Apa yang Harus Dilakukan Jika Ada Indikasi Gejala Covid-19?

Usahakan tidak menyepelekan gejala yang muncul, terutama yang mengindikasi ke arah Covid-19

16 September 2020

Apa Harus Dilakukan Jika Ada Indikasi Gejala Covid-19
Unsplash/Martin Sanchez

Penyebaran Covid-19 di Indonesia belum berakhir karena angka kasus positif pada beberapa wilayah masih terus meningkat. Belum lagi masih terdapat wilayah yang dikategorikan zona merah karena tingginya penyebaran virus. 

Berdasarkan data yang dirilis Pemprov DKI Jakarta dalam situs corona.jakarta.go.id hingga hari Selasa (15/9/2020) pukul 23.00 WIB tercatat sebanyak 225.030 kasus terkonfirmasi Covid-19 secara nasional. 

Ada sekitar 55.000 orang masih dirawat, 161.065 orang dinyatakan sembuh dan 8.965 orang lainnya meninggal dunia. Data kasus terkonfirmasi Covid-19 ini telah diumumkan secara resmi oleh Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. 

Dari peningkatkan kasus yang terjadi saat ini, maka penting sekali untuk menjaga kesehatan diri sendiri serta keluarga. Ini dilakukan untuk mengurangi paparan virus terutama di lingkup keluarga. 

Belum lagi jika ada masyarakat yang belum paham terkait apa saja yang harus dilakukan ketika sudah terkonfirmasi positif Covid-19. 

Jika Mama juga masih bingung ketika mulai merasakan gejala seperti terkena Covid-19 dan harus bertindak apa, kali ini Popmama.com telah merangkumnya.

Diharapkan informasi ini membantu dan perlu dibaca baik-baik ya, Ma!

Editors' Picks

1. Usahakan tidak menyepelekan setiap gejala yang muncul 

1. Usahakan tidak menyepelekan setiap gejala muncul 
Unsplash/Matteo Fusco

Di kondisi pandemi seperti sekarang ini, setiap orang memang perlu waspada terhadap kondisi kesehatan masing-masing. Gejala ringan yang muncul pun tidak bisa dianggap remeh. 

Masyarakat diimbau untuk tidak menyepelekan gejala yang muncul, mulai dari batuk, demam, flu, sulit bernapas atau rasa nyeri di bagian tubuhnya. Tetaplah mengantisipasi terhadap kemungkinan yang muncul, termasuk indikasi awal terpapar Covid-19.

Di tengah pandemi ini umumnya skrining kesehatan yang perlu dilakukan yakni pemeriksaan darah lengkap, rapid test serta thorax rontgent atau CT Scan. 

Jika gejala-gejala yang dikeluhkan merupakan indikasi terkena Covid-19, maka pasien akan diarahkan agar langsung menjalani swab test. Ini perlu dilakukan untuk lebih memastikan kondisi kesehatan mereka. 

2. Apa yang harus dilakukan jika sudah positif Covid-19?

2. Apa harus dilakukan jika sudah positif Covid-19
Freepik/tirachardz

Perlu diingat bahwa ada tiga kemungkinan yang terjadi ketika hasil tes seseorang dinyatakan terkena Covid-19 antara lain: 

  1. Positif, namun tidak ada gejala
  2. Positif disertai dengan gejala penyakit ringan (demam tidak tinggi, batuk, sedikit kelelahan, tetapi masih bisa beraktivitas)
  3. Positif disertai dengan gejala penyakit berat (demam tinggi, sesak napas berat, tidak bisa berativitas, memiliki penyakit lain)

Jika pasien tidak mengalami gejala dan tetap terindikasi (suspek) atau terkonfirmasi positif Covid-19, dokter akan melakukan pertimbangan terkait membiarkan pasien melakukan isolasi mandiri di rumah atau harus dirawat di rumah sakit. 

Apabila nantinya pasien harus melakukan isolasi mandiri di rumah, namun tetap perlu memantau kesehatan dengan cara berkonsultasi secara online. 

Beberapa rumah sakit menyediakan layanan ini agar pasien bisa rutin berdiskusi dengan dokter sampai benar-benar pulih.

3. Bagaimana jika sedang sakit berat dan hasil tes positif Covid-19? 

3. Bagaimana jika sedang sakit berat hasil tes positif Covid-19 
Unsplash/engin akyurt

Tak jarang orang yang sudah mengalami penyakit berat dan dinyatakan positif terpapar Covid-19 akan merasa panik. Bahkan mereka bisa merasa stres terkait masalah kesehatannya kelak.

Demi kesehatan diri sendiri dan orang sekitar di lingkup keluarga, begini yang perlu dilakukan ketika hasil tes positif Covid-19 disertai dengan sakit berat yakni: 

  • Hubungi kontak darurat 119 ext. 9
  • Lakukan pemeriksaan diri ke rumah sakit rujukan Covid-19 
  • Selalu menggunakan masker dan perhatikan etika bersin dan batuk 
  • Tetaplah mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi
  • Penuhi asupan air putih untuk tubuh 

Perlu diketahui bahwa pasien yang disertai dengan sakit berat, baik orang dewasa atau anak-anak tetap membutuhkan penanganan serius. Ini dilakukan agar bisa langsung mendapatkan penanganan yang tepat di rumah agar paparan virus tidak menyebar ke pihak keluarga. 

Semoga informasi mengenai Covid-19 kali ini memberikan pengetahuan baru dan tentunya bermanfaat. Tetap jaga kesehatan ya, Ma.  

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.