Agar Tak Mudah Haus Saat Puasa, Ini 10 Menu Sarat Air

Siasati puasa bebas haus dengan makan ini

17 Mei 2019

Agar Tak Mudah Haus Saat Puasa, Ini 10 Menu Sarat Air
Freepik/freephoto

Haus sudah pasti dirasakan saat puasa. Namun ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi haus selama puasa. 

Salah satunya adalah memilih menu yang tepat saat sahur dan buka puasa. Menu yang sarat air bisa membuat air di tubuh tercukupi sehingga tak mudah haus.

Ternyata, sayur dan buah ini mudah ditemukan dan bahkan mungkin dikonsumsi sehari-hari. Hanya saja bisa ditambahkankan porsinya selama puasa ini.

Dirangkum Popmama.com, inilah 10 sayur dan buah yang sarat air:

1. Paprika

1. Paprika
Topntp26 / Freepik

Kamu bisa memasukkan paprika ke dalam menu sehari-hari. Karena buah ini mengandung 90 sampai 93,9 persen air, serat, vitamin B, vitamin C dan kalium. 

Selain itu, paprika juga mengandung antioksidan yang dapat mencegah dehidrasi, kanker, dan penyakit mata. Sisi positif lain dari paprika adalah buah ini mengandung kandungan vitamin C paling tinggi dibanding buah dan sayur lainnya. 

Salah satu ide masakannya bisa dimasukkan ke dalam tumisan atau ke dalam salad. Segar!

2. Kembang kol

2. Kembang kol
Freepik

Sayur yang satu ini mengandung 92 persen air, vitamin, dan mineral seperti kolin yang tidak ditemui pada makanan manapun selain kembang kol. Kolin ini mampu mencegah dehidrasi. Tentu sangat dibutuhkan selama puasa. 

Kembang kol bisa dibuat tumisan, atau dimakan mentah dalam campuran salad. Namun pastikan sudah mencucinya dengan bersih ya!

3. Timun

3. Timun
Pexels/Pixabay

Timun mengandung sekitar 95 sampai 96,7 persen air. Timun juga mengandung vitamin C, kalium, vitamin K, dan asam kafeik yang membantu mencegah iritasi kulit, mengurangi iritasi dan tentunya dehidrasi.

Kamu bisa memakan sayur ini secara langsung, dicocol dengan sambal, dimasukkan ke dalam salad, atau dibuat es timun yang manis. 

4. Selada

4. Selada
Freepik/Senivpetro

Selain timun, ada juga selada yang mengandung 95 sampai 96 persen air, vitamin K, vitamin A dan folat yang bisa membantu kesehatan tulang, sistem kekebalan tubuh, dan mencegah dehidrasi. 

Selada bisa dimakan sebagai campuran salad atau sandwich agar lebih segar.

5. Seledri

5. Seledri
Pixabay/ptanpm

Saat ini sedang ramai dibicarakan kebiasaan meminum jus seledri. Ternyata seledri ini mengandung 95,4 air. Selain itu seledri juga mengandung vitamin A, vitamin K dan folat. 

Karena kaya serat dan air, seledri membantu perut mudah kenyang dan mengurangi nafsu makan. Dengan kandungan airnya yang tinggi, seledri juga bisa mencegah dehidrasi dan menetralisir asam lambung. 

Editors' Picks

6. Tomat

6. Tomat
Unsplash/Vince Lee

Buah ini mengandung 94 persen air dan vitamin A, vitamin C, serta antioksidan seperti likopen yang bisa mencegah terjadinya dehidrasi. Selain itu, mengonsumsi tomat juga mampu mencegah penyakit jantung dan kanker prostat. 

Kamu bisa mengonsumsi tomat secara langsung atau dimasukkan ke dalam salad atau sup. Selain itu, bisa juga dibuat saus spaghetti atau menjadi jus. 

7. Semangka

7. Semangka
Freepik/Valeria_aksakova

Tak perlu diragukan lagi, semangka memang buah yang sarat air. Buah ini mengandung 91 sampai 92 persen air. Selain itu buah ini juga mengandung vitamin C, vitamin A, magnesium, serta antioksidan seperti likopen yang lebih tinggi dibanding tomat. 

Mengonsumsi semangka bisa menjaga tubuh tetap memiliki cairan cukup, serta mengurangi nafsu makan karena membuat perut kenyang. 

Agar lebih nikmat, kamu bisa menikmati semangka dalam keadaan dingin, atau dicampur dengan perasan jeruk nipis atau lemon untuk rasa yang lebih segar. 

8. Belimbing

8. Belimbing
Pixabay/chrisad85

Buah selanjutnya adalah belimbing yang mengandung 91 persen air. Selain itu, belimbing juga mengandung vitamin C dan antioksidan seperti epicatechin yang mencegah dehidrasi dan membuat jantung lebih sehat. 

Kamu bisa mengonsumsi buah ini dengan cara dimasukkan ke dalam salad buah atau dijadikan jus. Sama-sama segar!

9. Stroberi

9. Stroberi
Freepik/xb100

Kemudian ada stroberi yang juga mengandung 91 persen air. Juga, mengandung vitamin C, mangan, dan antioksidan yang bisa mencegah dehidrasi dan aneka macam peradangan. 

Makan buah ini secara rutin juga mampu mengurangi potensi peradangan dan menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes, beragam jenis kanker dan alzheimer.

Kamu bisa mengonsumsi buah ini secara langsung, mencampurnya dengan puding, yoghurt dan salad buah, atau dibuat menjadi jus. 

10. Jeruk bali

10. Jeruk bali
Freepik/freephoto

Jika suka jeruk, mungkin kamu bisa mengonsumsi jeruk bali untuk pasokan air selama puasa. Karena jeruk bali mengandung 88 sampai 90 persen air. Selain itu, jeruk bali juga mengandung vitamin A, vitamin C, kalium, dan folat. 

Selain menjaga tubuh tetap terhidrasi, makan jeruk bali juga bisa membantu menjaga berat badan. Karena buah ini mampu menstabilkan gula dalam darah dan juga membakar lemak. Selain itu, buah ini juga menjaga tekanan darah. 

Konsumsi secara langsung atau dicampur dalam salad juga tak kalah segar.

Nah, sekarang kamu bisa menambahkan buah dan sayur di atas saat sahur. Selamat berpuasa!

Berlangganan Newsletter?

Mau dapat lebih banyak informasi seputar parenting?
Daftar sekarang!