Para Artis Kirim Al Fatihah untuk Rina Gunawan, Ini Makna Suratnya!

Disarankan mengirimkan doa untuk orang yang sudah meninggal

3 Maret 2021

Para Artis Kirim Al Fatihah Rina Gunawan, Ini Makna Suratnya
Freepik

Teman dan keluarga Rina Gunawan banyak yang terpukul atas kepergian sang artis yang wafat diusia 46 tahun. 

Sebagai bentuk kasih, banyak yang mengirimkan doa untuk Almarhumah. Salah satunya adalah dengan mengirimkan bacaan Al Fatihah yang dihadiahkan untuk Almarhumah.

Rossa menjadi salah satu kerabat yang mengirimkan doa untuk Rina Gunawan dengan surat Al Fatihah. Dalam caption Instagram yang menggambarkan kedekatan Rina dan Rossa, pelantun lagu Tegar ini menuliskan:

Teteh 😭😭😭😭😭 insya Allah dipasihan tempat nu pangsaena ku Gusti Allah,teteh mah shalehah,bageur bersih hate.

Tetehhhhh,oca mung tiasa ngintun doa.
Alfatihah kanggo teteh

Mugiya amal-amalan teteh janten panyaang di alam kubur,aamiin ya Rabb
😭😭😭😭😭😭😭 

Seperti apa manfaat bacaan Alquran untuk orang yang sudah meninggal, serta doa apa yang dinantikan mereka yang sudah meninggal?

Berikut Popmama.com ulas selengkapnya. 

1. Amalan yang masih bisa diterima orang yang sudah meninggal

1. Amalan masih bisa diterima orang sudah meninggal
Freepik

Dikisahkan dalam hadist riwayat Muslim, semua amalan manusia terputus saat ia meninggal, kecuali 3 hal. Ketiga hal tersebut adalah sedekah jariyah, ilmu yang bermanfaat, dan anak saleh yang mendoakannya (HR Muslim).

Menurut Ketua Komisi Dakwah MUI, KH Muhammad Cholil Nafis, anak saleh tak terbatas pada anak sendiri namun mencakup orang saleh yang mendoakannya. 

Menurut hadist riwayat Ad-Dhailami disebutkan bahwa Rasulullah SAW pun mendoakan orang yang sudah wafat ketika shalat jenazah. 

Seorang mayat dalam kuburnya seperti orang tenggelam yang sedang meminta pertolongan. Dia menanti-nanti doa ayah, ibu, anak, dan kawan yang terpercaya. Apabila doa itu sampai kepadanya, itu lebih ia sukai daripada dunia berikut segala isinya. Dan sesungguhnya Allah menyampaikan doa penghuni dunia untuk ahli kubur sebesar gunung. Adapun hadiah orang-orang yang hidup kepada orang-orang yang mati ialah memohon istighfar kepada Allah untuk mereka dan bersedekah atas nama mereka. 

Editors' Picks

2. Doa yang diucapkan Rasul 

2. Doa diucapkan Rasul 
Pixabay/mohamed_hassan

Dalam hadist lain dikatakan, Ustman bin Affan menuturkan:

Apabila Rasulullah SAW telah selesai menguburkan jenazah, beliau bersabda, mintalah ampunan untuk saudara kalian ini, dan mohonkanlah keteguhan untuknya, karena sesungguhnya dia sekarang sedang ditanya. (HR Abu Dawud)

Dalam kisah lain, Nabi Muhammad SAW juga menyebutkan langsung doa kala melewati area pemakaman. Dari hadist riwayat Muslim, Rasulullah mendoakan orang-orang yang dikuburkan di pemakaman Baqi Gharqad. 

Ya Allah, ampunilah orang-orang yang dikuburkan di Baqi Gharqad. 

3. Membaca Alfatihah untuk orang yang sudah meninggal

3. Membaca Alfatihah orang sudah meninggal
Freepik

Perihal membacakan Al Fatihah untuk mereka yang sudah meninggal, ada beberapa pendapat berbeda yang diungkapkan para ulama. 

Jika mengikuti madzhab Hanafi, maka diperbolehkan. Dalam kisah Imam Ibnu Abil Izz, seorang ulama Hanafiyah, beliau pernah menuliskan, 

Sesungguhnya pahala adalah hak orang yang beramal .Ketika ia hibahkan pahala itu kepada saudaranya sesama Muslim, tidak jadi masalah. Sebagaimana ia boleh menghibahkan hartanya kepada orang lain ketika masih hidup. Atau membebaskan tanggungan temannya Muslim, yang telah meninggal. Syariat telah menjelaskan pahala puasa bisa sampai kepada mayit, yang itu mengisyaratkan sampainya pahala bacaan Al Quran atau ibadah badaniyah lainnya. (Syarh Aqidah Thahwiyah, 1/300)

Sementara jika mengikuti madzhab Malikiah maka itu dilarang dan tidak ada manfaatnya.

Menurut Imam Malik, menghadiahkan pahala amal kepada almarhum hukumnya dilarang dan pahalanya tidak sampai, serta tidak bermanfaat bagi mereka yang sudah meninggal.

Lebih lanjut lagi, tidak ada hadist riwayat yang menyatakan bahwa Rasulullah SAW melakukan hal yang sama. Sehingga mengirimkan bacaan Al Fatihah bukanlah sunnah Nabi. 

4. Bacaaan doa untuk orang meninggal yang sesuai sunnah

4. Bacaaan doa orang meninggal sesuai sunnah
Freepik/wayhomestudio

Saat mendengar berita duka cita, sebaiknya membaca doa yang sesuai sunnah. Sebagaimana telah dilakukan oleh Rasul. 

Dalam sebuah hadist dalam kitab Al-Adzkar an-Nawawi tertulis:

Dari Ummu Salamah RA, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda: Ketika kalian menyaksikan orang yang sakit atau meninggal maka berkatalah yang baik. Sesungguhnya malaikat mengamini terhadap apa yang kalian katakan. (HR Muslim)

Sedangkan ada doa yang sesuai sunnah Nabi, untuk orang yang sudah meninggal, yaitu:

Allahummaghfir lahu warham hu wa'afi hii wa'fu andhu wa akrim nuzula hu wa  wassi' madkhola hu waghsil hu bilmaai wats-tsalji walbarodi wanaqqi hi minal khothooyaa kamaa yunaqqots tsaubul abyadlu minaddanasi wa abdil hu daaron khoiron min daari hi wa ahlan khoiron min ahli hi wazaujan khoiron min zaoji hi wa adkhil hul jannata wa ‘aidz hu min ‘adzaabil qobri wa fitnati hi wa min ‘adzaabin naar.

Yang artinya:

Ya Allah, ampunilah, rahmatilah, bebaskanlah, dan lepaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah dia. Dan muliakanlah tempat tinggalnya, luaskanlah jalan masuknya, cucilah dia dengan air yang jernih lagi sejuk, dan bersihkanlah dia dari segala kesalahan bagaikan baju putih yang bersih dari kotoran, dan gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik daripada yang ditinggalkannya, dan keluarga yang lebih baik, dari yang ditinggalkan, serta istri yang lebih baik dari yang ditinggalkannya pula. Masukkanlah dia ke dalam surga, dan lindungilah dari siksanya kubur serta fitnahnya dan dari siksa api neraka.

Sedangkan perbedaan bacaan doa untuk almarhum laki-laki dan perempuan terdapat pada dlamir yang digunakan. Yaitu, untuk laki-laki adalah "hu" atau "hi", sedangkan perempuan adalah "ha".

Semoga bermanfaat, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.