Demi Kesehatan, Wajib Cuci Tangan Setelah Menyentuh 10 Benda Ini

Usahakan tidak malas cuci tangan agar tidak menularkan berbagai risiko penyakit

12 Januari 2021

Demi Kesehatan, Wajib Cuci Tangan Setelah Menyentuh 10 Benda Ini
Freepik/senivpetro

Mencuci tangan adalah salah satu langkah terbaik yang perlu dilakukan untuk menjaga kebersihan tangan dan sela-sela jari dari berbagai jenis kuman penyakit. Cuci tangan tidak bisa dianggap sepele karena ini sangat penting karena dapat menyelamatkan diri sendiri dan orang sekitar.

Mencuci tangan dapat menjaga kebersihan dan menghentikan perkembangbiakan bakteri atau virus. Dilansir dari Mayo Clinic, kebiasaan mencuci tangan mampu membatasi pemindahan bakteri, virus dan kuman lainnya. 

The Centers for Disease Control and Prevention pun merekomendasikan penggunaan sabun dan air bersih atau pembersih tangan berbahan dasar alkohol untuk mencuci tangan. 

Demi menjaga kebersihan tangan selama menjalani berbagai aktivitas, Mama pun perlu cuci tangan setelah menyentuh berbagai benda-benda yang berpotensi menjadi sarang kuman penyakit.

Kira-kira benda apa saja yang perlu diperhatikan dan langsung cuci tangan usai disentuh? Simak rangkuman dari Popmama.com yuk, Ma! 

1. Uang memiliki bakteri patogen 

1. Uang memiliki bakteri patogen 
Freepik/wirestock

Ma, uang termasuk benda yang sangat dekat dengan kehidupan sehari-hari sebagai alat tukar ketika sedang membeli sesuatu. 

Perputaran uang yang bisa dipegang oleh siapa saja menyebabkan benda ini penuh dengan bakteri. Berdasarkan sebuah penelitian diketahui bahwa sejumlah uang tunai dan koin mengandung bakteri patogen, seperti E. Coli dan Salmonella

Ketika uang beredar pun, bakteri tersebut masih tetap tersisa pada permukaan uang. Maka dari itu, cuci tangan setelah memegang uang perlu dilakukan agar terhindar dari berbagai penyakit. 

2. Pegangan atau gagang pintu karena telah disentuh oleh banyak orang

2. Pegangan atau gagang pintu karena telah disentuh oleh banyak orang
roomsbooms.com

Pegangan atau gagang pintu di setiap tempat perlu diperhatikan kebersihannya setelah disentuh, bahkan di rumah sendiri. 

Perlu diingat bahwa mencuci tangan bukanlah tugas yang sulit dan sangat penting untuk dilakukan, sehingga mampu membatasi penyebaran virus ataupun bakteri. 

Pernyataan tersebut serupa dengan perkataan Katy Burris, MD, seorang dokter kulit asal Columbia University. Dari pertanyaan ini, Mama pun perlu mencuci tangan setelah naik anggutan umum. 

Hal ini dikarenakan tempat pegangan yang ada di angkutan umum telah disentuh oleh banyak orang, sehingga mengandung banyak bakteri.  

Selain benda-benda yang berada di angkutan umum, Mama perlu memerhatikan kebersihan tangan setelah menyentuh pegangan tangan di eskalator, tiang kereta bawah tanah, pegangan tangan di bus, bahkan pegangan pintu kamar mandi. 

3. Menu restoran mengandung ratusan ribu bakteri 

3. Menu restoran mengandung ratusan ribu bakteri 
Freepik/Rawpixel-com

Restoran termasuk salah satu dari tempat publik dengan risiko bakteri paling banyak yang bersarang. Namun, yang lebih mengkhawatirkan terletak pada bagian menu restoran. 

Para peneliti dari University of Arizona menemukan fakta bahwa menu restoran memiliki 185.000 mikroorganisme. Hal tersebut masuk akal karena banyak orang memegang menu restoran sebelum memesan makanan. 

Usai memegang menu restoran, usahakan untuk menjaga kebersihan tangan terlebih sebelum mulai makan. 

4. Hewan peliharan bisa membawa berbagai jenis penyakit  

4. Hewan peliharan bisa membawa berbagai jenis penyakit  
Unsplash/Abbie Love

Tidak semua orang langsung mencuci tangan setelah bercengkrama dengan hewan peliharaan atau hewan lainnya. Kebiasaan inilah yang akan meningkatkan risiko tertularnya berbagai jenis penyakit. 

Mama perlu ingat bahwa walaupun sudah merawat hewan peliharaan dengan baik, tetap saja perlu segera mencuci tangan setelah menyentuhnya. 

Menurut Nesochi Okeke-Igbokwe, MD, seorang dokter ahli kesehatan mengatakan bahwa hewan dapat membawa berbagai jenis penyakit. Hal inilah yang membuat kita seharusnya lebih waspada dan tidak menganggap remeh, walau hewan peliharaan hanya berada di dalam rumah. 

Editors' Picks

5. Pena atau barang yang bukan milik sendiri berisiko menyimpan banyak bakteri

5. Pena atau barang bukan milik sendiri berisiko menyimpan banyak bakteri
Pexels/energepic.com

Walaupun saat ini sudah banyak orang menggunakan ponsel atau komputer untuk membuat catatan penting maupun menulis daftar, terkadang ada juga yang masih menggunakan pena dan benda lainnya. 

Namun, seringkali kita harus meminjam orang lain karena tidak memiliki pena sendiri. Sebenarnya tidak masalah, asalkan cuci tangan setelah menggunakannya.

Menurut Wall Street Journal, pena kantor rata-rata memiliki 10 kali kuman dari kursi toilet kantor dengan sekitar 200 bakteri per inci persegi. Hal inilah yang perlu diwaspadai dengan baik, sehingga tetap perlu menjaga kebersihan tangan. 

6. Teknologi layar sentuh memang memudahkan, namun kebersihan tangan tetap perlu diutamakan

6. Teknologi layar sentuh memang memudahkan, namun kebersihan tangan tetap perlu diutamakan
Freepik/nensuria

Saat ini, berbagai teknologi canggih sudah mulai banyak bermunculan dengan kemampuan layar sentuh. Tidak hanya ponsel saja, namun berbagai mesin pun sudah dioperasikan melalui layar sentuh. 

Walau teknologi ini memudahkan, namun tetap biasakan diri untuk segera cuci tangan setelah menyentuh layar apapun itu fungsinya. 

Perlu diingat bahwa kuman berada di mana-mana dan beberapa tempat tertentu mungkin menyimpan lebih banyak bakteri tanpa kita sadari. Bahkan, ponsel juga termasuk benda yang memiliki banyak kuman, terutama jika meminjamkannya ke orang lain.

7. Talenan dan spons dapur menjadi sarang kuman 

7. Talenan spons dapur menjadi sarang kuman 
Freepik/8photo

Ma, benda-benda yang ada di dapur tidak menutup kemungkinan bahwa banyak bakteri bersarang. Dapur bisa dibilang sebagai tempat yang penuh dengan kuman. 

Hal ini diperkuat ketika Mama tidak hanya membawa makanan mentah ke dapur saja, melainkan melakukan berbagai aktivitas seperti membersihkan makanan, peralatan, dan teksti (handuk dapur dan spons). 

Sebuah studi juga menyatakan terdapat sebanyak 326 spesies bakteri ditemukan dalam spons dapur bekas. Maka dari itu, pastikan untuk membuang spons yang lama dan cuci tangan sebelum menyiapkan ataupun setelah memegang bahan-bahan makanan di dapur.

8. Dispenser atau isi ulang sabun tanpa disadari menjadi sarang kuman

8. Dispenser atau isi ulang sabun tanpa disadari menjadi sarang kuman
Freepik/pressfoto

Dispenser atau isi ulang sabun menjadi barang yang sering digunakan bersama-sama, sehingga tidak menutup kemungkinan bahwa ada banyak kuman yang bersarang. 

Saat menekan dispenser atau isi ulang sabun, maka bakteri berpeluang masuk ke tangan. Oleh karena itu, perhatikan cara mencuci tangan yang tepat supaya tidak berisiko menularkan bakteri. 

9. Segala benda yang ada di kantor dokter berpotensi menularkan bakteri

9. Segala benda ada kantor dokter berpotensi menularkan bakteri
Freepik/nakaridore

Dilansir dari Jovee yang selalu membahas terkait gaya hidup sehat dijelaskan bahwa berbagai peralatan di kantor dokter berpotensi tertular oleh bakteri, apalagi ketika sebuah pena telah digunakan oleh banyak orang. 

Selain pena, ada berbagai benda yang perlu dihindari seperti sandaran tangan kursi ruang tunggu dan pegangan pintu. 

Apabila menyentuhnya, maka sebaiknya segera mencuci tangan sebelum terpapar berbagai risiko penyakit. 

10. Segala benda di bandara berpotensi menjadi sarang bakteri karena digunakan oleh banyak orang 

10. Segala benda bandara berpotensi menjadi sarang bakteri karena digunakan oleh banyak orang 
Unsplash/chuttersnap

Perlu dipahami bahwa hampir 2,6 juta penumpang penerbangan singgah di bandara setiap harinya. Kondisi ini mengartikan bahwa ada lebih banyak kuman ditemukan di permukaan tempat publik, seperti kenop pintu, air mancur, bak plastik dan baki di saluran keamanan bandara. 

Dengan banyaknya penumpang yang singgah di bandara, maka usahakan untuk tetap mencuci tangan dengan bersih setelah keluar dari area tersebut. Ini menjadi sesuatu yang tidak boleh disepelekan ya, Ma. 

Itulah beberapa benda apa saja yang perlu diperhatikan dan langsung cuci tangan usai menyentuhnya. 

Semoga informasi ini semakin menyadarkan bahwa hidup sehat dan bersih sangatlah penting, apalagi berbagai risiko penyakit bisa menyerang hanya karena malas cuci tangan. 

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.