Popmama.com/Salsyabila Sukmaningrum
Ada enam pilar pada lifestyle medicine yang perlu dipenuhi agar gaya hidup sehat dapat mencegah risiko kanker, mulai dari pola makan sehat, aktivitas fisik, tidur berkualitas, manajemen stres, menghindari zat berbahaya, dan menjaga kehidupan sosial.
Dari keenam pilar tersebut, pola makan sehat dengan nutrisi yang optimal berperan hingga 40 persen pada proses perubahan pola hidup yang lebih sehat. Pemenuhan nutrisi juga disarankan dari makanan yang berbasis nabati seperti plant based atau whole food.
“Jadi nutrisi optimal ini dengan perubahan kita mengkonsumsi diutamakan pada plan based. Plant based dan whole food, makanan-makanan atau sumber nutrisi alami dengan pola diet makan yang benar,”
Dokter Sally juga mengatakan jika hal enam pilar lifestyle medicine tersebut sudah terpenuhi, sakit akibat gaya hidup tersebut dapat perlahan pulih.
Kanker saat ini jadi salah satu penyebab kematian terbesar di Indonesia, namun masyarakat masih belum teredukasi dan belum banyak yang menerapkan tindakan preventif untuk mencegah risiko kanker. Hal ini jadi PR bagi pemerintah, organisasi, maupun masyarakat agar dapat mengurangi risiko kanker.
Dalam rangka perayaan Hari Kanker Sedunia tahun 2026 Yayasan Kanker Indonesia bersama MSD Indonesia juga menghadirkan pameran seni karya para penyintas kanker dan caregiver Indonesia di MGP Space SCBD Jakarta yang berlangsung pada 4 - 8 Februari 2025.
Demikian informasi mengenai peringatan Hari Kanker Sedunia, YKI soroti pentingnya jaga pola hidup di zaman serba instan.
Dengan pola hidup sehat, risiko kanker juga akan semakin berkurang, Ma!
Mengapa ada Hari Kanker Sedunia? | Tujuan diperingatinya Hari Kanker Sedunia adalah mengajak seluruh masyarakat untuk peduli dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mencegah kanker sehingga dapat menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker. |
Dari mana asal kanker? | Penyebab utama kanker adalah mutasi genetik pada sel di dalam tubuh. Namun, masih belum diketahui secara pasti apa pemicu mutasi genetik tersebut. Meskipun begitu, terdapat sejumlah faktor yang dapat meningkatkan risiko seseorang terserang kanker, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. |
Ciri-ciri tubuh terkena kanker? | Ciri-ciri kanker bervariasi tergantung lokasi, tapi umumnya meliputi benjolan tak wajar, penurunan berat badan drastis tanpa sebab, luka tak kunjung sembuh, kelelahan ekstrem, perubahan kulit (warna, tahi lalat), nyeri tak hilang, serta perubahan pola buang air besar/kecil atau pendarahan abnormal. |