Waspada! Kucing Bisa Tularkan Covid-19 ke Manusia, Begini Faktanya

Kasus penularan Covid-19 dari kucing ke manusia ditemukan di Thailand

1 Juli 2022

Waspada Kucing Bisa Tularkan Covid-19 ke Manusia, Begini Faktanya
Pexels/Kelvin Valerio

Kasus Covid-19 hingga kini masih ada disekitar kita. Varian dari virus Covid-19 sendiri sudah beragam dan tersebar di seluruh dunia. Penularannya bahkan tidak hanya terjadi pada sesama manusia, tetapi juga bisa terjadi dari kucing ke manusia.

Dilansir dari laman Nature, tim peneliti dari Thailand belum lama ini melaporkan adanya temuan kasus penularan Covid-19 dari kucing ke manusia. Kasus penularan seperti ini diketahui mungkin jarang terjadi.

Menanggapi hal itu, Epidemiolog dari Griffith University Australia, Dicky Budiman menjelaskan beberapa hal yang perlu diketahui terkait kabar tersebut.

Berikut Popmama.com rangkumkan beberapa fakta tentang kucing yang bisa tularkan Covid-19 ke manusia secara lebih detail.

Editors' Picks

1. Temuan dari peneliti Thailand memperkuat penemuan sebelumnya yang terjadi di Hong Kong

1. Temuan dari peneliti Thailand memperkuat penemuan sebelum terjadi Hong Kong
Pexels/Harry Shum

Dilansir dari IDN Times, Dicky Budiman mengatakan bahwa domsetic animal khususnya mamalia bisa menjadi salah satu sumber penularan Covid-19.

"Kita tahu bahwa pada dasarnya Covid-19 ini merupakan penyakit yang ada di hewan atau berasal dari hewan atau zoonosis," katanya saat dikonfirmasi.

Lanjutnya, Dicky menerangkan bahwa ada penemuan kasus penularan Covid-19 dari kucing ke manusia. Penemuan ini seperti dilaporkan oleh jurnal Nature untuk memperkuat penemuan sebelumnya yang menunjukkan penularan domestic animal di Hong Kong.

"Di Hong Kong terjadi outbreak karena penularan dari hamster atau domestic animal khususnya mamalia, ini bisa menjadi salah satu sumber penularannya," jelas Dicky.

2. Epidemiolog ingatkan pentingnya peran surveilans hewan

2. Epidemiolog ingatkan penting peran surveilans hewan
pexels/Nadia Vasil'eva

Selain itu, dirinya menambahkan, penemuan tersebut seolah menyiratkan sebuah pesan bahwa pengendalian sebenarnya bukan hanya berfokus pada kesehatan manusia saja, tetapi juga pada hewan, terutama di tingkat domestik.

Ia pun mengatakan bila ada satu anggota keluarga yang sakit, lebih baik hewan peliharaan mamalia yang ada di rumah dipisahkan saja dari lingkungan sekitar. Jika tidak dipisahkan bisa berpotensi terjadi penularan penyakit.

"Inilah pentingnya peran surveilans hewan, sehingga ketika ada satu anggota keluarga yang sakit. Kemudian ada binatang peliharaan mamalia misalkan kucing itu dipisahkan, jangan dalam satu ruangan, karena bisa menularkan," tambahnya.

3. Epidemiolog sarankan pakai masker jika ada hewan sakit

3. Epidemiolog sarankan pakai masker jika ada hewan sakit
Pexels/August de Richelieu

Dalam kesempatan tersebut, Dicky pun mengimbau tentang pemakaian masker di dalam rumah, terutama jika ada hewan yang sedang sakit. Selain itu, hewan yang sakit tersebut sebaiknya harus dipisahkan dari sekitar kita.

"Harus dipisahkan dan diobatin makanya memakai masker itu penting, terutama jika ada yang sakit apalagi memiliki mamalia yang sedang sakit juga," tuturnya.

Jadi itulah rangkuman informasi tentang kucing bisa tularkan Covid-19 ke manusia. Semoga adanya informasi ini dapat bermanfaat bagi mama sekeluarga, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk