Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kesalahan yang Sering Dilakukan saat Menggunakan Treadmill
Freepik/Katemangostar

Treadmill adalah alat olahraga yang sangat membantu untuk menjaga kebugaran di tengah pandemi seperti saat ini.

Bagi seseorang yang hobi berolahraga lari tentu akan sangat terbantu dengan alat ini. Selain itu, treadmill juga bermanfaat untuk melatih jantung kita.

Meskipun treadmill adalah alat olahraga yang biasa digunakan oleh banyak orang, tetapi banyak juga yang melakukan kesalahan saat menggunakan alat ini.

Agar Mama tidak termasuk salah satu orang yang melakukan kesalahan saat menggunakan treadmill, simak informasi Popmama.com berikut ini ya.

1. Tidak melakukan pemanasan tubuh sebelumnya

Freepik/Wavebreakmedia_micro

Banyak yang menganggap treadmill adalah alat olahraga yang aman digunakan sehingga mereka tidak melakukan pemanasan tubuh sebelumnya. Hal ini menjadi kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan treadmill.

Padahal, sebelum memulai latihan dengan menggunakan treadmill tubuh juga tetap membutuhkan pemanasan terlebih dahulu. Agar jantung dan otot tubuh lainnya tidak "kaget" saat kita lari di atas treadmill.

2. Melakukan pemanasan langsung di atas treadmill

Freepik

Menjadikan berjalan atau berlari dengan tempo lambat di atas treadmill berisiko membuat otot mengalami cedera. Sebab, hal tersebut membuat sirkulasi aliran darah ke otot meningkat. 

Hindari melakukan kesalahan saat menggunakan treadmill ini agar terhindar dari cedera otot. Sebelum naik ke atas treadmill, paling tepat untuk melakukan gerakan ringan seperti stretching, squad, dan sebagainya

3. Tidak melakukan transisi kecepatan

Pixabay/profivideos

Kesalahan yang juga sering dilakukan saat menggunakan treadmill adalah tidak melakukan transisi kecepatan. Banyak yang menggunakan treadmill langsung menggunakan kecepatan lari yang sama dari awal hingga akhir. Padahal, meningkatkan kecepatan lari secara berkala sangat baik untuk meningkatkan performa tubuh.

Pada saat akan mengakhirinya pun harus menurunkan kecepatan secara berkala. Jangan secara tiba-tiba berhenti.

4. Mengabaikan indikator detak jantung

Pixabay/Alexandra_Koch

Kesalahan lain saat menggunakan treadmill antara lain mengabaikan indikator detak jantung. Memantau detak jantung saat menggunakan alat treadmill penting agar detak jantung tidak melebihi angka normal.

Setiap orang memiliki angka maksimal detak jantung berdasarkan usia dan berat badan. Detak jantung antara atlet dengan orang biasa pun berbeda.

5. Memaksakan diri saat kondisi tubuh tidak optimal

Freepik/Tonefotografia

Tak sedikit orang yang memaksakan diri untuk tetap berlari di atas treadmill walaupun kondisi tubuh sedang tidak optimal. Keinginan yang terlalu kuat untuk membakar kalori terlalu memaksakan tubuh yang dapat berisiko pada kesehatan tubuh.

Jangan abaikan sinyal tubuh ketika sedang kurang sehat. Jika tubuh tidak dalam kondisi yang sehat maka akan lebih baik untuk beristirahat terlebih dahulu.

Beberapa kesalahan yang sering dilakukan saat menggunakan treadmill di atas mungkin terlihat sepele. Padahal, hal ini sangat penting untuk diperhatikan agar tujuan melakukan olahraga lari bisa tercapai dengan optimal.

Editorial Team