Waspada, Prediksi Penularan DBD di Bulan Mei Masih Tinggi

Harus lebih jeli memerhatikan kebersihan di rumah, Ma

3 Mei 2021

Waspada, Prediksi Penularan DBD Bulan Mei Masih Tinggi
Pixabay/mikadago

Sampai bulan Mei 2021, kasus DBD masih cukup tinggi. Untuk itu, diperlukan langkah pencegahan agar tidak makin menular. 

Demam berdarah adalah salah satu penyakit yang bisa berbahaya dan fatal bagi siapa saja, terutama anak-anak. Di awal tahun 2021, sudah ada sekitar lebih dari 6 ribu kasus DBD dengan angka kematian sekitar 65 kasus. 

DBD disebabkan oleh nyamuk yang memiliki virus dengue. Ia bisa hidup dan berkembang biak di tempat dengan air menggenang atau lembap dan gelap. 

Di musim pancaroba seperti ini, tingkat kelembapan udara juga memengaruhi daya hidup nyamuk tersebut. 

Sebanyak apa kasus DBD di Jakarta dan sekitarnya? Serta, bagaimana cara mencegah penularannya? Mari cek bersama Popmama.com

1. Sampai April 2021, kasusnya mencapai 6 ribu

1. Sampai April 2021, kasus mencapai 6 ribu
Freepik/lifeforstock

Kementerian Kesehatan memperbaharui data terkait situasi penularan demam berdarah (DBD). sampai tengah April 2021, setidaknya jumlah kasus kumulatifnya mencapai 6.122 kasus. 

Sedangkan angka kematiannya adalah 65 kasus. Ada sekitar 252 kabupaten dan kota yang terjangkit, yang tersebar di 20 provinsi. 

Sedangkan rentang umur yang sering terjangkit adalah dari 15 tahun sampai 44 tahun. 

Editors' Picks

2. Prediksi kelembapan udara masih tinggi di bulan Mei 2021

2. Prediksi kelembapan udara masih tinggi bulan Mei 2021
Freepik

Ditengok dari situs dbd.bmkg.go.id, tingkat kelembapan udara atau relative humidity (RH) di Jakarta pada bulan Mei 2021 masih tergolong tinggi. 

Angka ini menunjukkan bahwa semakin tinggi RH, semakin tinggi juga kemungkinan pertumbuhan nyamuk Aedes Aegypti. Sehingga, berefek pada meningkatnya penduduk yang terjangkit DBD. 

Prediksi ini dibuat dan diteliti oleh Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), bersama dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta dan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Di Bulan Mei 2021, RH di Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur masih tinggi. Jadi statusnya adalah awas. 

Sedangkan di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara adalah sedang sehingga statusnya adalah waspada. 

3. Angka insiden pun masih masuk waspada

3. Angka insiden pun masih masuk waspada
Freepik/natchas

Masih dari situs yang sama, tersedia juga prediksi angka insiden DBD yang dihitung per 100.000 penduduk.

Untuk di Jakarta, daerah Jakarta Barat, Jakarta Selatan, dan Jakarta Timur termasuk waspada. Untuk angka insiden di status waspada adalah sekitar 3-10 penularan per 100.000 penduduk.

Sedangkan di Jakarta Pusat dan Jakarta Utara termasuk aman. Status ini memiliki AI (angka insiden) kurang dari 3 per 100.000 penduduk. 

4. Apa yang harus dilakukan untuk mencegah penularan DBD?

4. Apa harus dilakukan mencegah penularan DBD
Unsplash/Armen Chlchatian

Dalam status AI aman, diperlukan penyelidikan epidemiologi (PE) dan juga penyuluhan. 

Dalam RT masing-masing, sudah ada warga yang ditunjuk menjadi tim penyuluh yang didampingi dengan ahlinya. Seperti di Semarang, ada Duta Sicentik untuk memerangi DBD. 

Tak hanya memberikan penyuluhan, namun juga melakukan pemberantasan sarang nyamuk secara berkala. Pemberantasan ini akan mendatangi rumah-rumah warga dan duta akan memberi tahu di mana saja lokasi yang rentan terjadi perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD. 

Sedangkan di status waspada, disarankan juga untuk fogging khusus. Sehingga, jentik nyamuk bisa langsung mati jika terkena fogging

5. Kebiasaan yang bisa menghindari dari DBD

5. Kebiasaan bisa menghindari dari DBD
Freepik/Macrovector

Kamu harus melakukan beberapa kebiasaan untuk menjaga rumah tetap bersih dan bebas dari nyamuk. Beberapa di antaranya adalah tidak membiarkan air menggenang di rumah, dan membersihkan seluruh sudut rumah sehingga tidak ada tempat yang terjamah. 

Lalu, usahakan untuk menyemprot kamar dengan obat nyamuk secara berkala. Jika tak ingin menggunakan obat nyamuk, pilih obat nyamuk alami seperti sereh yang dipotong dan diletakkan di sudut kamar. 

Juga, hindari membuka pintu kamar saat sore menjelang malam, karena di waktu itulah nyamuk akan datang dan bersemayam di tempat yang gelap dan lembab seperti kolong tempat tidur dan lemari pakaian. 

Itu dia beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menghindari penyakit demam berdarah atau DBD di rumah. Kebersihan pangkal kesehatan, Ma. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.