Apa Itu Demensia dan Ketahui 5 Gejalanya Sejak Dini

Demensia tidak hanya menyerang orang lanjut usia, ini juga bisa terjadi pada kamu yang masih muda!

17 Februari 2020

Apa Itu Demensia Ketahui 5 Gejala Sejak Dini
Freepik

Demensia adalah gejala gangguan fungsi kognitif luas, meliputi gangguan daya ingat dan berpikir pada seseorang. Gangguan bisa terjadi pada kemampuan konsentrasi, eksekusi, orientasi, berhitung dan berbahasa.

Demensia dapat dibedakan menjadi 2 macam secara umum, yaitu:

  • Demensia Alzheimer
    Demensia yang disebabkan oleh penyakit Alzheimer di mana sel-sel otak mengalami penyusutan dan penuaan secara dini. 
  • Demensia Vaskuler
    Demensia yang disebabkan oleh penyakit pembuluh darah di mana sel-sel otak akan mengalami kerusakan akibat penyumbatan pembuluh darah otak. 

Demensia juga bisa terjadi di usia muda dan ini disebabkan karena faktor genetik. "Pada kelompok yang kurang dari tiga persen, ada yang seperti itu," ungkap dokter spesialis saraf Yuda Turana, dokter yang juga Dekan Fakultas Kedokteran Unika Atma Jaya.

Jika gaya hidup kamu buruk dan kurang sehat, maka itu akan mempercepat kondisinya jadi semakin parah.

Kamu bisa kenali kondisi gentika kamu dengan melakukan tes DNA secara dini. Tapi untuk lebih mudah lagi, kamu bisa mengenali gejalanya.

Pada literasi yang dikeluarkan RS Jakarta mengernai penyakit demensia, disebutkan ada 5 gejala demensia yang sering terjadi. Berikut Popmama.com rangkum untuk kamu ketahui.

1. Gangguan daya ingat

1. Gangguan daya ingat
Freepik

Gangguan pada daya ingat seseorang merupakan gejala utama pada penderita demensia. Sebagian orang menyebutnya dengan istilah pikun.

Diawali dengan terjadinya gangguan pada daya ingat segera dan jangka pendek. 

Misal, baru saja ngobrol dan mendiskusikan suatu hal lalu orang tersebut akan menanyakan berulang setelah mengobrol sekitar 20 atau 30 menit.

Lalu reaksinya pun seperti baru mengetahui atau terkesan belum pernah mendengar topik obrolan tersebut. 

Padahal topik tersebut baru saja dibicarakan.

2. Sulit konsentrasi

2. Sulit konsentrasi
Freepik/mindandi

Sudah coba berpikir fokus, namun pikiran terasa lamban. Terasa sulit menemukan jawaban sementara itu bukan hal yang terlalu sulit untuk dipecahkan.

Editors' Picks

3. Gangguan orientasi

3. Gangguan orientasi
Freepik

Sering merasa kebingungan tentang tempat dan waktu atau sulit mengenali orang yang ditemui. 

Misal sudah duduk di ruang makan, tapi bingung mau melakukan apa. Jika ingat duduk di tempat itu karena mau makan, sulit mengingat saat itu sedang waktunya makan siang atau makan malam.

4. Gangguan fungsi eksekutif

4. Gangguan fungsi eksekutif
Freepik

Ragu-ragu dan sulit mengambil keputusan. Sudah mau berbuat sesuatu tapi ada rasa ragu dan takut salah. 

Ini cukup membahayakan terutama bagi orang yang berkendara.

5. Gangguan kognitif

5. Gangguan kognitif
Freepik

Terjadi gangguan pada kemampuan berhitung, berbahasa dan lainnya. Misal kemampuan menyusun kata saat berbicara jadi melemah. Akhirnya apa yang ingin disampaikan sulit untuk dimengerti.

Kemampuan berhitung juga melemah. Misalkan 5 x 5 yang tadinya bisa dengan mudah dijawab 25, maka orang tersebut hanya berpikir mengetahui jawabannya. Namun, sulit untuk menyebutkan jawabannya dengan tepat.

Itulah penjelasan dan gejala demensia yang umum terjadi. Memang tidak semua tanda itu pasti terjadi. Namun jika sudah menemui tanda-tanda tersebut maka segera periksakan pada dokter. 

Kenali gejalanya secara dini, karena demensia yang diketahui lebih awal bisa dihambat perkembangannya melalui latihan kognitif. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.