7 Mitos Tentang Sperma Beserta Faktanya

Agar tidak salah kaprah, Ma

20 November 2020

7 Mitos Tentang Sperma Beserta Faktanya
Freepik/Sanborr

Jika berhubungan dengan seks, masih banyak yang percaya mitos daripada mencari faktanya. Oleh karena itu, Popmama.com akan membeberkan fakta dari 7 mitos sperma ini. 

Banyak mitos mengenai seks, termasuk tentang sperma. Yang terakhir viral adalah bahwa jika ada sperma di kolam renang, maka perempuan yang berenang di kolam yang sama bisa hamil.

Hal ini tidak bisa dibiarkan terus dipercaya karena bisa menimbulkan salah persepsi. 

Bagaimanapun, masih banyak mitos tentang sperma yang akan disandingkan dengan faktanya. 

Ini dia daftarnya!

1. Sperma yang menempel di kulit bisa membuat hamil

1. Sperma menempel kulit bisa membuat hamil
sexualalpha.com

Entah mitos dari mana, sampai-sampai ada yang takut menyentuh sperma karena khawatir bisa hamil. Salah satu mitos yang banyak dipercaya adalah sperma yang menempel di kulit bisa membuat hamil. 

Nyatanya, memang sperma bisa hidup lama bahkan berhari-hari, namun di tempat tertentu. Terutama di dalam vagina. 

Jika berada di luar tubuh, termasuk di kulit, sperma bisa mati dalam hitungan menit karena faktor lingkungan yang tidak mendukung. 

Jadi, menyentuh sperma tidak akan membuat kamu hamil. 

2. Sperma yang sehat adalah yang kental 

2. Sperma sehat adalah kental 
Freepik/Sanborr

Inilah yang membuat banyak pria merasa terintimidasi. Di mana ada mitos yang dipercaya bahwa sperma yang kental berarti berkualitas bagus dan lebih mungkin terjadinya pembuahan. 

Faktanya, kekentalan air mani bukan tolak ukur untuk menilai kesuburan pria. Bagaimanapun bentuk sperma yang dihasilkan saat ejakulasi, tetap butuh bantuan dari sistem reproduksi perempuan untuk bergerak mencapai sel telur. 

Sperma yang masuk ke dalam vagina akan dilindungi oleh lendir rahim. Lendir inilah yang akan mencari sperma sempurna untuk membuahi sel telur. 

Editors' Picks

3. Menelan sperma bisa membuat hamil 

3. Menelan sperma bisa membuat hamil 
freepik/yanalya

Banyak pasangan yang senang melakukan oral seks. Tak sedikit dari pria yang akhirnya ejakulasi di mulut pasangannya dan sebagian bisa saja tertelan. 

Hal ini sering dikhawatirkan karena ada mitos yang mengatakan bahwa menelan sperma bisa membuat hamil. 

Namun faktanya, kehamilan tidak bisa terjadi jika sperma masuk dari tempat lain selain vagina. Untuk mencapai kehamilan, diperlukan penetrasi. 

Sedangkan jika masuk melalui mulut, maka akan berjalan ke pencernaan dan berakhir ke usus besar. Zat di dalam pencernaan juga bisa membunuh sperma secara langsung sehingga tak bisa berfungsi sebagaimana mestinya.  

Tak akan membuat hamil, kok!

4. Setiap sel sperma pasti sehat

4. Setiap sel sperma pasti sehat
Pixabay/Geralt

Banyak yang beranggapan, saat pria bisa mengeluarkan sperma, berarti semua yang dikeluarkan itu adalah yang sehat. Padahal, sel sperma pria bisa saja dalam keadaan tidak sehat dan tidak sempurna. 

Jika memiliki gaya hidup yang kurang sehat atau memiliki penyakit tertentu, bisa saja sperma yang dihasilkan banyak yang cacat sehingga tidak terjadi pembuahan. 

Contoh sperma yang cacat adalah kepala sperma yang tidak sempurna, bentuk ekor yang aneh, hingga bentuk bagian sperma yang tidak lengkap. 

Tentu ini tak bisa dilihat dengan mata telanjang. Butuh pemeriksaan lebih lanjut untuk hal itu. 

5. Cairan pra ejakulasi tidak akan membuat hamil 

5. Cairan pra ejakulasi tidak akan membuat hamil 
Pixabay/Robert-Owen-Wahl

Banyak yang beranggapan bahwa pria hanya ejakulasi sekali saja. Nyatanya, ada pula cairan bening yang keluar pada saat pra ejakulasi. 

Cairan ini dianggap tidak bisa membuat hamil, padahal, bisa saja mengandung sperma yang sehat. 

Hasil penelitian tahun 2010 menunjukkan 37 persen sampel dari cairan pra ejakulasi pria mengandung sperma yang sehat. Lebih lanjut, pada penelitian yang dilakukan tahun 2016, setidaknya 17 persen dari pra ejakulasi 42 pria mengandung sperma yang aktif. 

6. Sperma berenang seperti atlet olimpiade

6. Sperma berenang seperti atlet olimpiade
Pixabay/TBIT

Banyak orang mengatakan bahwa hanya sperma tercepat yang mencapai ke indung telur yang menang dan bisa membuahi. 

Nyatanya, tidak seperti itu. Menurut Aeon.co, perlombaan itu takkan bisa terjadi tanpa bantuan dari alat reproduksi perempuan. Sperma bisa saja berlomba, namun tetap akan dibantu oleh otot-otot uterus dan lendir vagina. 

7. Sperma bisa membuat awet muda

7. Sperma bisa membuat awet muda
Freepik/benzoix

Salah satu mitos lainnya adalah bahwa jika rutin mengonsumsi sperma bisa membuat seseorang lebih awet muda. Ini dikarenakan sperma sendiri merupakan sumber protein. 

Untuk bagian sumber protein, memang benar adanya. Sperma sendiri mengandung komponen vitamin C, zinc, protein, kolesterol, dan sodium. 

Namun jika mengonsumsinya apalagi secara rutin, tidaklah benar. 

Jika tidak hati-hati, bisa saja kamu alergi pada sperma dan menimbulkan ketidaknyamanan. 

Masih banyak sumber makanan yang kaya protein dan kolagen untuk membuat wajah lebih awet muda dan rasanya lebih enak dari sperma. 

Itulah beberapa mitos yang bisa diluruskan dengan fakta yang bisa dipertanggungjawabkan. Semoga tidak menimbulkan kesalahpahaman lagi, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.