Perhatikan, Ini 5 Penyebab Kebotakan Dini pada Perempuan

Mulai dari faktor hormon sampai gaya hidup

17 September 2020

Perhatikan, Ini 5 Penyebab Kebotakan Dini Perempuan
Freepik

Rambut sering disebut sebagai mahkota perempuan. Lalu bagaimana jika terjadi kebotakan dini? Aduh, jangan sampai, ya!

Umumnya, rambut perempuan lebih mudah rontok dibanding para pria. Apalagi jika setelah melahirkan, maka rontok bisa lebih parah dari biasanya.

Namun tak hanya itu, ada beberapa alasan kenapa perempuan lebih mudah terkena kebotakan dini. 

Disusun Popmama.com inilah 5 penyebab kebotakan dini yang biasa terjadi pada perempuan. 

1. Ketidakseimbangan hormon jadi faktor yang paling sering berpengaruh

1. Ketidakseimbangan hormon jadi faktor paling sering berpengaruh
Freepik/cookie_studio

Sebagai perempuan, ada banyak perubahan yang terjadi pada tubuh dan emosi. Saat menjelang menstruasi, saat hamil, melahirkan, atau sedang banyak pikiran bisa berpengaruh langsung pada hormon. 

Hormon yang tidak seimbang ini akan menyebabkan keluhan di tubuh, salah satunya adalah rambut yang rontok. Kamu bisa rutin menggunakan vitamin rambut untuk meminimalisir kerontokan. 

Editors' Picks

2. Stres jadi pemicu selanjutnya

2. Stres jadi pemicu selanjutnya
Freepik/drobotdean

Saat stres, tak hanya otak yang kusut tapi juga tubuh. Wajah akan lebih berantakan seperti banyak jerawat ketika merasa stres. 

Tak sampai di situ, suasana hati yang sering tidak baik juga dialami para perempuan yang sedang stres. 

Saat stres, rambut lebih mudah rontok dan akan sulit untuk tumbuh kembali. Maka dari itu, jagalah ketenangan pikiran untuk jiwa dan tubuh yang sehat. 

3. Terlalu banyak menggunakan produk rambut

3. Terlalu banyak menggunakan produk rambut
Pixabay/katyandgeorge

Banyak alasan perempuan mengubah gaya rambut mereka. Mulai dari karena keingininan diri sendiri, sampai karena ingin mengikuti model. 

Tak apa jika ingin sering mengubah gaya dan warna rambut. Namun lihat lagi apa efek sampingnya. Selain rambut rusak, bisa juga menyebabkan kebotakan dini. 

Biasanya, terlalu sering melakukan bleaching jadi pemicunya. Menggunakan produk rambut yang tidak cocok juga membuat kulit kepala ngambek dan sulit menumbuhkan rambut lagi. 

4. Sering merokok juga memengaruhi kesehatan rambut

4. Sering merokok juga memengaruhi kesehatan rambut
Freepik

Tak hanya buruk untuk kesehatan jantung dan paru-paru, merokok juga tidak baik untuk kulit dan rambut. Jika sering merokok, kulit dan gigi lebih mudah terlihat kusam. 

Sementara itu, rambut lebih mudah rontok dan bisa menyebabkan kebotakan dini. 

Menurut penemu Hairmedic, Iain Sallis, merokok adalah vasokonstriktor yang akan membatasi pembuluh darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit kepala. 

Folikel rambut membutuhkan suplai darah segar agar tetap sehat. Sedangkan merokok bisa memperlambat aliran darah dan inilah yang membuat rambut mudah rontok dan sulit tumbuh kembali. 

5. Obesitas juga menyebabkan rambut rontok

5. Obesitas juga menyebabkan rambut rontok
Unsplash/I Yunmai

Saat tubuh mengalami obesitas, maka itu akan berpengaruh pada hormon yang jadi tidak seimbang. Di saat itulah rambut jadi tipis dan akan sulit kembali tumbuh. 

Apalagi jika obesitasnya membutuhkan obat, kemungkinan mengalami kebotakan dini akan lebih tinggi. 

Di mana banyak obat tekanan darah tinggi dan kolesterol yang memiliki efek samping kerontokan rambut. 

Oleh karena itu, usahakan untuk tetap hidup sehat dan seimbang agar tubuh dan jiwa bisa tetap berjaga kesehatannya, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.