Penting Disimak! Ini 7 Untung Rugi Menggunakan Pay Later

Fitur yang terasa memudahkan namun ternyata ada efek sampingnya juga

27 Agustus 2020

Penting Disimak Ini 7 Untung Rugi Menggunakan Pay Later
Pexels/Marcus Aurelius

Di hampir semua e-commerce, tersedia fitur pay later. Seberapa pentingnya menggunakan fitur ini, serta apa untung dan ruginya, berikut Popmama.com rangkumkan untuk kamu. 

Semakin maju teknologi, tentu akan semakin mudah segalanya. Termasuk dalam perihal pinjaman uang. 

Setelah ada pinjaman online yang sangat mudah namun cukup berisiko, kini hadir fitur bawaan dari aplikasi e-commerce dan e-wallet yaitu pay later

Bagi Mama yang ingin belanja tipis-tipis di akhir bulan, tentu fitur ini sangatlah menggoda. Eits, jangan langsung menggunakannya.

Seperti apa fitur ini, dan seberapa berguna, juga apa untung ruginya dalam menggunakannya? Yuk mari cari tahu!

1. Keuntungan pay later, praktis dan cepat

1. Keuntungan pay later, praktis cepat
Freepik/drobotdean

Untuk kamu yang ingin memiliki pinjaman tanpa proses yang berbelit-belit, maka fitur pay later sangatlah berguna. Fitur ini jauh lebih praktis, dengan syarat ringan di bagian pendaftaran, serta pengaktifannya lebih cepat dibanding kartu kredit atau pinjaman lain. 

Selain itu, pay later bisa dianggap membantu saat ada kebutuhan mendesak. Seperti contoh, perlu sesuatu di akhir bulan dan belum gajian. 

Tinggal klik fiturnya, dan tanpa perlu menunggu lama, kamu bisa menerima dana dari pay later. 

2. Cicilan bervariasi, dari sebulan sampai setahun

2. Cicilan bervariasi, dari sebulan sampai setahun
Freepik/Jcomp

Kemudahan lainnya adalah banyaknya varian tenor cicilan. Mulai dari 1 bulan sampai 1 tahun. Tergantung kebijakan dari e-commerce dan e-wallet terkait. 

Artinya, kamu bisa menentukan fitur ini sesuai kebutuhan. Beberapa contohnya adalah Traveloka, Ovo, dan Kredivo yang menyediakan fitur pay later dengan tenor bervariasi. 

Editors' Picks

3. Pay later menyediakan promo menarik

3. Pay later menyediakan promo menarik
Freepik/Snowing

Untuk menarik keinginan konsumen, seringkali promo diadakan jika membayar dengan fitur pay later. Promonya pun tak main-main, bisa buy 1 get 1, diskon besar hingga 50%, atau potongan khusus lainnya. 

Tak hanya itu, promo cashback juga sering jadi hal yang menggiurkan saat menggunakan fitur tersebut. Jika tidak tahan, kamu bisa saja langsung mengaktifkan karena tergoda aneka promonya. 

4. Kerugiannya, kamu lebih konsumtif dan memperbanyak utang

4. Kerugiannya, kamu lebih konsumtif memperbanyak utang
Freepik/tzido

Bisa dibilang pay later adalah fitur yang membuat kamu berhutang lebih banyak. Jika sebelumnya kamu sudah punya cicilan dan kartu kredit yang harus dibayar tiap bulan, kini akan bertambah dengan bayaran untuk pay later.

Selain itu, kemudahan di atas berpotensi membuat penggunanya jadi lebih boros. 

Dari yang harusnya bisa menahan sebentar sampai gajian tiba, kini bisa mudah beli sekarang juga. Sedangkan jika menahan, kamu bisa berpikir ulang apakah barang tersebut benar-benar dibutuhkan atau tidak. 

5. Angka pinjaman rendah dan promo membuat banyak orang kalap

5. Angka pinjaman rendah promo membuat banyak orang kalap
Pexels/Andrea Piacquadio

Godaan yang merugikan lainnya adalah jumlah pinjaman yang rendah. Biasanya pinjaman bisa diberikan mulai dari Rp 500 ribu sampai jutaan. 

Dengan angka tersebut, kamu merasa itu jumlah yang kecil dan bisa membayarnya nanti setelah gajian. Padahal, ini bisa merusak pengaturan keuangan. 

Hal yang tidak masuk prioritas bisa dibeli tanpa dipikir panjang. 

Selain itu, promo yang menggoda membuat banyak orang gelap mata. Yang tadinya tidak lapar, jadi ingin makanan tertentu karena ada diskon besar. 

Begitu juga dengan orang yang tadinya tidak tahu apakah akan pergi liburan atau tidak. Tiba-tiba bisa memesan tiket pesawat karena ada cashback yang besar jika menggunakan fitur tersebut. 

Nantinya, kamu baru berpikir kembali saat harus mengatur keuangan setelah gajian. Jangan kaget jika banyak pengeluaran tidak perlu yang harus dibayarkan. 

6. Ancaman keamanan identitas

6. Ancaman keamanan identitas
Pixabay/ pixelcreatures

Saat mengaktifkan fitur ini di setiap e-commerce dan e-wallet, data pribadi kamu akan diminta. Hal ini  cukup riskan mengingat seaman apapun sebuah aplikasi, tetap ada celah untuk melakukan kejahatan. 

Data pribadi kamu bisa saja diretas dan digunakan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab. 

Seperti beberapa waktu lalu, ada kejadian pengaktifan pay later oleh oknum tidak bertanggung jawab. Jika sudah begini, maka akan sulit menarik data pribadi yang sudah tersebar di beberapa aplikasi. 

Jadi, pastikan untuk berpikir kembali sebelum benar-benar memutuskan menggunakan fitur tersebut, ya!

7. Hati-hati dengan bunga dan denda

7. Hati-hati bunga denda
freepik/drobotdean

Sebelum mengaktifkannya, pahami dahulu bahwa fitur pinjaman ini berlaku juga bunga cicilan yang harus dibayar. Selain itu, ada juga beban biaya lain seperti denda jika telat bayar. 

Pastikan untuk membaca dengan baik ketentuan bunga, denda, dan biaya lainnya yang berlaku. Jika dirasa tidak sesuai kemampuan, atau memberatkan, jangan memaksakan diri. Lebih baik menahan diri dibanding keuangan jadi berantakan di kemudian hari. 

Adanya fitur ini memang bisa memudahkan, jika kamu mampu membayar tepat waktu. Sedangkan fitur ini juga bisa menyulitkan, jika ternyata tidak mampu membayarnya. 

Jadi, gunakan dengan bijak, ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.