7 Sayur dan Buah yang Gizinya Tetap Baik Jika Dibekukan

Beberapa makanan bahkan jadi lebih baik jika dibekukan

19 Juli 2021

7 Sayur Buah Gizi Tetap Baik Jika Dibekukan
Pexels/ElleHughes

Salah satu cara menjaga makanan tetap bisa dikonsumsi meski telah disimpan lama adalah dengan cara dibekukan. Namun hanya beberapa yang memiliki nutrisi lengkap meski telah dibekukan. 

Saat membeli makanan, kadang tidak langsung digunakan sehingga kamu menyimpannya di kulkas. Terlalu lama di kulkas juga bisa membuat sayur dan buah tersebut jadi terlalu matang dan berujung busuk. 

Daripada terbuang sia-sia, tak ada salahnya untuk menyimpan di freezer. Dirangkum Popmama.com, ada beberapa buah dan sayur yang ternyata nutrisinya tetap lengkap saat dibekukan. 

1. Edamame dibekukan setelah dipanen

1. Edamame dibekukan setelah dipanen
Freepik/stockking

Untuk menjaga nutrisi yang ada di dalam edamame, para petani biasanya membekukan kacang ini selama kurang dari 24 jam setelah memanennya. Jika dilakukan cara seperti ini, konsistensi vitaminnya bisa lebih terjaga. 

Edamame memang dikenal dengan sumber vitamin, protein, zat besi,dan kalsium yang cukup tinggi. Bahkan ada beberapa produk edamame yang memang dalam keadaan beku. 

2. Mangga yang beku lebih baik daripada mangga yang terlalu matang

2. Mangga beku lebih baik daripada mangga terlalu matang
Pixabay/liwanchun

Mangga adalah salah satu buah yang muncul musiman. Saat sedang musim, rasanya ingin memborong semuanya. 

Sayangnya, jika terlalu lama disimpan, maka bisa terlalu matang dan busuk. Salah satu cara menyimpannya dan tetap menjaga nutrisinya adalah dengan membekukannya. 

Kamu bisa mengupas dan memotongnya menjadi beberapa bagian dan simpan di wadah tertutup di freezer. Nantinya, kamu bisa menggunakan mangga tersebut untuk campuran smoothies atau es krim untuk si Kecil. Nyam!

Editors' Picks

3. Buah beri bisa dibekukan untuk menjaganya tetap segar

3. Buah beri bisa dibekukan menjaga tetap segar
Freepik/azerbaijan_stockers

Seperti mangga, buah beri juga baik untuk dibekukan karena termasuk jenis buah yang mudah layu. Kamu bisa membekukan stroberi, blueberry, blackberry, raspberry, dan sejenisnya dan tetap mendapat gizi yang sama. 

Yang harus dipastikan adalah langkah membekukannya. Pastikan sebelum membekukan untuk mencucinya dengan bersih, lalu mengeringkannya sampai tidak ada air yang menempel. Terakhir, tempatkan di wadah bersih dan kering serta tertutup. 

4. Kacang polong punya kandungan serat utuh jika dibekukan

4. Kacang polong pu kandungan serat utuh jika dibekukan
Freepik/8photo

Seringnya, kita memilih kacang polong kalengan karena mudah digunakan. Namun, kacang polong beku jauh lebih sehat dibanding yang di dalam kaleng. 

Tanpa pengawet, kacang polong beku punya kandungan serat yang tetap utuh, lho!

5. Nutrisi alpukat beku tetap tinggi

5. Nutrisi alpukat beku tetap tinggi
lajuiceria.com.my

Dilansir dari healthline.com, membekukan alpukat matang tidak memengaruhi kandungan kalori, serat, dan mineral di dalamnya. Meski begitu, pembekuan itu sedikit memengaruhi vitamin larut air seperti folat dan vitamin B6. 

Namun hal ini juga berlaku bagi alpukat yang disimpan terlalu lama di kulkas. Jadi, sebenarnya tidak ada beda berarti. 

Kamu bisa membuka alpukat, memotongnya, dan menyimpannya di dalam wadah tertutup. Sebelum memutuskan membekukan alpukat, pastikan bahwa alpukat tersebut sudah matang, tidak terlalu muda atau terlalu matang. 

6. Brokoli beku mengandung riboflavin lebih tinggi

6. Brokoli beku mengandung riboflavin lebih tinggi
Freepik

Masih melansir dari Healthline.com, brokoli beku mengandung riboflavin lebih tinggi dibanding brokoli yang segar. Lalu, kadar air yang dimiliki brokoli beku juga cenderung sama dengan yang tidak beku. 

Untuk kamu yang punya banyak brokoli, tak masalah untuk membekukannya agar nutrisinya tetap terjaga. Ingat untuk mencucinya terlebih dahulu, ya!

7. Kale beku punya antioksidan lebih tinggi 

7. Kale beku pu antioksidan lebih tinggi 
Freepik/rawpixel.com

Begitu juga dengan kale yang menurut penelitian memiliki antioksidan yang lebih tinggi dibanding kale yang segar. Untuk itu, kamu boleh saja membekukan kale yang sudah dibersihkan dan menjadikannya campuran smoothies saat dibutuhkan. 

Membekukan sayur dan buah adalah salah satu cara ringkas dan mudah untuk menjaga masa berlaku makanan. Namun pastikan untuk menyimpannya dengan benar agar bakteri tidak berkembang di dalamnya, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.