Ini Dia Sumber Stres di Masa Pandemi dan Cara Menanganinya

WFH dan SFH jadi salah satu sumber penyebabnya

25 September 2020

Ini Dia Sumber Stres Masa Pandemi Cara Menanganinya
Freepik

Di masa yang serba tak pasti seperti ini, sudah sewajarnya merasakan stres. Untuk mengetahui akarnya, Popmama.com punya 4 sumber stres di masa pandemi. 

Mulai dari berita yang tak habis mengenai Covid-19, sampai kenalan yang perlahan banyak jatuh sakit karena terkena virus corona. 

Merasakan stres dan tertekan di masa ini adalah hal wajar, banyak orang yang juga merasakannya. Selain itu, biasanya sumber stresnya pun hampir mirip. 

Dalam acara Inspiring Glow Session Be Productive and Less Stress During Crisis, Analisa Widyaningrum, Psikolog & CEO Analisa Personality Development Center berbagi cerita mengenai sumber stres saat ini.

1. Yang pertama, tentu kesehatan!

1. pertama, tentu kesehatan
Freepik/rawpixel.com

Hadirnya pandemi karena adanya virus baru yang sampai sekarang belum ada obatnya. Selain itu, virus corona juga bisa mematikan bagi sebagian orang. 

Dari sinilah banyak orang merasakan stres yang bersumber karena masalah kesehatan. Jangankan dengan orang lain, bisa jadi dengan keluarga sendiri pun merasa curiga apakah kira-kira ia membawa virus corona atau tidak. 

"Semua orang pasti takut terkena virus corona, itu adalah hal yang wajar," ujar Ana. 

Asal, kamu tahu bahwa sedang merasakan stres dan tahu apa sumbernya. Dengan begitu kamu bisa mengendalikan perasaan dan menjalani hari dengan lebih baik.

Editors' Picks

2. Masalah finansial jadi salah satu sumber terbesar

2. Masalah finansial jadi salah satu sumber terbesar
Freepik

Imbas dari pandemi Covid-19 adalah ekonomi. Banyak karyawan yang terkena PHK dan kesulitan mendapat pekerjaan. Para pengusaha memutar otak agar tetap bisa menggaji karyawan meski pendapatan menurun. 

"Di masa seperti ini, orang lebih selektif dalam mengeluarkan uang. Ini berimbas pada finansial banyak keluarga," ujar Ana. 

Efeknya, banyak orang merasakan stres. Oleh karena itu, penting sekali untuk mengetahui sumbernya dan segera mencari jalan keluarnya. 

3. Pekerjaan yang berimbas pada covid-19 juga jadi pemicunya

3. Pekerjaan berimbas covid-19 juga jadi pemicunya
Pexels

Tak bisa dipungkiri, banyak sektor usaha yang terkena imbas dari pandemi corona. 

Seperti contoh, ada yang tak bisa berjualan karena corona, ada juga yang malah kehilangan pekerjaan karena pandemi ini. 

Bahkan, banyak kepala rumah tangga yang diputus pekerjaannya dan berujung perceraian dengan pasangannya. 

Selain itu, WFH yang membuat suami istri berada di rumah hampir 24 jam membuat tingkat stres meninggi. Terlalu sering melihat pasangan di depan mata bisa membuat kamu lebih sensitif dan berujung bertengkar. 

Kalau kamu mengalami hal ini, tenang, kamu tak sendiri.

4. Terakhir, stres karena mendampingi anak sekolah 

4. Terakhir, stres karena mendampingi anak sekolah 
Freepik

Selain WFH, pandemi ini juga membuat anak menjalankan sekolah dengan cara berbeda yaitu Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Ternyata, banyak orangtua yang merasakan stres saat menemani anak PJJ.

Seperti dikatakan, tidak setiap orangtua punya bakat untuk menjadi guru. Jika tak sabar dan gemas saat mendampingi anak sekolah, itu adalah hal yang wajar. 

Yang perlu diketahui, bagaimana membekali diri menjadi orangtua yang baik dalam menemani anak belajar. Karena orang yang bisa bertahan hanyalah mereka yang bisa beradaptasi dengan perubahan. 

5. Lalu, bagaimana caranya menangani stres ini?

5. Lalu, bagaimana cara menangani stres ini
Freepik/cookie_studio

Hal pertama yang bisa dilakukan untuk menangani stres adalah dengan menyadari bahwa diri kamu sedang merasakan stres. 

Kemudian, carilah sumber penyebabnya. Apakah itu karena masalah finansial, pekerjaan, kesehatan, atau sekolah. Setelah mengetahuinya, kamu bisa melanjutkan untuk menyelesaikan masalahnya. 

Mulai dari mengurut masalah, mencari beragam solusi, dan mulai berdamai dengan kenyataan. 

Menurut Ana, hidup tidak bisa bebas dari stres, yang bisa kita lakukan hanyalah menguranginya. Ingat, kita bisa melewati ini semua bersama!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.