Tanpa Drama Minta Anak Salat, Vivi Zubedi Punya Doa Mustajab

Semoga doa ini bisa menginspirasi dan membantu ya, Ma!

4 Juni 2019

Tanpa Drama Minta Anak Salat, Vivi Zubedi Pu Doa Mustajab
Instagram.com/vivizubedidaily

Setiap orangtua tentu ingin anak-anaknya taat dalam beribadah dan mampu mendekatkan diri kepada Sang Pencipta ya, Ma. Bahkan dalam masing-masing keluarga memiliki penerapan berbeda, khususnya ketika mengajarkan anak salat. 

Sebagai seorang Mama, Vivi Zubedi juga memiliki cara tersendiri yang diyakini mampu membantu anaknya lebih mudah salat. Desainer kondang asal Medan ini sempat berbagi tipsnya di Instagram. 

Ada satu doa yang saya yakin semua juga pada tahu, doa mustajab untuk anak-anak agar mudah salat tanpa perlu debat dan urat. Doa dari Nabi Ibrahim ‘alaihissalam: “Rabbij’alni muqimas salati wamin zurriyati rabbana wataqobbal du’a”

(Ya Rabbku, jadikanlah aku dan anak cucuku orang-orang yang tetap melaksanakan salat. Ya Rabbku, perkenankanlah doaku) - QS. Ibrahim: 40

Biidznillah mereka akan selalu berada dalam penjagaan dan perlindungan Allah Azza wa Jalla Aamiin Allahumma aamiin. 

Itulah doa dari Al Qur’an surat Ibrahim ayat 40 yang bisa dipanjatkan. 

Untuk Mama yang ingin menerapkan doa di atas, usahakan tetap melakukan beberapa hal lain agar si Kecil benar-benar memiliki niat mulia yaitu salat tanpa perlu ada drama dan paksaan. Kali ini Popmama.com telah merangkum tipsnya. 

Semoga bisa menginspirasi ya, Ma!

1. Berusaha memberikan contoh untuk anak 

1. Berusaha memberikan contoh anak 
Freepik/rawpixel.com

Mama sebagai orangtua perlu menjadi panutan terbaik untuk anak-anak di rumah. Sebagai cerminan karena si Kecil mudah meniru banyak hal, Mama harus memberikan contoh baik salah satunya dengan rajin ibadah. 

Saat waktunya salat dan azan sudah berkumandang, ada baiknya untuk langsung menunaikan ibadah. Ajaklah si Kecil untuk ikut salat dan mengaji bersama-sama. Berikan juga pengertian bahwa salat itu penting untuk mendapatkan ketentraman batin. 

Jika si Kecil melihat kebiasaan positif dalam beribadah yang dilakukan orangtuanya, tanpa disadari secara perlahan-lahan anak mama bisa mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. 

Editors' Picks

2. Selalu ada nasihat positif tanpa perlu memaksa

2. Selalu ada nasihat positif tanpa perlu memaksa
Pixabay/adinavoicu

Memberikan nasihat kepada anak-anak tidak perlu menunggu si Kecil melakukan kegiatan tertentu ya, Ma. Sebagai orangtua, Mama harus lebih tegas dan langsung memberikan nasihat atau pengertian tertentu pada saat dirinya melakukan kesalahan. 

Usahakan untuk tidak mendiamkan kesalahan tersebut terlalu lama karena ini akan menjadi sebuah kebiasaan buruk yang terus dilakukan. 

Untuk menghindari nasihat yang dianggap membosankan, Mama bisa sesekali bercerita lewat kisah para sahabat Nabi. Selain membuat si Kecil lebih tertarik, cerita juga dapat menginspirasinya menjadi sosok yang lebih baik. 

3. Selalu berikan pujian setiap kali anak melakukan hal positif

3. Selalu berikan pujian setiap kali anak melakukan hal positif
Freepik

Terkadang anak-anak suka sekali mendapatkan sebuah pujian karena akan semakin membuatnya bangga terhadap diri sendiri. Mama pun bisa melakukan ini kepada si Kecil setiap kali dirinya menerapkan perbuatan baik dan positif, seperti rajin beribadah atau langsung salat tanpa disuruh. 

Sebuah pujian tanpa disadari juga dapat membuat seseorang merasa lebih berharga, walaupun usia anak mama masih terlalu dini. 

Mama juga perlu mengontrol rutinitas positif si Kecil agar tetap konsisten dilakukan tanpa perlu ada drama. 

4. Melatih anak untuk bersikap konsisten 

4. Melatih anak bersikap konsisten 
maxpixel.net

Anak-anak masih belum bisa diajak untuk konsisten dalam menjalan rutinitasnya. Tak jarang mereka akan bergantung pada situasi dan perasaannya sendiri. Jika sedang tidak ingin, maka si Kecil tidak akan melakukan hal tersebut. 

Untuk itu, Mama pun harus bisa membiasakan hal-hal baik berjalan dengan konsisten seperti salat lima waktu. 

Buatlah sebuah kebiasaan untuk segera mengambil wudhu setelah masuk waktu salat atau sudah mendengar suara azan. Cara seperti ini perlu diterapkan secara rutin di rumah agar si Kecil semakin terbiasa untuk konsisten. 

5. Memberikan hukuman mendidik tanpa unsur kekerasan

5. Memberikan hukuman mendidik tanpa unsur kekerasan
Pixabay/Nastya_gepp

Salat lima waktu menjadi sebuah kewajiban yang tidak bisa ditinggalkan, sehingga orangtua perlu mengajarkan ini kepada anak-anaknya. Jika si Kecil masih bolong-bolong dan belum bisa menjalani kewajibannya secara penuh, usahakan Mama tidak memberikan hubungan dengan unsur kekerasan. 

Cobalah untuk memberikan hukuman mendidik ketika si Kecil melakukan pelanggaran, seperti menghapal surat-surat tertentu atau memintanya melakukan hal baik kepada sesama. 

Cara seperti ini setidaknya bisa memberikan pembelajaran baru yang lebih positif tanpa unsur kekerasan ya, Ma. 

Tetap semangat bila masih ada sedikit drama ketika meminta anak untuk salat! 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.