Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
10 Makanan Khas Medan yang Manis, Pedas, dan Gurih
Wikimedia Commons/Midori
  • Artikel memperkenalkan 10 makanan khas Medan yang mencerminkan kekayaan cita rasa manis, pedas, dan gurih dari kota berjuluk Paris van Sumatra.
  • Beberapa hidangan populer seperti Bika Ambon, Lontong Medan, Mi Gomak, dan Soto Medan menonjolkan penggunaan santan serta rempah lokal yang kuat.
  • Makanan ringan dan oleh-oleh seperti Lemang, Durian Medan, dan Bolu Meranti menjadi pelengkap kuliner wajib bagi wisatawan yang berkunjung ke Medan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berbicara tentang pesona Medan, rasanya tidak lengkap jika kita mengabaikan kekayaan kulinernya. 

Kota yang terkenal dengan julukan "Paris van Sumatra" ini bukan sekadar surga bagi para pencinta sejarah, tetapi juga destinasi wajib bagi siapa pun yang ingin memanjakan lidah dengan berbagai cita rasa unik. 

Jika kebetulan Mama sedang merencanakan liburan ke sana, atau sekadar ingin mencari kuliner khas dari Medan, wajib tahu makanan asli ibu kota Sumatera Utara ini. 

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com rangkum 10 makanan khas Medan. Yuk, simak sampai habis!

1. Bika ambon

Wikimedia Commons/Agus Damanik

Sebagai pembuka perjalanan kuliner kita, tidak ada salahnya menyapa lidah dengan sesuatu yang manis. Meski menyandang nama "Ambon", kue legit berwarna kuning ini sebenarnya lahir dan besar di Medan. 

Bika Ambon terbuat dari campuran tepung tapioka, telur, gula, dan santan yang kemudian difermentasi hingga menghasilkan tekstur bersarang yang khas. 

Aromanya yang harum semerbak berpadu sempurna dengan rasanya yang kenyal dan manis. Kue ini sangat cocok dinikmati bersama secangkir teh hangat di pagi hari.

2. Lontong Medan

Instagram.com/audrys_kitchen

Setelah puas menikmati camilan manis, sekarang waktunya kita beralih ke hidangan yang cocok untuk menu sarapan keluarga. Lontong Medan adalah primadona di pagi hari. 

Berbeda dengan lontong sayur di daerah lain, kuah santan pada versi Medan ini lebih kemerahan, kental, dan sangat kaya rempah. 

Seporsinya biasanya dilengkapi dengan tauco, mi lidi goreng, kacang tanah, teri, dan kerupuk merah. Rasanya yang gurih dan sedikit pedas dijamin akan memberikan energi penuh untuk memulai aktivitas seharian.

3. Mi gomak

Wikimedia Commons/Gunawan Kartapranata

Puas menikmati sarapan berkuah santan, menjelang siang hari, kamu mungkin menginginkan hidangan berbasis mi. 

Nah, Medan punya jagoannya, yaitu Mi Gomak yang sering dijuluki sebagai spaghetti ala Medan. Mi yang digunakan adalah mi lidi berukuran tebal yang direbus hingga kenyal. 

Keunikan utama dari hidangan ini terletak pada penggunaan rempah andaliman yang memberikan sensasi pedas dan getir di lidah, sebuah ciri khas bumbu dari Sumatera Utara yang sulit ditemukan di tempat lain.

4. Soto Medan

Wikimedia Commons/Fachriazmi9

Namun, jika keluarga lebih menyukai hidangan berkuah kaldu yang menghangatkan perut, mari beralih sejenak ke Soto Medan. Ciri khas soto ini adalah kuah santannya yang berwarna kuning pekat karena penggunaan kunyit dan aneka rempah lokal.

Isiannya pun sangat beragam, mulai dari suwiran daging ayam, potongan daging sapi, hingga jeroan, yang disajikan bersama perkedel kentang dan taburan bawang goreng. 

Menyantap semangkuk Soto Medan hangat saat cuaca sedang sejuk akan menjadi pengalaman yang sangat memanjakan lidah.

5. Daun ubi tumbuk

Wikimedia Commons/Sokokuphoto

Menemani seporsi nasi hangat dan kuah soto, hidangan sayur tentu tidak boleh tertinggal di meja makan. Daun ubi tumbuk adalah hidangan tradisional yang sangat sederhana namun memiliki rasa yang luar biasa istimewa. 

Sesuai namanya, daun singkong ditumbuk menggunakan lesung, lalu dimasak dengan kuah santan, bunga kecombrang, dan rimbang. Aroma kecombrang yang khas membuat hidangan ini terasa sangat otentik dan segar, cocok untuk mengimbangi hidangan berlemak lainnya.

6. Teri Medan

Wikimedia Commons/Nafisathallah

Agar hidangan daun ubi tumbuk tadi semakin meriah dan menggugah selera, Mama wajib menambahkan lauk pendamping yang satu ini. 

Teri Medan memiliki bentuk yang sangat kecil, berwarna putih, dan rasanya tidak terlalu asin. Biasanya, teri ini diolah menjadi sambal goreng kacang yang renyah dan pedas manis. 

Meskipun ukurannya mungil, kehadiran Teri Medan selalu berhasil membuat siapa saja ingin menambah porsi nasi hangat berulang kali.

7. Lemang

Wikimedia Commons/Rulwarih

Setelah kenyang dengan hidangan berat di siang hari, sore hari adalah waktu yang paling pas untuk bersantai sambil mengunyah camilan tradisional. 

Lemang adalah makanan yang terbuat dari beras ketan dan santan, yang dimasukkan ke dalam ruas bambu berlapis daun pisang, lalu dibakar di atas bara api. 

Proses pembakaran inilah yang memberikan aroma asap yang sangat wangi. Lemang paling nikmat disantap selagi hangat bersama tapai ketan hitam yang manis dan sedikit asam.

8. Durian Medan

Wikimedia Commons/Kingofkid

Menjelang malam, jalan-jalan di kota ini belum sah kalau tidak mampir ke pusat buah eksotisnya. Medan bagaikan surga bagi para pencinta durian. 

Durian khas daerah ini terkenal dengan daging buahnya yang tebal, berwarna kuning mentega, dengan perpaduan rasa manis dan sedikit pahit yang melegenda. 

Jika kamu adalah penggemar berat buah beraroma tajam ini, menyantap durian langsung di kedai-kedai pinggir jalan kota Medan adalah ritual yang pantang dilewatkan.

9. Kwetiau goreng Medan

Wikimedia Commons/D.W. Fisher-Freberg

Bagi kamu yang mungkin kurang menyukai durian atau sekadar ingin mencari menu makan malam dengan porsi yang mengenyangkan, Kwetiau Goreng Medan adalah jawabannya. 

Berbeda dengan kwetiau di daerah lain, versi Medan biasanya menggunakan mi pipih yang lebih kenyal dan digoreng dengan api besar sehingga menghasilkan aroma smoky yang menggoda. 

Isian udang, bakso ikan, telur, dan lap chiong (untuk versi non-halal) atau daging sapi (untuk versi halal) berpadu lezat dengan bumbu gurih yang meresap sempurna.

10. Bolu meranti

Instagram.com/raindra_house

Tidak afdol rasanya jika harus menyudahi liburan dan pulang dengan tangan kosong. Sebagai pelengkap daftar 10 makanan khas Medan, Bolu Meranti adalah pilihan oleh-oleh nomor satu yang wajib dibawa pulang. 

Bolu gulung ini memiliki tekstur kue yang sangat lembut dengan isian krim berlimpah di tengahnya, seperti keju, cokelat, hingga selai nanas. Rasanya yang premium selalu berhasil membuat seluruh anggota keluarga di rumah menanti-nanti kepulangan sembari membawa makanan ini.

Itulah pembahasan mengenai 10 makanan khas Medan yang bisa jadi referensi kuliner saat berkunjung ke Medan. Semoga Bermanfaat.

FAQ Seputar Makanan Khas Medan

Kue Medan apa saja?

Medan memiliki banyak kue khas yang populer, seperti bika ambon, bolu gulung, pancake durian, dan lapis legit Medan. Cita rasanya yang manis dan teksturnya yang khas membuat kue-kue ini sering dijadikan oleh-oleh wisatawan.

Medan terkenal karena apa?

Medan terkenal dengan keberagaman budaya, kuliner khas, dan destinasi wisata sejarahnya. Kota ini juga dikenal sebagai pintu gerbang menuju Danau Toba serta memiliki makanan legendaris seperti soto Medan dan durian Medan.

Wisata Medan kemana saja?

Beberapa destinasi wisata populer di Medan antara lain Istana Maimun, Masjid Raya Al Mashun, dan kawasan kuliner Kesawan. Selain itu, wisatawan juga sering melanjutkan perjalanan ke Danau Toba dan Berastagi dari Medan.

Editorial Team