Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kenapa Tekanan Angin pada Ban Depan dan Belakang Berbeda?
motorcycle.com

Intinya sih...

  • Tekanan angin ban berbeda karena pembagian beban yang tidak sama antara depan dan belakang.

  • Tekanan angin ban mempengaruhi respons mobil saat berbelok, pengereman, atau berkendara di kecepatan tinggi.

  • Tekanan angin yang disesuaikan meningkatkan stabilitas saat bermanuver dan kenyamanan saat melintas di jalan.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Banyak pengendara motor masih mengira tekanan angin ban depan dan belakang harus sama agar kendaraan terasa seimbang. Padahal, anggapan ini kurang tepat.

Setiap ban memiliki peran dan beban kerja yang berbeda, sehingga membutuhkan tekanan angin yang disesuaikan agar performa tetap optimal.

Jika tekanan ban disamakan, kenyamanan dan keamanan justru bisa terganggu. Untuk memahami alasannya, penting mengetahui fungsi masing-masing ban.

Berikut Popmama.com sajikan informasi tentang kenapa tekanan angin pada ban depan dan belakang berbeda? Simak di bawah!

1. Perbedaan beban dan peran ban depan dan belakang

pexels.com/Andrea Piacquadio

Melansir laman Ask My Auto, tekanan angin ban berbeda antara depan dan belakang karena pembagian beban yang tidak sama. Pada banyak kendaraan penumpang, khususnya yang mesin dan transmisi berada di depan, ban depan menanggung lebih banyak beban serta menangani kemudi dan pengereman. 

Sementara ban belakang menanggung beban yang berbeda dan memiliki peran utama pada stabilitas kendaraan serta mendukung daya dorong saat membawa muatan. Itulah alasan mengapa pabrikan sering memberikan rekomendasi tekanan yang tidak sama pada ban belakang dibanding ban depan.

2. Manuver kendaraan yang dinamis

unsplash.com/C Joyful

Tekanan angin ban berpengaruh pada cara mobil merespons saat berbelok, pengereman, atau berkendara di kecepatan tinggi. Vehicle dynamics (dinamika kendaraan) dapat menyebabkan distribusi gaya berbeda antara ban depan dan belakang, sehingga tekanan untuk dua set ban ini tidak selalu sama.

Misalnya saat pengereman keras, beban lebih besar dialihkan ke ban depan. Tekanan yang disesuaikan dapat membantu menjaga kestabilan cengkraman ban serta mencegah slip atau pengereman tidak efektif.

3. Stabilitas dan kenyamanan berkendara

pexels.com/nappy

Menurut Motorcycle, Tekanan angin yang disesuaikan dapat meningkatkan stabilitas saat bermanuver serta kenyamanan saat melintas di jalan yang bergelombang. 

Ban depan sering membutuhkan tekanan sedikit lebih tinggi untuk menahan gaya lateral saat menikung, sementara ban belakang bisa sedikit lebih rendah untuk membantu daya cengkeram dan kenyamanan suspensi.

Selain itu, tekanan ban yang sesuai juga membantu menjaga performa keseluruhan kendaraan, termasuk pengendalian saat hujan atau kondisi jalan licin.

Itu dia informasi tentang kenapa tekanan angin pada ban depan dan belakang berbeda. Mengikuti rekomendasi tekanan ban yang tepat, perjalanan kamu jadi lebih nyaman dan hemat.

FAQ Tentang Perbedaan Tekanan Ban

1. Seberapa sering tekanan angin ban motor perlu dicek?

Idealnya, tekanan ban dicek minimal seminggu sekali atau sebelum perjalanan jauh agar tetap sesuai rekomendasi.

2. Apakah tekanan ban berubah karena cuaca?

Ya. Suhu dingin bisa menurunkan tekanan ban, sementara suhu panas dapat meningkatkannya.

3. Apakah tekanan ban memengaruhi jarak pengereman?

Ban dengan tekanan tidak sesuai bisa memperpanjang jarak pengereman karena daya cengkeram ke aspal berkurang.

Editorial Team