TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA

Tak Kunjung Dapat, Posan Tobing Tagih Royalti ke Band Kotak

Posan Tobing ajak personel Kotak bertemu untuk selesaikan masalah royalti yang ditagihnya

4 Oktober 2022

Tak Kunjung Dapat, Posan Tobing Tagih Royalti ke Band Kotak
Instagram.com/posantobing

Drummer sekaligus musisi Posan Tobing belum lama ini menghebohkan jagat media sosial. Melalui unggahan video di TikTok dan Instagram, ia mengungkapkan unek-uneknya yang selama ini terpendam terhadap mantan bandnya, Kotak.

Dalam unek-unek yang dikeluarkannya, Posan menagih pembayaran royalti untuk dirinya yang selama ini diabaikan pihak manajemen band Kotak. 

Bila melihat ke belakang, jauh sebelum Posan membuat akun TikTok, dirinya sudah sempat melakukan hal tersebut di media sosial Instagram lebih dulu. Namun, akun miliknya sudah diblokir oleh Tantri dan Cella Kotak.

Untuk mengetahui lebih jelas tentang pernyataan Posan Tobing soal penagihan royalti, berikut Popmama.com telah merangkum beberapa poin pentingnya secara lebih detail.

Yuk, disimak!

1. Posan Tobing kesal band Kotak masih menyanyikan lagu ciptaannya, namun haknya tak pernah ditunaikan

1. Posan Tobing kesal band Kotak masih menyanyikan lagu ciptaannya, namun hak tak pernah ditunaikan
Instagram.com/posantobing

Posan Tobing mengeluarkan unek-unek tersebut tentu bukan tanpa alasan. Dirinya merasa kesal lantaran selama ini band Kotak masih menyanyikan lagu-lagu ciptaannya, namun haknya sebagai pencipta lagu tidak pernah ditunaikan.

Kekesalan itu ikut bertambah karena setiap tampil, band Kotak tak pernah mencantumkan namanya dalam tiap lagu yang dibawakan.

Bagi Posan, walau dirinya sudah hengkang dari band Kotak, hal tersebut tentu tak lantas menghilangkan haknya atas lagu-lagu ciptaannya. Dirinya pun menagih pihak manajemen dan band Kotak untuk membayar haknya.

Editors' Picks

2. Posan jelaskan soal royalti performance yang ditagihnya kepada manajemen Kotak

2. Posan jelaskan soal royalti performance ditagih kepada manajemen Kotak
Instagram.com/posantobing

Dalam video yang diunggah belum lama ini di akun Instagram pribadinya, Posan Tobing menjelaskan secara detail perihal royalti performance yang selama ini selalu ditagihnya kepada manajemen band Kotak.

"Ya, di dalam royalti performance itu 'kan tentunya ada hak pencipta lagu. Gue, salah satu orang yang ikut menciptakan di dalam lagu-lagu hits (band Kotak) itu. Mulai dari lagu 'Pelan-Pelan Saja', 'Selalu Cinta', 'Masih Cinta', 'Tinggalkan Saja', 'Cinta Jangan Pergi', 'Kerabat Kotak', dan masih banyak lagi lagu-lagu Kotak yang memang itu gue yang bikin, gue ikut membuatnya,” ucapnya.

Dalam video tersebut, Posan sudah mengaku menahan hal ini sejak tahun 2011. Hingga saat ini royalti performance yang diinginkan oleh Posan belum diberikan oleh pihak manajemen. Dirinya pun menerangkan, di dalam royalti tersebut ada hak untuk istri hingga anaknya.

"Please Tantri, Cella, Chua, gue udah tahan ini dari tahun 2011. Ini udah tahun 2022. Lu tahu nggak sih itu lama banget? Perjalanan gue dari tahun 2011 ke 2022 itu lu nggak tahu 'kan? Di dalam royalti itu ada hak anak gue, ada hak istri gue, ada hak anak angkat gue, ada hak dari temen-temen gue yang memang biasanya datang untuk gue bisa ber-sharing," lanjut Posan.

3. Posan Tobing ajak para personel Kotak untuk bertemu

3. Posan Tobing ajak para personel Kotak bertemu
Instagram.com/posantobing

Dalam video tersebut, Posan pun mengajak para personel band Kotak untuk bertemu dan membahas tentang hal ini. Ia menyebut kalau sudah membuat video seperti ini untuk menagih royalti berarti apa yang dilakukan oleh mereka sudah keterlaluan.

"Kita bisa ngobrol, itu aja sih. Ini sakit banget. Gue ngomong sampe segininya sih berarti udah keterlaluan. Bayangin dari 2011 sampai 2022," ujar Posan.

4. Posan Tobing ancam bawa masalah ini ke pengadilan

4. Posan Tobing ancam bawa masalah ini ke pengadilan
Instagram.com/posantobing

Tidak hanya di Instagram, Posan juga mengunggah video soal royalti performance di TikTok. Berbeda dengan di Instagram, Posan membahas soal royalti tersebut dengan cara memberikan reaksi atas pernyataan personel kotak saat berada di podcast Gritte Agatha.

Dalam video yang diunggah, Posan mengaku baru memberikan reaksi atas podcast tersebut. Usai menyaksikan secara langsung, ia kemudian menyinggung masalah royalti yang tak kunjung diterimanya hingga saat ini.

"Buat Tantri, Cella, dan Chua, kalian 'tuh keterlaluan. Kalian bilang, kalian nggak mau cari drummer lagi karena kepengin bertiga aja, karena uangnya mau dibagi tiga," tuturnya.

"Sementara dari tahun 2011 sampai sekarang, lu bertiga itu nggak pernah nge-share royalti performance ke gue. Dan 100 persen semua lagu hits yang ada di Kotak itu adalah bagian dari ciptaan gue juga. Jangan lupa itu, ya, royalti performance," sambung Posan.

Sama seperti apa yang dikatakan di Instagram, Posan pun mengajak para personel Kotak untuk bertemu secara baik-baik. Namun apabila tetap tak digubris, ia akan membawa masalah ini ke ranah pengadilan.

"Kalo lu nggak mau ketemu, oke, gue atur caranya, biar pengadilan aja yang ngatur kita ketemu," pungkas Posan.

Itulah beberapa rangkuman poin penting dari pernyataan Posan Tobing soal menagih pembayaran royalti ke band Kotak. Hadirnya kabar tentu membuat siapa pun jadi terkejut.

Semoga saja permasalahan yang terjadi antara Kotak dan Posan Tobing dapat terselesaikan dengan baik, ya.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.

Mama CerdAZ

Ikon Mama CerdAZ

Panduan kehamilan mingguan untuk Mama/Ibu, lengkap dengan artikel dan perhitungan perencanaan persalinan

Cari tahu yuk