Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Kronologi Ruben Onsu Jadi Korban Penipuan Bisnis Mukena, Rugi Rp5,5M
Instagram.com/ruben_onsu
  • Ruben Onsu mengalami kerugian Rp5,5 miliar setelah menjadi korban penipuan dalam proyek bisnis mukena yang awalnya dijalankan bersama PT Venteny Fortuna Indo dan Philipus Suprihatin.
  • Kerja sama dengan skema bagi hasil 60:40 itu gagal terealisasi karena dana produksi yang ditransfer Ruben tidak digunakan sesuai perjanjian, sementara produk mukena tak pernah diproduksi.
  • Pihak Ruben melalui kuasa hukumnya masih membuka peluang damai, namun siap menempuh jalur hukum jika Philipus Suprihatin tidak menunjukkan itikad baik untuk menyelesaikan masalah tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kabar kurang menyenangkan datang dari presenter ternama Ruben Onsu. Ia dikabarkan menjadi korban penipuan dalam proyek bisnis mukena berskala besar dengan total kerugian mencapai Rp5,5 miliar. 

Informasi ini telah dikonfirmasi langsung oleh kuasa hukumnya, Minola Sebayang. Awalnya, Ruben memiliki niat baik untuk memanfaatkan momentum Idulfitri sebagai peluang bisnis. 

Namun, rencana tersebut justru berujung pada kerugian besar karena komitmen bagi hasil dalam perjanjian kerja sama tidak pernah terealisasi.

Berikut Popmama.com siap membahas lebih lanjut kronologi Ruben Onsu jadi korban penipuan bisnis mukena. 

1. Awal mula perkenalan hingga terjalinnya kerja sama bisnis

Instagram.com/ruben_onsu

Kasus ini bermula ketika mantan suami Sarwendah ini diperkenalkan dengan sosok bernama Philipus Suprihatin oleh temannya. Melalui perantara tersebut, akhirnya terjalin kesepakatan kerja sama dengan PT Venteny Fortuna Indo.

Kerja sama ini bertujuan untuk memproduksi mukena dalam jumlah besar. Melihat potensi keuntungan yang menjanjikan, Ruben pun tertarik untuk terlibat dalam proyek tersebut.

Minola Sebayang menjelaskan bahwa ketertarikan kliennya didasari oleh peluang besar yang muncul saat bulan Ramadan. Sayangnya, kerja sama yang dijalani berujung pada persoalan hukum. 

2. Adanya perjanjian bagi hasil 60:40

Instagram.com/ruben_onsu

Kerja sama bernilai Rp5,5 miliar itu mempunyai skema yang sangat menggiurkan, yaitu bagi hasil 60:40. Ruben Onsu semakin tertarik karena adanya momentum yang membuat banyak perempuan muslim cenderung membeli mukena baru, yaitu Lebaran. 

Namun, seiring berjalannya waktu, mulai muncul adanya kejanggalan saat janji produksi terus-terusan meleset dari jadwal yang telah ditentukan sedari awal. 

3. Adanya unsur penggelapan dan penipuan dalam kerja sama

Instagram.com/ruben_onsu

Selama proses kerja sama berlangsung, Philipus Suprihatin beberapa kali meminta tambahan dana kepada Ruben. Permintaan tersebut disebut-sebut untuk kebutuhan operasional hingga uang muka pabrik. 

Ruben pun telah mentransfer sejumlah dana ke rekening perusahaan yang ditunjuk. Sayangnya, setelah dana diberikan, produk mukena yang dijanjikan tidak pernah diterima. 

Hasil investigasi internal dari tim kuasa hukum pun menemukan fakta mengejutkan. Ternyata, dana yang telah ditransfer tersebut tidak pernah digunakan untuk keperluan produksi mukena di pabrik. 

4. Philipus Suprihatin sulit dihubungi Ruben Onsu

Instagram.com/ruben_onsu

Situasi semakin memanas ketika Hari Raya Idulfitri telah berlalu, tetapi tidak ada satu pun produk mukena yang berhasil diproduksi. Hal ini tentu menambah kekecewaan dari pihak Ruben. 

Saat mencoba meminta pertanggungjawaban, Ruben justru mengalami kesulitan. Philipus Suprihatin yang sebelumnya menjadi penghubung kerja sama mendadak sulit dihubungi. Hal ini memicu reaksi beragam dari netizen media sosial. 

“Gila ya, sekelas Ruben Onsu aja masih bisa kena tipu sampai miliaran. Memang kalau urusan duit harus ekstra hati-hati sama siapapun,” tulis salah satu warganet dalam kolom komentar Instagram.

5. Ruben Onsu masih membuka jalan untuk berdamai

Instagram.com/ruben_onsu

Meski telah dirugikan secara materi dalam jumlah besar, pihak Ruben Onsu masih menunjukkan sikap bijak. Minola mengatakan bahwa saat ini klien masih membuka pintu damai dan menunggu itikad baik dari Philipus Suprihatin. 

Namun, jika tidak ada kejelasan atau tanggung jawab dari pihak terkait, maka langkah hukum akan segera diambil. Pihak Ruben pun menegaskan siap membawa kasus ini ke ranah hukum demi mendapatkan keadilan. 

“Kami tunggu beberapa hari ke depan. Jika memang bersangkutan tidak punya itikad baik dalam menyelesaikan masalah yang ia buat, maka kami akan bawa ke ranah hukum,” tegas Minola Sebayang.

Itu dia kronologi Ruben Onsu jadi korban penipuan bisnis mukena. Bagaimana menurut pendapat Mama?

Editorial Team