Ma, Ini 5 Penyebab Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Seksual

Bisa jadi hal yang serius, Ma

27 Januari 2021

Ma, Ini 5 Penyebab Vagina Berdarah Setelah Berhubungan Seksual
Freepik/gballgiggsphoto

Vagina yang berdarah setelah bercinta tak hanya dialami perempuan yang pertama kali penetrasi saja. Popmama.com punya beberapa penyebab kenapa vagina bisa berdarah setelah bercinta. 

Seringnya, vagina yang berdarah dikaitkan dengan selaput dara yang robek dan menjadi pertanda keperawanan seseorang. Padahal, tidak setiap orang mengalami hal itu. 

Juga, meski sudah sering melakukan penetrasi kamu masih bisa tetap mengalami berdarah setelah bercinta. Beberapa penyebabnya adalah karena menstruasi atau kehamilan. 

Namun, beberapa alasan lain kenapa kamu bisa berdarah setelah berhubungan intim. Ini dia penjabarannya. 

1. Terjadi robekan tipis di vagina

1. Terjadi robekan tipis vagina
Freepik

Seorang ahli kandungan dan kebidanan dari Atlanta, dr Gary Glasser mengatakan bahwa vagina berdarah setelah berhubungan seksual adalah sesuatu yang cukup banyak terjadi. 

Kondisi ini dinamakan post-coital bleeding. Setidaknya 10% perempuan pernah mengalami hal ini. Sedangkan banyak yang mengatakan bahwa pendarahan setelah bercinta dikaitkan dengan kanker serviks. 

Berita baiknya, hanya 1:1.000 perempuan yang mengalami pendarahan vagina dan memiliki kanker serviks. 

Darah tersebut bersumber dari robekan tipis yang terjadi saat penetrasi. Meski biasanya ini dialami perempuan yang sudah menopause, namun tidak menutup kemungkinan dialami juga oleh mereka yang belum. 

Biasanya, penetrasi terlalu dini, atau penetrasi menggunakan alat atau tangan bisa jadi penyebabnya. Jadi, pastikan semuanya aman agar vagina tidak terjadi robekan, ya.

Editors' Picks

2. Dinding vagina mengering

2. Dinding vagina mengering
Pexels.com

Atrofi vagina adalah keadaan di mana vagina terasa lebih kering, tipis, kurang elastis, dan rapuh. Ada beberapa penyebab yang membuat keadaan seperti ini. 

Beberapa di antaranya adalah mendekati masa menopause, keadaan setelah melahirkan dan menyusui, terapi radiasi kanker rahim, merokok, efek samping obat kanker payudara, mengalami diabetes dan mengonsumsi pil KB. 

Saat mengalami atrofi vagina, akan sering terlihat flek atau darah yang keluar saat selesai penetrasi. Digabung dengan rasa kering, gatal, atau terbakar pada kelamin. 

Hal ini bisa diperbaiki dengan memberikan losion, minyak atau lubrikan yang aman bagi vagina agar lebih lembab. Kemudian, tetap lakukan hubungan seksual, dan juga menghindari produk sabun untuk vagina yang malah akan membuat lebih kering. 

3. Ada polip di serviks

3. Ada polip serviks
Unsplash/Timothy Meinberg

Polip merupakan jaringan yang terbentuk di serviks atau uterus. Sifatnya jinak dan jika ukurannya masih kecil, bisa dikeluarkan tanpa harus operasi. 

Posisinya yang menggantung di serviks membuatnya akan berdarah jika tersenggol saat bercinta. Ini dikarenakan polip memiliki banyak pembuluh darah dan bisa berdarah saat tersenggol ketika sedang bercinta. 

Jika darah kerap keluar setelah bercinta, ada baiknya kamu segera mengecek ke dokter untuk mendapat pertolongan medis. 

4. Memiliki kanker serviks

4. Memiliki kanker serviks
Freepik/lovelyday12

Gejala yang dialami akan sangat mirip dengan polip yaitu kerap berdarah setelah bercinta. Sel jahat dari kanker serviks memicu mutasi pada sel-sel di lapisan serviks. 

Sehingga, vagina kerap mengeluarkan darah setelah berhubungan seks. 

Itulah pentingnya menjaga kesehatan vagina dengan melakukan pap smear secara berkala. Bila masih ragu, bisa juga lakukan skrining kanker serviks untuk hasil yang lebih jelas. 

5. Adanya luka di rahim

5. Ada luka rahim
Freepik/gpointstudio

Satu lagi penyebab kamu berdarah setelah berhubungan seks dengan pasangan adalah adanya luka di rahim. Ini biasanya dialami perempuan yang baru saja melakukan operasi rahim baik itu melahirkan atau operasi lainnya. 

Rahim yang masih belum sembuh total akan kembali berdarah saat ada kontraksi karena kegiatan seksual. 

Keadaan ini bisa terjadi berdekatan dengan selesainya masa nifas. Darah yang dikeluarkan pun tidak banyak, cenderung berwarna pink dan tidak berlangsung lama. 

Jika sudah begitu, hentikan dulu kegiatan seksual setidaknya 3 hari sampai 1 minggu agar rahim membaik. 

Nah itu dia beberapa penyebab kenapa vagina bisa berdarah setelah bercinta. Jika keadaan makin tidak nyaman, jangan ragu untuk segera meminta bantuan medis, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.