Selain Anies Baswedan, Ini Para Pejabat Negeri yang Terpapar Covid-19

Nggak sedikit yang berhasil sembuh dari virus corona, namun ada pula yang meninggal dunia

2 Desember 2020

Selain Anies Baswedan, Ini Para Pejabat Negeri Terpapar Covid-19
Instgaram.com/balaikota_jakarta

Covid-19, nampaknya penyakit ini memang menuai tanda tanya. Selain karena banyaknya kebijakan yang memang dinilai kurang seragam dalam hal informasi yang beredar, sampai pada kebablasan informasi era digital yang membuat masyarakat tidak percaya pada penyakit yang disebabkan virus corona ini. 

Meski begitu bukti nyata keberangusan penyakit asal Wuhan ini terasa di kalangan pejabat negeri gemah ripah loh jinawi ini. Jadi masihkah kamu di rumah tidak percaya pada serangan pandemi ini. 

Untuk membuatmu tetap mencuci tangan, menjaga jarak dan memakai masker, berikut Popmama.com hadirkan pejabat negeri kita yang sudah terpapar corona. Beberapa sembuh dan ada juga yang harus meregang nyawa. 

Editors' Picks

1. Daftar pejabat Indonesia yang terpapar covid-19

1. Daftar pejabat Indonesia terpapar covid-19
Instagram.com/budikaryas

Berikut daftar pejabat Indonesia yang terpapar covid-19

  1. Menhub, Budi Karya Sumadi pertama sekali dinyatakan positif corona pada 14 Maret 2020. Usai menjalani perawatan selama 17 hari lamanya, Budi Karya akhirnya dinyatakan sembuh total dari virus.
  2. Wali Kota Bogor, Bima Arya pertama sekali dinyatakan positif Covid-19 pada, 17 Maret 2020. Selang sebulan kemudian dirinya sudah dinyatakan sembuh pada, 11 April 2020.
  3. Wakil Wali Kota Bandung, Yana Mulyana menyatakan dirinya terkena corona pada 23 Maret 2020. Lalu dirinya menginformasikan kesembuhannya pada 27 Maret 2020.
  4. Penyidik senior KPK, Novel Baswedan, Novel juga sempat dinyatakan positif corona pada 27 Agustus 2020. Dua minggu kemudian dirinya mengonfirmasi telah sembuh dari corona pada 8 September 2020.
  5. Mantan Wakil Menteri Luar Negeri, Dino Patti Djalal dikonfirmasi positif corona pada 16 September 2020. Saat ini, dirinya masih menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.
  6. Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo kabarnya positif corona sejak 3 September 2020. Namun saat ini, dirinya telah dinyatakan sembuh.
  7. Bupati Morowali Utara, Almarhum Aptripel Tuminor telah berpulang ke pangkuan Yang Maha Esa (YME) karena Covid-19 pada Kamis, 2 April 2020 lalu. 
  8. Wali Kota Tanjungpinang, Almarhum Syahrul juga meninggal dunia karena Covid-19, pada Selasa, 28 April 2020.
  9. Wali Kota Banjarbaru, Almarhum Nadjmi meninggal dunia karena Covid-19, pada 10 Agustus 2020.
  10. Wakil Bupati Way Kamam, Almarhum Edward Anthony meninggal dunia karena Covid-19, pada 16 Agustus 2020.
  11. Ketua DPRD kota Jepara, Almarhum Imam Zusdi meninggal dunia karena Covid-19, pada 1 Agustus 2020.
  12. Plt Bupati Sidoarjo, Almarhum Nur Ahmad Syaifudin meninggal dunia karena Covid-19 pada 22 Agustus 2020.
  13. Sekda DKI, Almarhum Saefullah meninggal dunia karena Covid-19 pada Rabu, 16 September 2020.
  14. Hilmi Aminuddin yang merupakan Pendiri Partai Keadilan Sejahtera (PKS), meninggal dunia pada 30 Juni 2020. Dirinya dinyatakan meninggal karena Covid-19.
  15. Pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng, Almarhum KH Ahmad Zaki Hadziq meninggal dunia pada 1 Juli 2020, saat diidentifikasi beliau dinyatakan reaktif corona.

2. Daftar pejabat DKI Jakarta yang terpapar virus corona

2. Daftar pejabat DKI Jakarta terpapar virus corona
Instgaram.com/balaikota_jakarta

Selain para pejabat di atas, pada 27 Agustus 2020, terdapat pula 7 pejabat DKI Jakartabyang terkena Covid-19. Berikut daftarnya:

  1. Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta, Reswan W Soewaryo. 
  2. Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lesari.
  3. Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat.
  4. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati.
  5. Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasruddin.
  6. Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Afan Adriansyah Idris.
  7. Ketua Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP), Amin Subekti.
  8. Wali Kota Jakarta Barat, Uus Kuswanto

Tidak hanya itu, Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir, juga mengabarkan adanya pejabat dan pegawai DKI Jakarta yang positif covid-19, yaitu Asisten Deputi Gubernur DKI Jakarta (Eselon 2) serta Kepala Bagian Hukum DKI Jakarta (Eselon 3)

Namun, Chaidir tidak membeberkan langsung siapakah kedua orang tersebut. Total ada dua pejabat eselon dan 11 pegawai Balai Kota yang uji swab-nya menunjukkan hasil positif corona. 

3. Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta positif corona

3. Gubernur Wakil Gubernur DKI Jakarta positif corona
Instgaram.com/balaikota_jakarta

Yang baru saja terdengar adalah, Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria.

Riza Patria menyampaikan secara langsung informasi itu melalui pernyataan resmi yang dibuatnya pada Minggu (29/11).

Belum berhenti sampai di situ Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dilaporkan positif Covid-19. Anies menyampaikan sendiri bahwa dirinya dinyatakan positif Covid-19 berdasarkan swab tes yang hasilnya sudah keluar pada Selasa (1/12) dini hari. 

Bahkan untuk meminimalisir risiko penyebaran akibat banyaknya pejabat DKI yang terpapar Covid-19, diumumkan bahwa kantor Gubernur dan Kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta akan ditutup sementara dan belum diumumkan kapan akan dibuka kembali. 

Karena letak Kantor Gubernur dan Kantor Wakil Gubernur DKI Jakarta terpisah dengan Gedung Utama Balai Kota DKI Jakarta. Anies, mengatakan Gedung Utama Balai Kota, tempat para staf bekerja akan tetap beroperasi demi menjaga agar proses pemerintahan dapat berjalan dengan baik.

"Kantor Gubernur dan kantor Wagub itu terpisah dengan Gedung Utama Balai Kota, gedung utama adalah tempat para staf bekerja. Jadi tetap beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat, supaya proses pemerintahan berjalan dengan baik," demikian Anies menerangakan melalui video kepada awak media, Selasa (1/12).

Nah, bayangkan Ma pejabat saja sudah tidak terhitung jumlahnya yang terpapar virus corona ini. Apakah kamu masih nggak percaya? Atau memang kamu sudah kebal? Jangan dianggap sepele ya Ma.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.