Mengutip dari Kompas TV, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi mengungkap ia mendapat instruksi langsung dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk melakukan pencarian Sriwijaya Air SJ-182 secara maksimal. Jokowi ingin pengerahan segala upaya untuk mencari pesawat Sriwijaya Air SJ-182 dan korban dengan segera.
Atas hal itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahyanto menyebut jika pihaknya mengerahkan kapal survei TNI AL untuk mencari pesawat ini.
Ia mengerahkan Dua kapal survei yang dimiliki TNI AL antara lain KRI Spica dan KRI Rigel yang mempunyai sistem penginderaan dan survei bawah laut termodern di Asia Tenggara.
Selain itu dikerahkan kekuatan Armada I dan Lantamal III yakni KRI Teluj Gilimanuk, KRI Kurau, KRI Parang, KRI Teluk Cirebon, KRI Tjipatdi, KRI Cucut, KRI Tenggiri, dan dua Sea Rider Kopaska, serta dua kapal tunda, yaitu TD Galunggung dan TD Malabar.