Stop Makan Alpukat Pakai Sendok, Dapatkan Manfaatnya dengan Cara Ini!

Ternyata selama ini kita banyak membuang manfatnya lho Ma!

8 Juli 2020

Stop Makan Alpukat Pakai Sendok, Dapatkan Manfaat Cara Ini
Unsplash/Kelly Sikkema

Alpukat adalah buah yang sering disebut sebagai super fruit. Hal ini terjadi lantaran buah ini memiliki manfaat yang luar biasa bagi tubuh kita. 

Selain mengincar manfaatnya, Alpukat kerap menjadi favorit dikarenakan rasanya yang lezat bila disajikan dalam format minuman dingin seperti es dan jus. 

Namun tidak sedikit yang memakannya dengan cara lama yakni, dengan sendok. Memang hal ini terlihat umum diajarkan turun temurun pada keluarga. 

Tapi tahukah kamu bahwa mengonsumsinya dengan sendok justru membuat kita jadi rugi besar, lho kok bisa? 

Untuk mengetahui hal ini lebih dalam Popmama.com akan membahas tentang alpukat hingga mengapa buah super ini sebaiknya tidak dimakan dengan menggunakan sendok. 

1. Kandungan alpukat yang kaya manfaat

1. Kandungan alpukat kaya manfaat
Unsplash/Irene Kredenets

Alpukat terdiri dari beberapa jenis zat gizi yang kaya manfaat. Kandungan gizi alpukat di antaranya mengandung :

  1. Energi, alpukat adalah buah yang memiliki kandungan energi yang cukup banyak. Beberapa kandungan zat gizi makro yang ada di dalam alpukat membuat buah ini memiliki kandungan energi sebesar 85 kalori untuk setiap 100 gramnya.
  2. Protein, alpukat juga mengandung protein. Jumlah protein yang ada di dalam 100 gram buah alpukat adalah sebesar 0,90 gram. Protein yang ada di dalam buah alpukat tak lain tak bukan adalah protein nabati.
  3. Lemak, buah alpukat mengandung lemak sebanyak 6,50 gram per 100 gram. Kandungan lemak yang ada di dalam alpukat terdiri dari asam lemak tak jenuh dan asam lemak jenuh. Alpukat memiliki kandungan asam lemak tak jenuh yang lebih banyak daripada asam lemak jenuh. Asam lemak tidak jenuh yang ada di dalam buah alpukat mengandung asam oleat dan linoleat. Kedua jenis asam inilah yang amat baik bagi kesehatanmu. Karena asupan asam oleat dan linoleat cukup baik dalam menurunkan kadar kolesterol jahat.
  4. Karbohidrat, juga ada di dalam buah alpukat. Setiap 100 gram buah alpukat memiliki kandungan karbohidrat sebanyak 7,70 gram. Kandungan karbohidrat di dalam buah alpukat ini lumayan bisa mengganjal perut Mama yang sedang merasa lapar.
  5. Vitamin, buah alpukat juga mengandung beberapa macam vitamin. Beberapa vitamin yang dikandung oleh buah alpukat yaitu vitamin A, vitamin B1 (tiamin), vitamin B2 (riboflavin), vitamin B3 (niasin), dan vitamin C. Nilai kandungan vitamin yang ada pada 100 gram alpukat terdiri dari 180 IU vitamin A; 0,05 mg vitamin B1; 13 mg vitamin C. Beberapa jenis vitamin tersebut sangat baik bagi kesehatan terutama kesehatan mata dan kulit.
  6. Mineral, kandungan alpukat juga terdiri dari beberapa jenis mineral, diantaranya adalah 10 mg kalsium; 20 mg fosfor; dan 1 mg zat besi. Alpukat juga mengandung beberapa jenis mineral lainnya. Ada beberapa mineral yang terdapat di dalam buah alpukat seperti kalium, potasium, dan sodium. Nilai dari beberapa jenis kandungan mineral tersebut memang belum diketahui jumlahnya tetapi kandungan potasium di dalamnya lebih banyak dari nanas.
  7. Senyawa Antioksidan, buah alpukat juga mengandung beberapa senyawa yang memiliki aktivitas antioksidan. Beberapa senyawa antioksidan yang ada di dalam buah alpukat adalah saponin, alkaloid, dan flavonoid. Ketiga senyawa tersebut memiliki aktivitas antioksidan yang sangat baik bagi kesehatan tubuh terutama dalam hal sistem kekebalan tubuh dan kecantikan. Oleh karenanya, tak heran jika buah ini sering dijadikan sebagai bahan dalam dunia kecantikan.

Editors' Picks

2. Manfaat buah alpukat bagi kesehatan tubuh

2. Manfaat buah alpukat bagi kesehatan tubuh
Unsplash/Derek Owens

Jika ingin mengetahui informasi lebih banyak mengenai manfaat yang bisa dirasakan oleh tubuh usai mengonsumsi buah alpukat, berikut ulasannya. 

  1. Menurunkan kolesterol dalam tubuh. Jika Mama sekeluarga sangat ingin hidup sehat serta terhindar dari kolesterol, maka ada baiknya perlu rutin mengonsumsi alpukat sebagai buah pencuci mulut usai makan. Perlu diketahui bahwa alpukat mengandung berbagai macam nutrisi, mulai dari mineral hingga 20 vitamin di dalamnya. Tak hanya itu, sebuah penelitian mengatakan bahwa buah alpukat yang dikonsumsi dengan rutin menyeimbangkan pola makan tanpa disadari akan menjaga tubuh semakin sehat. 
  2. Mengurangi risiko munculnya kanker, kanker memang menjadi salah satu penyakit yang berbahaya dan paling mematikan di dunia, sehingga banyak orang berusaha mengantisipasi munculnya sel kanker di dalam tubuh. Walau belum banyak penelitian yang menguji efek alpukat dalam mengurangi risiko kanker, namu buah alpukat dapat dikonsumsi sebagai salah satu bentuk pencegahan serta menjaga kesehatan secara menyeluruh. Perlu Mama ketahui bahwa lemak dalam alpukat merupakan asam oleat yang menjadi asam lemak tak jenuh tunggal, sehingga dapat berperan dalam mengurangi peradangan. Tak hanya itu, ekstrak buah alpukat pun tinggi akan antioksidan yang mampu dalam menghambat pertumbuhan sel kanker, mulai dari kanker mulut dan kanker prostat.
  3. Menjaga kesehatan jantung, alpukat yang dikonsumsi secara rutin dipercaya akan meningkatkan kesehatan tubuh. Apalagi jika Mama mengimbanginya dengan rajin mengonsumsi sayur serta diet rendah gula tanpa disadari dapat menjaga sistem metabolisme menjadi lebih baik. Mungkin jarang juga ada yang mengetahui bahwa alpukat sendiri memiliki kalium cukup tinggi, bahkan sebesar 14 persen lebih tinggi dari pisang. Berbagai penelitian pun mengatakan ketika mengonsumsi asupan kalium dalam jumlah yang cukup, maka dapat membantu dalam menurunkan tekanan darah sehingga mengurangi serangan jantung, stroke dan gagal ginjal. 
  4. Mengoptimalkan kesehatan mata, memiliki mata yang bagus dan sehat tentu menjadi salah satu keinginan semua orang. Setuju nggak, Ma? Sebuah studi menjelaskan bahwa saat mengonsumsi alpukat secara rutin, maka kesehatan mata akan terlindungi dengan baik. Risiko terjadinya katarak pun akan berkurang karena alpukat dapat melindungi kesehatan mata dalam jangka panjang. Kandungan lutein dan zeaxanthin dalam alpukat juga mampu menjaga kesehatan mata dalam mengurangi segala kerusakan lain, seperti mengurangi risiko terjadinya degenerasi makula terkait pertambahan usia.
  5. Menyerap nutrisi yang baik bagi tubuh, alpukat memang dikenal sebagai salah satu buah yang memiliki nilai gizi tinggi. Sebuah penelitian mengatakan bahwa alpukat dapat meningkatkan penyerapan aktioksidan mencapai 2,6 hingga 15 kali lipat. Tak hanya mampu menyerap nutrisi dengan baik ke dalam tubuh saja, alpukat pun dapat dijadikan sebagai bahan detoks alami. Selain mudah didapat, buah ini ketika dikonsumsi dapat membuang berbagai racun di dalam tubuh. Mama hanya tinggal mengonsumsi jus alpukat secara rutin, sehingga tubuh menjadi lebih sehat dan bugar karena mampu membuang racun-racun jahat. 
  6. Mengurangi rasa sakit untuk penderita osteoarthtritis, buah alpukat juga bisa diekstrak dengan minyak kedelai, sehingga seringkali disebut dengan Avocado Soybean Unsaponifiables (ASU) yang dapat bermanfaat untuk penderita osteoarthtritis atau radang sendi. Beberapa studi yang meneliti bahwa ASU diyakini mampu memperlambat progresivitas radang sendi bentuk osteoartritis dan mengurangi rasa sakitnya. Tak hanya itu, kinerja ASU juga dapat mencegah kerusakan sel yang melapisi sendi serta membantu regenerasi jaringan ikat sendi.
  7. Menurunkan risiko penyakit pembuluh darah, dari sekian banyak manfaat positif yang ada, alpukat pun mampu menurunkan risiko penyakit pada pembuluh darah. Ketika kadar kolesterol yang tidak normal, maka akan ada faktor risiko berbagai penyakit menyerang pembuluh darah. Perlu diketahui bahwa kandungan vitamin B6 dan asam folat yang terkandung di buah alpukat dapat menjaga kadar homosistein dalam darah. Ketika dikonsumsi secara rutin, maka nutrisi di dalam alpukat mampu menjaga kadar kolesterol darah semakin seimbang. 
  8. Membantu menurunkan berat badan, alpukat memiliki kandungan lemak baik yang tidak jenuh, sehingga dapat dijadikan sebagai pengganti makanan berat. Alpukat yang mudah mengenyangkan pun dapat menurunkan nafsu makan secara drastis. Namun, usahakan untuk tetap menyeimbangkan asupan lain agar nutrisi di dalam tubuh tetap terpenuhi. Jika ingin membantu menurunkan berat badan dengan mengonsumsi buah alpukat, maka perlu melakukan memerhatikan beberapa hal seperti, mengonsumsi alpukat sebelum jam makan, usahakan tidak mencampur alpukat dengan gula atau susu jika ingin menggunakan bahan pemanis alami pilihlah madu sebagai pelengkap ketika mengonsumsi alpukat.

3. Manfaat alpukat bagi program hamil dan kehamilan

3. Manfaat alpukat bagi program hamil kehamilan
Unsplash/Joey Thompson

Selain bermanfaat bagi kesehatan tubuh, alpukat juga memiliki kebaikan bagi program hamil dan juga saat proses kehamilan. Apa saja manfaat itu?

  1. Mampu memperbaiki sel telur saat sedang menjalani program hamil, manfaat lain dari mengonsumsi buah alpukat yakni berguna untuk meningkatkan program hamil, sehingga mampu meningkatkan kesuburannya. WHO dan Harvard School of Public Health juga ikut merekomendasikan dalam mengonsumsi alpukat untuk pasangan suami istri yang sedang menjalani program hamil. Hal ini dikarenakan adanya kandungan antioksidan dan serat yang tinggi. Ketika dikonsumsi secara rutin, alpukat bahkan dapat mengurangi risiko terjadinya masalah pada sel telur hingga 70 persen. Perlu diketahui juga bahwa kandungan asam lemak tak jenuh tunggal dalam alpukat mampu mengurangi risiko seseorang mengalami obesitas, hipertensi, resistensi insulin hingga diabetes. 
  2. Menjaga ibu hamil tetap sehat selama masa kehamilan, buah alpukat pun baik untuk dikonsumsi oleh ibu hamil karena mengandung beragam nutri mulai dari protein, lemak sehat, vitamin hingga mineral. Kandungan folat yang cukup kaya di dalam alpukat pun ketika dikonsumsi oleh ibu hamil dapat membantu memperbaiki sel tubuh selama masa-masa kehamilan. Jika ibu hamil cukup konsisten dalam mengonsumsi buah alpukat, maka akan memberikan beragam manfaat positif seperti, mencegah terjadinya cacat syaraf pada janin, mengoptimalkan pertumbuhan tulang janin dan mencegah deformitas atau gangguan struktur tulang, meningkatkan kerja usus atau fungsi pencernaan ibu hamil untuk mencegah sembelit, mengurangi keluhan ibu hamil seperti kram dan muntah-muntah akibat morning sickness, mengurangi masalah kehamilan seperti anemia, diabetes, tekanan darah tinggi dan stroke yang berpotensi pada komplikasi.
  3. Membantu menurunkan stres, tidak hanya kesehatan fisik, namun kesehatan mental pun perlu dijaga dengan baik agar dapat sama-sama seimbang. Apalagi saat kamu hamil Ma. Manfaat alpukat yang lainnya yakni dapat membantu mencegah kelebihan kadar homosistein dalam tubuh. Ketika tubuh terlalu banyak homosistein dan tidak diatasi dengan baik, maka Mama pun dapat dengan mudahnya terkena stres bahkan depresi. Selain itu, alpukat juga memiliki kandungan vitamin B yang mampu melepaskan neutronsmitter untuk mengurangi perasaan cemas yang dapat memicu stres. Hal ini baik untuk menjaga kamu yang sedang hamil tetap dalam kondisi tenang dan tidak cemas. 

4. Cara mengonsumsi alpukat dengan benar

4. Cara mengonsumsi alpukat benar
Unsplash/Louis Hansel

Alpukat memang selalu jadi favorit orang banyak. Selain enak, alpukat punya banyak manfaat bagi kesehatan. 

Biasanya kita memakan alpukat dengan cara menyendokkan dagingnya, kemudian dimakan atau diolah.

Nyatanya cara ini dianggap kurang tepat oleh American Chemical Society karena nutrisinya jadi tidak masuk ke dalam tubuh secara sempurna.

Bagian berwarna hijau tua yang berada di dekat kulit alpukat ternyata mengandung nutrisi yang paling penting untuk kesehatan kita, lho Ma.

Pada bagian itu terdapat kandungan serat, potasium, lemak baik, antioksidan, dan vitamin B12 yang bagus untuk tubuh.

Sayangnya, bagian itu sering terbuang karena cara mengupas atau mengambil daging alpukat yang salah.

Oke agar tidak salah lagi, pertama-tama, pastikan alpukat sudah matang, ya Ma. hal ini biasanya ditandai dengan warna kulitnya yang sudah jadi gelap.

Setelah itu, potong alpukat jadi dua bagian, kemudian buang bijinya. Potong masing-masing bagian menjadi 2, sehingga kita punya 4 potong alpukat.

Lalu dengan tangan, secara perlahan lepas kulit alpukat dari dagingnya. Kalau udah matang pasti akan lebih mudah untuk memisahkannya.

Nah setelah terkupas, kini kita bisa memakan atau mengolah alpukat.

Tentu saja, manfaat kesehatannya pun akan jadi maksimal karena bagian hijau tua pada alpukat akan termakan dan masuk ke dalam tubuh. 

Nah Ma, itulah manfaat dan cara memakan alpukat dengan benar. Jadi, mulai setelah membaca artikel ini jangan pakai sendok lagi, ya Ma!

Baca juga: 

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.