke, apalagi bagi penderita jantung dan darah tinggi. 

Meski begitu, dr Irma Lidia mengatakan bahwa harus tetap membatasi konsumsi madu pada bayi. Menurutnya, komposisi dan kualitas madu bervariasi tergantung pada sumber nektar yang diperoleh. Walaupun madu mungkin bermanfaat tapi penggunaan pada bayi harus dihindari karena mungkin dapat menyebabkan botulisme. 

Itu dia ulasan lengkap tentang madu kelulut. Ingin mencobanya untuk keluarga di rumah, Ma? 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.