7 Rekomendasi Obat Flu yang Tak Perlu Resep Dokter

Untuk flu yang tak tertahankan, bisa mencoba salah satu obat ini

28 Januari 2021

7 Rekomendasi Obat Flu Tak Perlu Resep Dokter
Freepik/diana.grytsku

Salah satu penyakit yang sering datang terutama di musim hujan seperti ini adalah flu. Popmama.com punya rekomendasi obat flu yang tak perlu resep dokter.  

Saat tubuh kurang fit, maka kuman dan virus bisa dengan mudah menyerang. Jika lelah sedikit, biasanya banyak orang yang langsung flu. 

Di waktu seperti ini, sangat penting untuk tetap menjaga kesehatan. Jika sakit, ada baiknya langsung mengobati agar lekas pulih. 

Namun tak bisa sembarangan mengobatinya. Jika terbiasa menggunakan obat keras, maka kamu takkan bisa menggunakan obat berdosis rendah dan itu akan mempengaruhi kesehatan kamu sendiri. 

Sebelum terjebak di obat yang keras, yuk cari tahu obat flu mana saja yang bisa dibeli tanpa resep dokter. 

1. Actifed yang terdiri dari 3 varian

1. Actifed yang terdiri dari 3 varian
shopee.co.id

Satu lagi merek yang dipercaya bisa mengurangi gejala flu dan batuk adalah Actifed. Tersedia 3 jenis obatnya yang bisa dipilih sesuai kebutuhan. 

Actifed dikemas dalam botol berwarna kuning dan digunakan untuk meredakan pilek serta bersin-bersin. Lalu ada Actifed Plus Expectorant yang berwarna hijau dan digunakan untuk meringankan pilek dan batuk berdahak. 

Terakhir ada Actifed Plus Cough Supressant yang berwarna merah yang digunakan untuk meringankan pilek, batuk gatal dan kering. 

Obat yang berbentuk cair ini cocok untuk kamu yang tak suka minum obat tablet. Jangan lupa untuk beristirahat setelah mengonsumsi obat ini agar efek obatnya bekerja. 

2. Alpara dapat meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, dan hidung tersumbat

2. Alpara dapat meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat
tokopedia.com

Alpara merupakan obat yang berguna meringankan gejala flu seperti demam, sakit kepala, dan hidung tersumbat. Sedangkan obat ini bekerja sebagai analgesik-antipiretik, dekongestan hidung, antihistamin, ekspektoran dan antitusif. 

Kandungan Alpara adalah Paracetamol, Phenylpropanolamine HCl, Klorfeniramin Maleat, dan Dextromethorphan HBr. dan tidak dianjurkan untuk penderita gangguan jantung dan diabetes melitus. 

Obat ini juga menyebabkan kantuk sehingga akan berbahaya jika kamu mengendarai kendaraan setelah mengonsumsinya. Obat ini sebaiknya dikonsumsi setelah makan. 

Editors' Picks

3. Demacolin mengandung paracetamol

3. Demacolin mengandung paracetamol
tokopedia.com

Demacolin juga bisa jadi pilihan selanjutnya. Obat dengan kandungan paracetamol, Pseudoephedrine HCl, dan Chlorpheniramine malea ini dikenal ampuh mengurangi gejala flu. 

Seperti kebanyakan obat flu, Demacolin juga menyebabkan kantuk. Sedangkan untuk dosisnya 1 tablet dengan frekuensi 3 kali per hari. Obat ini cenderung aman dikonsumsi baik sebelum atau sesudah makan. 

Beberapa orang yang tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini adalah mereka dengan gangguan fungsi hati dan ginjal, hipertiroid, gangguan jantung, diabetes melitus, dan wanita hamil serta menyusui. 

4. Dextral mengatasi gejala flu

4. Dextral mengatasi gejala flu
tokopedia.com

Kombinasi dari Dextromethorphan HBr, Glyceryl guaiacolate, Phenylpropanolamine, dan Chlorpheniramine maleat membuat Dextral mampu mengatasi gejala flu. Jika kamu demam, kepala pusing, hidung tersumbat, dan bersin yang disertai batuk, bisa meringankan gejalanya dengan obat ini. 

Seperti biasa, obat ini bisa dikonsumsi maksimal 3 kali sehari dengan anjuran dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Mama yang sedang hamil atau menyusui tidak dianjurkan mengonsumsinya kecuali dengan anjuran dokter. 

Satu lagi, obat ini juga menyebabkan kantuk sehingga pastikan untuk beristirahat setelah meminumnya. 

5. Panadol Cold & Flu yang selalu jadi andalan keluarga

5. Panadol Cold & Flu selalu jadi andalan keluarga
panadol.co.id

Obat yang pertama adalah Panadol Cold & Flu. Obat ini mengandung paracetamol 500 mg, Pseudoephedrine HCL 30 mg, dan Dextromethorphan HBr 15 mg. 

Obat ini mampu meredakan gejala hidung tersumbat, batuk tidak berdahak, dan demam yang menyertai flu. Untuk dosisnya, 1 tablet setiap 4-6 jam, dengan maksimum 8 tablet per hari. 

Sedangkan aturan pakainya bisa dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. 

6. Paratusin mengatasi gejala flu

6. Paratusin mengatasi gejala flu
tokopedia.com

Selanjutnya ada Paratusin yang berguna mengatasi gejala flu seperti demam, sakit kepala, hidung tersumbat, dan bersin disertai batuk. 

Obat ini mengandung paracetamol, noscapine, guaiphenesin, phenylpropanolamine, dan chlorpheniramine maleate. Untuk dosisnya, 3 kali sehari dengan 1 tablet sekali konsumsi. 

Kebanyakan obat flu memiliki efek samping mengantuk, termasuk yang satu ini. Jadi, pastikan kamu tidak menyetir setelah minum ini, ya!

7. Tuzalos meredakan nyeri dan menurunkan demam

7. Tuzalos meredakan nyeri menurunkan demam
tokopedia.com

Tuzalos adalah obat dengan kandungan paracetamol yang mampu meredakan nyeri dan menurunkan demam. Lalu, kandungan Dextromethorphan HBr yang berfungsi meredakan batuk tidak berdahak. 

Sedangkan kandungan Phenylpropanolamine HCl  berfungsi meredakan hidung yang tersumbat. Terakhir, ada kandungan Chlorpheniramine Maleate yang berfungsi sebagai anti alergi. 

Dosis penggunaannya adalah 1 tablet sekali makan dan boleh dikonsumsi maksimal 3 kali sehari. Obat ini juga tergolong aman dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. 

Itulah 7 rekomendasi obat flu yang bisa didapat tanpa resep dokter. Pastikan selalu jaga kesehatan, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.