Sapi dan domba biasa sering diberi makan rumput karena cara ini lebih murah dan lebih mudah untuk memberi makan dan menyumbang dua pertiga dari semua produksi daging sapi dan domba.
Daging wagyu dapat diberi makan rumput dan ini membantu pembuatan marmernya, namun, bagi mereka yang ingin mempertahankan daging dengan kualitas terbaik maka kita akan menemukan bahwa peternak spesialis garis keturunan murni akan memberi makan sapi Wagyu mereka dengan pola makan berbasis biji-bijian.
Ini membantu menghasilkan marmer yang sangat konsisten dalam daging. Mereka menjalani diet ini selama lebih dari 300 hari untuk memastikan kualitasnya konsisten dalam teksturnya. Dengan kualitas tertinggi daging sapi Wagyu yang dijual dengan harga $450/kg, ini adalah daging termahal yang dijual di Australia.
Karena mayoritas Wagyu Australia adalah persilangan, makan rumput tidak akan memengaruhi marbling seperti halnya ternak dari garis keturunan murni.
Oleh karena itu, sebagian besar peternakan yang bekerja dengan wagyu persilangan dapat bervariasi dalam diet mereka karena kualitasnya kemungkinan akan tetap sama.
Kesimpulannya, Wagyu Australia mungkin tidak memiliki standar kualitas yang sama dengan Jepang, tetapi masih merupakan potongan daging yang fantastis dan merupakan jenis daging Australia paling mahal yang tersedia di pasaran.
Dibuat di peternakan khusus tempat sapi dibiakkan dan dibesarkan dengan benar untuk memastikan dagingnya selalu berkualitas tinggi, Anda tidak akan kecewa dengan rasa Wagyu Australia.
Meskipun ada banyak kesamaan antara Wagyu Australia dan Jepang, perbedaannya juga penting untuk diperhatikan. Ini berarti Anda akan tahu apa yang diharapkan.
Bagi yang penasaran dengan kualitas Wagyu Australia, kamu bisa menemukan jenis wagyu ini di Steak Hotel by HOLYCOW!. Dalam rangka ulang tahun ke-12, Steak Hotel by HOLYCOW! menawarkan pengalaman makan steak lezat dengan menghadirkan Premium Selection terbaru, steak Wagyu Australia MB 4-5 bagi penggemar kuliner di Indonesia.
Wynda Mardio Founder Steak Hotel by HOLYCOW! mengungkapkan, "Sebagai pelopor steak house lokal, kami sangat bersyukur dan bangga, karena dapat terus melayani dan menghadirkan ragam steak wagyu berkualitas dengan harga bersahabat bagi para penggemar kuliner selama dua belas tahun. Ini bukanlah pencapaian yang mudah, terutama saat menghadapi situasi pandemi yang sangat menantang bagi para pemain industri kuliner. Karenanya, kami terus beradaptasi dan berinovasi dalam menyediakan layanan dan produk kuliner yang terbaik bagi konsumen."
Bukan hanya menghadirkan menu baru, Steak Hotel by HOLYCOW! kembali luncurkan inisiatif seru bagi konsumen setia melalui kampanye 'Steak Fighter' berkolaborasi dengan tiga figur publik inspiratif (influencer) yang merepresentasikan 3 menu klasik steak wagyu favorit mereka. Ketiga influencer tersebut adalah Martin Natadipraja (@martinpraja), Bara Ilham Bakti Perkasa (@tanboy_kun), dan Muhadkly Acho (@muhadkly) yang berlangsung pada berlangsung selama 15 Maret hingga 30 Juni 2022.
Demikian informasi mengenai Wagyu Australia yang memiliki rasa yang mewah saat menyantapnya. Bagaimana, tertarik untuk mencoba wagyu yang satu ini?