Sebelum Wafat, Ini Pesan Mendiang Syekh Ali Jaber pada Anak Sulungnya

Salat, salat, dan salat

14 Januari 2021

Sebelum Wafat, Ini Pesan Mendiang Syekh Ali Jaber Anak Sulungnya
Instagram.com/ syekh.alijaber

Almarhum Syeikh Ali Jaber yang meninggal dunia pada pukul 8.30 di RS Yarsi Cempaka Putih, memiliki pesan semasa masih hidup untuk keluarganya, terutama kepada anak laki-laki sulungya yang bernama Al Hasan Ali Jaber. 

Dilansir dari Antara, Popmama.com ulas mengenai pesan Syeikh Ali Jaber pada sang Anak dan juga keluarganya pada artikel berikut ini. 

Editors' Picks

1. Pesan pada anak sulungnya

1. Pesan anak sulungnya
Unsplash/David Monje

Syekh berpesan agar tetap selalu menjaga salat dan juga menjaga ibunya.

"Pesannya dari dulu selalu jaga salat, jaga salat, dan jaga salat, jangan tinggalkan salat karena salat itu tiang agama. Terus jangan lupa jaga ibu dan keluarga," ujar Al Hasan Ali Jaber.

2. Sang Anak tidak memiliki firasat sama sekali

2. Sang Anak tidak memiliki firasat sama sekali
Instagram.com/syekh.alijaber

Meski mengaku telah mengikhlaskan kepergian Syeikh Ali Jaber. Pihak Al Hasan Ali Jaber dan keluarganya mengaku tak memiliki firasat apapun terkait akan meninggalnya sang ayahanda.

"Firasat sama sekali tidak ada, " jelasnya.

3. Tidak berpesan agar meneruskan perjuangan ayahnya menjadi pendakwah

3. Tidak berpesan agar meneruskan perjuangan ayah menjadi pendakwah
Instagram.com/yayasan.syekhalijaber

Semasa hidupnya Syekh Ali Jaber tidak pernah meminta dirinya untuk meneruskan pekerjaan Almarhum sebagai seorang pendakwah. 

Masih menurut Hasan, beliau hanya berpesan kepada dirinya untuk tetap selalu menjaga salat dan tidak meninggalkan salat.

"Belum ada, hanya yang selalu beliau pesan itu jaga salat, karena InsyaAllah kalau salat lancar maka hidup akan dipermudah, terus jangan lupa mengkhatamkan Alquran," ucap putra sulung Syeikh Ali Jaber ini.

Terkait pemakamannya, pihak  keluarga sepenuhnya menyerahkan yang terbaik. Adapun semasa hidupnya Syekh Ali Jaber pernah berpesan ingin dimakamkan di Lombok, begitu juga dengan pihak keluarga. 

Namun sang Anak mengatakan apabila ada kendala sehingga tak memungkinkan untuk melakukannya di Lombok, penguburan akan dilakukan di Jakarta atau Tangerang. 

"Kalau bisa dimakamkan di Lombok, kami akan usahakan. Tetapi kalau ada halangan dan sesuatu lain hal kita mencari jalan terbaik, informasi terakhir dimakamkan di Jakarta atau Tanggerang," tutupnya.

Seorang Ayah akan selalu meninggalkan jejak kebaikan kepada anaknya apapun kondisinya. Begitupun pada Syekh yang memesan agar Anak sulungnya menjaga keutamaan ibadah agamanya. Semoga Syekh selalu dalam lindungan Allah dan mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Aamminn.. 

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.