Banyak orang masih bingung melihat label tanggal pada kemasan gula atau garam. Sebenarnya, itu bukan tanda batas aman konsumsi seperti pada makanan lain, melainkan batas kualitas terbaik menurut produsen.
Artinya, setelah melewati tanggal tersebut, gula dan garam mungkin tidak lagi dalam kondisi paling optimal, misalnya mulai menggumpal atau tidak sehalus sebelumnya.
Tapi selama tidak ada tanda aneh seperti bau, perubahan warna ekstrem, atau jamur akibat kontaminasi, keduanya tetap aman digunakan.
Itu dia penjelasan mengenai kenapa gula dan garam tidak punya tanggal kadaluarsa. Kalau Mama menemukan gula atau garam yang sudah lama tersimpan di dapur, cukup pastikan kondisinya masih bersih dan tidak terkontaminasi, maka masih aman untuk digunakan.
1. Apa manfaat larutan gula dan garam? | Larutan air gula dan garam (sering disebut oralit rumahan) bermanfaat utama untuk mengatasi dehidrasi ringan akibat diare atau muntah, menggantikan elektrolit yang hilang, serta mengembalikan energi. |
2. Apa manfaat mencampur garam dan gula? | Garam dan gula bersama-sama memiliki banyak manfaat untuk tubuh seperti menghidrasi tubuh, membantu mencegah kram otot, pusing, dan kelelahan. Natrium mendukung fungsi otot, sementara glukosa memberi energi, menjadikan campuran ini ideal bagi mereka yang merasa lemas atau lemah karena terpapar sinar matahari. |
3. Berapa batas konsumsi gula dan garam per hari? | Menurut Kemenkes RI (pedoman G4-G1-L5), batas konsumsi gula dan garam per hari adalah 4 sendok makan (50 gram) gula dan 1 sendok teh (5 gram) garam per orang per hari. |