Studi: Efek Vaksin Sinovac Menurun setelah 6 Bulan, Beriap Dosis Ke-3

Tapi, tak perlu panik

29 Juli 2021

Studi Efek Vaksin Sinovac Menurun setelah 6 Bulan, Beriap Dosis Ke-3
Freepik

Sinovac adalah salah satu vaksin yang didistribusikan di Indonesia. Mereka yang menerima sudah melengkapi vaksinnya. Namun ada studi terbaru yang membuat mereka harus menerima booster

Berdasarkan penelitian yang dilakukan di China, menyebutkan bahwa efek vaksin Sinovac memudar setelah 6 bulan penyuntikan dosis kedua. Hal ini berujung pada rekomendasi dari kemenkes untuk memberikan booster pada penerima vaksin sinovac. 

Seperti apa detail mengenai berita ini? Popmama.com akan merangkumkan untuk Mama. 

1. Dasar penelitian

1. Dasar penelitian
Pexels/Thirdman

Dilansir dari Reuters, terdapat dua kelompok sampel yang diteliti. Hasilnya, hanya ada 16,9 persen dan 35,2 persen yang masih terdeteksi memiliki antibodi setelah 6 bulan vaksin dosis kedua. 

Pemerintah Indonesia segera melakukan perencanaan matang mengenai vaksin dosis ketiga. Rencananya, akan mulai diberikan tahun 2022 mendatang. 

Sementara itu, pakar bioteknologi Prof Bimo Ario Tejo mengatakan bahwa penurunan antibodi ini termasuk hal yang wajar. Sedangkan untuk meningkatkan jumlahnya, yaitu dengan melakukan vaksin ketiga. 

Editors' Picks

2. Efek perlindungan dari vaksin dosis ketiga

2. Efek perlindungan dari vaksin dosis ketiga
Pixabay/Tumisu

Berdasarkan studi yang dipublikasikan di medrxiv.org, disebutkan bahwa pemberian booster atau vaksin ketiga setelah 6 bulan dari vaksin kedua bisa meningkatkan memori imunitas tubuh untuk melawan virus corona. 

Dengan memberikannya tepat 6 bulan setelah vaksin dosis kedua, tubuh bisa memberikan respon imun yang tepat pada virus corona dan juga memaksimalkan antibodi yang telah terbentuk. 

3. Siapa saja yang akan dapat dosis ketiga?

3. Siapa saja akan dapat dosis ketiga
Freepik

Awalnya, Sinovac diberikan pada mereka yang ada di garda terdepan, namun semakin meluasnya jangkauan vaksin, kini siapa saja bisa dapat Sinovac. 

Untuk itu, diperlukan kajian lebih lanjut mengenai siapa saja yang akan mendapat booster tersebut. 

Jubir vaksinasi Covid-19 Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, beberapa pihak sedang merumuskan rencana pemberian vaksin dosis ketiga secara matang. 

4. Pentingnya booster Sinovac

4. Penting booster Sinovac
Pexels/thirdman

Epidemiolog Universitas Griffith, Dicky Budiman mengatakan bahwa booster ini cukup penting. Apalagi mengingat kasus infeksi dan kematian di Indonesia saat ini termasuk tinggi. 

Bagaimanapun, menjaga kesehatan dan kebersihan adalah yang utama. Mendapat booster namun tetap abai prokes pun sama saja. 

Jadi, bijaklah dalam menjalani hidup selama pandemi. 

Nah, siapa saja nih yang mendapat sudah vaksin Sinovac? Siap-siap, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.