8 Kebiasaan Buruk yang Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh

Yuk Ma, mulai kurangi atau hilangkan kebiasaan buruk ini ya!

4 Desember 2020

8 Kebiasaan Buruk Dapat Memengaruhi Kesehatan Tubuh
Freepik/Cookie-studio

Menjalankan rutinitas setiap hari yang cukup padat membuat Mama mungkin sering melakukan kebiasaan-kebiasaan yang buruk bagi kesehatan. Sadar atau tidak, bahwa beberapa kebiasaan buruk yang sering dilakukan berulang-ulang dapat menyebabkan dampak negatif yang mengganggu kesehatan.

Sebenarnya, ada banyak sekali kebiasaan buruk yang tanpa disadari bisa memicu terjadinya gangguan pada kesehatan tubuh. Oleh karena itu sebelum penyakit berbahaya muncul yang disebabkan oleh kebiasaan buruk, Mama harus bisa mencegahnya dari sekarang.

Berikut ini Popmama.com akan membahas 8 kebiasaan buruk yang bisa memengaruhi kesehatan Mama, berdasarkan informasi dari Kelvin Halim, S.Gz yang merupakan tim kesehatan dari Jovee.

Yuk simak informasinya di bawah ini, Ma!

1. Melewatkan sarapan dan makan siang

1. Melewatkan sarapan makan siang
Freepik/Bilahata

Jika Mama memiliki rutinitas yang cukup padat sehingga sesekali lupa untuk sarapan atau makan siang, memang tidak masalah. Namun, hindari untuk membiasakan diri melewatkan makan secara teratur. Ketika melakukannya terlalu sering, hal tersebut bisa memengaruhi kesehatan tubuh Mama.

Sarapan dan makan siang sangat penting untuk memicu metabolisme yang sehat, menjaga massa otot, dan mencegah rasa lapar di antara waktu kerja. Selain itu, makan secara teratur juga dapat menjaga gula darah dan mengatur pelepasan kortisol dan bisa membantu mengurangi stres saat bekerja.

2. Kurang minum cairan yang menyebabkan dehidrasi

2. Kurang minum cairan menyebabkan dehidrasi
Freepik/Racool_studio

Tahukah Mama bahwa hanya sedikit dehidrasi saja dapat menyebabkan masalah kesehatan? Dalam beberapa kasus, dehidrasi bisa menyebabkan seseorang mengalami sakit kepala, sembelit, dan nyeri otot saat sedikit dehidrasi.

Sehingga untuk mencegah berbagai penyakit tersebut, pastikan Mama rutin minum enam hingga delapan gelas cairan yang disarankan seperti air mineral, jus, atau teh. Hal ini sangat penting untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi dan memudahkan ginjal untuk menyaring darah. Selain itu minum lebih banyak air juga dapat membantu Mama merasa lebih berenergi.

3. Menganggap stres adalah kebiasaan normal

3. Menganggap stres adalah kebiasaan normal
Freepik/jcomp

Jika Mama membiarkan stres dan menganggapnya sebagai sesuatu yang normal, kemungkinan Mama bisa mengalami satu atau lebih dari hal-hal berikut ini:

  • Peningkatan produksi hormon stres kortisol yang akan membuat Mama selalu marah dan mengingkatkan tenanan darah tinggi
  • Kenaikan berat badan atau penurunan berat badan adalah efek umum dari stres
  • Stres yang berkepanjangan dapat menyebabkan depresi
  • Stres dapat menyebabkan insomnia atau sulit tidur, yang menyebabkan lebih banyak stres
  • Stres dapat memengaruhi kemampuan dalam berkonsentrasi, mengingat, dan menyelesaikan masalah.

Terdapat banyak cara untuk melepaskan stres dari tubuh dan pikiran. Untuk menghindari stres, maka Mama harus menjaga diri dengan melakukan apa pun yang diyakini bisa mengelola atau menghilangkan stres. Kemudian tubuh Mama akan berterima kasih untuk hal tersebut.

Editors' Picks

4. Lupa menggunakan benang gigi

4. Lupa menggunakan benang gigi
Freepik/Maksymiv-yura

Walaupun sepele namun lupa menggunakan benang gigi menjadi kebiasaan yang menurunkan kualitas kesehatan tubuh. Kebersihan mulut yang baik tidak hanya bertujuan untuk sopan santun, juga tetapi memiliki manfaat kesehatan yaitu mencegah penyakit gusi.

Seseorang yang menderita penyakit gusi stadium lanjut berisiko lebih tinggi terkena masalah kesehatan. Alasannya adalah bahwa penyakit gusi lanjut, dapat memicu infeksi yang membuat respon kekebalan tubuh menjadi menurun.

5. Memiliki pola tidur yang buruk

5. Memiliki pola tidur buruk
Freepik/Jofreepik

Setiap individu harus tidur setidaknya tujuh jam dalam sehari, hal ini disebabkan karena Mama membutuhkan waktu untuk mengistirahatkan tubuh, agar tubuh dapat memperbaiki sendiri. Agar menjadi produktif, Mama juga membutuhkan dorongan energi dan cara relaksasi yang disertai dengan tidur nyenyak yang nyenyak.

Selama tidur, tubuh membangun kembali otot, mengatur produksi hormon dan memperbaiki sedikit masalah. Tidur juga merupakan bagian penting dari pencegahan penyakit seperti diabetes, hipertensi dan penyakit jantung.

6. Susah menahan marah

6. Susah menahan marah
Freepik/drobotdean

Ketika tubuh sudah sangat lelah akibat aktivitas seharian, ditambah tekanan dari pekerjaan yang belum selesai, dan juga harus mengurus anak dan kebersihan rumah, tak jarang membuat Mama jadi lebih sensitif dan mudah marah.

Jika Mama menganggap bahwa marah merupakan sebuah emosi semata yang bisa tidak selalu muncul, namun jangant tetap dianggap sepele. Karena marah juga bisa memicu kondisi kesehatan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa kemarahan yang tidak terkendali mengarah ke kabut mental di mana Mama tidak bisa berpikir jernih. Kemarahan adalah emosi yang normal, tetapi kemarahan adalah sifat buruk yang harus bisa dikendalikan atau disingkirkan sepenuhnya.

7. Merokok

7. Merokok
Freepik/Doucefleur
Dok.Jovee

Selama ilmu kesehatan berjalan, tidak ada kebiasaan populer yang berbahaya selain merokok. Merokok secara langsung menyebabkan 30 persen kematian akibat penyakit jantung, 30 persen kematian akibat kanker, dan 80 hingga 90 persen dari semua kanker paru-paru.

Selain itu, merokok juga meningkatkan risiko kanker mulut, tenggorokan, dan kanker kandung kemih.

Selain membahayakan diri sendiri, rokok juga bisa membahayakan orang-orang disekitar Mama termasuk anak. Karena anak yang menghisap asap rokok atau yang disebut sebagai perokok pasif juga berdampak bagi kesehatannya.

8. Terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji

8. Terlalu banyak mengonsumsi makanan cepat saji
Freepik/Juliaapanasenko
Dok.Jovee

Lemak trans yang sering ditemukan dalam makanan cepat saji, meningkatkan kolesterol 'jahat' dan lemak darah yang berkontribusi pada pengerasan pembuluh darah, serta meningkatkan peradangan, yang berkontribusi pada penumpukan plak lemak di dinding arteri.

Kebiasaan buruk ini juga meningkatkan peluang Mama untuk terkena serangan jantung, stroke, dan tekanan darah tinggi. Kemudian, juga ada kemungkinan untuk memicu atau memperparah masalah pernapasan seperti bronkitis dan serangan asma.

Ternyata berbagai penyakit yang muncul tidak semata-mata hadir, namun bisa dipicu oleh berbagai faktor salah satunya yaitu kebiasaan buruk yang seringkali dilakukan. Oleh karena itu, untuk menjaga kesehatan tubuh, Mama harus mulai meninggalkan kebiasaan buruk tersebut di atas ya!

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.