Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
12 Makanan Khas Sulawesi Selatan, Bercita Rasa Segar dan Berempah Kuat
Pexels/Ega Morgan
  • Sulawesi Selatan dikenal sebagai surga kuliner dengan cita rasa kuat, kaya rempah, dan memiliki nilai sejarah yang diwariskan turun-temurun dalam tradisi masyarakatnya.
  • Terdapat beragam hidangan ikonik seperti Coto Makassar, Sop Konro, Pallubasa, hingga Nasu Palekko yang menonjolkan kekayaan bumbu serta teknik masak khas daerah.
  • Makanan ringan dan penutup seperti Pisang Epe, Es Pisang Ijo, Jalangkote, Barongko, hingga Songkolo Bagadang menunjukkan variasi kuliner dari gurih hingga manis yang menggugah selera.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sulawesi Selatan dikenal sebagai salah satu surga kuliner di Indonesia yang punya karakter rasa yang kuat dan khas. Setiap hidangannya tidak pernah setengah-setengah dalam urusan bumbu. Tidak heran kalau banyak orang langsung jatuh cinta sejak suapan pertama. 

Menariknya lagi, kekayaan kuliner daerah ini tidak hanya soal rasa, tetapi juga cerita di baliknya. Banyak makanan khas Sulawesi Selatan yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu dan diwariskan turun-temurun, bahkan menjadi bagian penting dari tradisi masyarakat setempat.

Kalau kamu penasaran dengan kuliner daerah ini, berikut Popmama.com telah menyiapkan 12 makanan khas Sulawesi Selatan yang bisa kamu coba. 

1. Coto Makassar

Pexels/muallim nur

Inilah maskot kuliner Sulawesi Selatan yang sudah dikenal luas, bahkan hingga ke luar negeri. 

Coto Makassar bukan sekadar sup daging biasa, karena kuahnya dimasak menggunakan air cucian beras dan racikan puluhan rempah yang dikenal sebagai rampa patang pulo. Kombinasi ini menghasilkan kuah kental berwarna cokelat dengan rasa gurih yang kaya dan kompleks.

Biasanya, hidangan ini disajikan bersama ketupat yang dibungkus daun pandan atau daun kelapa, sehingga aromanya semakin harum. Disajikan bersama sambal tauco, hidangan ini semakin nagih karena sensasi asam-pedas yang menyegarkan.

2. Sop Konro

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Berbeda dengan Coto yang menggunakan berbagai bagian daging, Sop Konro lebih fokus pada iga sapi. Dagingnya direbus dalam waktu lama hingga empuk, bahkan hampir terlepas dari tulangnya, sehingga mudah dinikmati.

Kuahnya yang hitam pekat berasal dari kluwek, memberikan rasa khas yang kuat dan sedikit earthy. Rempah seperti ketumbar dan jintan juga membuat aromanya semakin tajam. 

Selain versi berkuah, kini Konro juga sering disajikan dalam bentuk bakar dengan saus kacang yang kental dan gurih.

3. Pallubasa

Pinterest/Robert Škaro

Masih dari kategori makanan kuah, sekilas hidangan ini terlihat mirip dengan Coto, tapi Pallubasa punya karakter yang berbeda, terutama dari kuahnya. 

Hidangan ini menggunakan kelapa parut yang disangrai, lalu dihaluskan dan dimasukkan ke dalam kuah, sehingga menciptakan tekstur yang lebih berisi dan rasa gurih yang lebih intens.

Hal unik lainnya adalah tambahan kuning telur mentah yang dicampurkan langsung ke dalam kuah panas. Ini memberikan sensasi creamy yang lembut dan memperkaya rasa secara keseluruhan.

4. Nasu Palekko

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Bagi pecinta pedas, Nasu Palekko adalah hidangan yang wajib untuk dicoba. Hidangan berbahan dasar bebek ini dimasak dengan cabai rawit dalam jumlah banyak, sehingga menghasilkan rasa pedas yang benar-benar melekat.

Daging bebeknya dipotong kecil-kecil agar bumbu lebih mudah meresap. Ditambah sedikit rasa asam dari air asam jawa, hidangan ini jadi punya keseimbangan rasa yang unik antara pedas, gurih, dan segar.

5. Kapurung

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Alih-alih menggunakan nasi, kapurung menggunakan sagu yang dibentuk bulat-bulat kecil sebagai sumber karbohidrat.

Disajikan dalam kuah kuning dengan sayuran seperti bayam, jagung, dan kacang panjang, Kapurung terasa ringan namun tetap mengenyangkan. Tambahan ikan atau udang serta perasan jeruk nipis membuat rasanya segar dan tidak berat di perut.

6. Sop Saudara

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Sop Saudara merupakan versi sup daging yang lebih ringan dibandingkan Coto. Kuahnya cenderung lebih bening, dengan tambahan santan tipis atau susu yang membuat rasanya lebih lembut.

Hidangan ini biasanya disajikan dengan bihun, perkedel kentang, dan telur rebus dan sering dinikmati bersama ikan bandeng bakar dan nasi hangat, menciptakan kombinasi yang sederhana tapi tetap memuaskan.

7. Mie Titi

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Berbeda dari hidangan mie pada umumnya, Mie Titi punya konsep yang menarik dari segi tekstur. Mie tipis digoreng hingga kering dan renyah, lalu disiram dengan kuah kental berisi ayam, udang, dan sayuran.

Saat disantap, mienya perlahan menyerap kuah dan menjadi lebih lembut, menciptakan perpaduan tekstur yang unik antara renyah dan kenyal dalam satu hidangan.

8. Pisang Epe

Pinterest/Widya

Kalau kamu pernah ke Pantai Losari, hampir pasti akan menemukan Pisang Epe. Pisang Epe merupakan pisang raja yang dibakar lalu ditekan hingga pipih, membuat teksturnya lembut di dalam dan sedikit karamel di luar.

Meski sekarang banyak variasi topping modern seperti cokelat dan keju, saus gula merah yang kental tetap menjadi pelengkap utama,. Versi original memang punya daya tarik tersendiri.

9. Es Pisang Ijo

Pexels/muallim nur

Dessert satu ini bukan cuma enak, tapi juga menarik secara tampilan. Pisang dibungkus adonan hijau dari pandan, lalu disajikan dengan bubur sumsum, sirup merah, dan es serut.

Perpaduan rasa manis, gurih, dan dingin membuatnya sangat cocok dinikmati saat cuaca panas, sekaligus menjadi penutup yang menyegarkan setelah makan berat.

10. Jalangkote

Pinterest/Atiakaaaz

Sekilas memang mirip pastel, tapi Jalangkote punya ciri khas pada kulitnya yang lebih tipis dan renyah. Isiannya cukup lengkap, mulai dari sayuran hingga telur.

Yang membuatnya berbeda adalah saus cocolannya yang encer, dengan rasa asam-pedas yang ringan, sehingga tidak terasa terlalu berat saat dimakan.

11. Barongko

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Barongko adalah contoh makanan tradisional yang punya nilai sejarah. Menu ini dulunya hanya disajikan untuk kalangan bangsawan, namun kini bisa dinikmati oleh siapa saja.

Barongko terbuat dari pisang yang dihaluskan dan dicampur santan serta telur, teksturnya sangat lembut dengan rasa manis yang tidak berlebihan, cocok sebagai hidangan penutup.

12. Songkolo Bagadang

Popmama.com/Helga Malya Razita/AI

Songkolo Bagadang adalah makanan sederhana yang mengenyangkan. Hidangan ini terbuat dari ketan kukus yang disajikan dengan kelapa sangrai, ikan asin, dan sambal.

Nama “Bagadang” sendiri merujuk pada kebiasaan menikmatinya di malam hari. Rasa gurih dari kelapa dan asin dari ikan membuatnya jadi pilihan pas untuk mengganjal lapar.

Itu tadi 12 makanan khas Sulawesi Selatan yang kaya akan rempah. Kalau kamu suka eksplor makanan dengan cita rasa yang berani, daftar ini harus kamu coba.

FAQ Tentang Makanan Khas Sulawesi Selatan

1. Apa saja minuman khas Sulawesi Selatan?

Minuman khas Sulawesi Selatan meliputi Sarabba, Es Pisang Ijo, Es Pallu Butung, Es Poteng, serta Sirup Markisa Gowa.

2. Apa produk unggulan di Sulawesi Selatan?

Sulawesi Selatan memiliki produk unggulan seperti kakao, kopi arabika Toraja, rumput laut, udang windu, serta rempah seperti kayu manis dan kemiri yang banyak diekspor ke Asia dan Eropa.

3. Apa arti cukke?

Cukke merupakan bolu khas Bugis, dimana nama "cukke" diambil dari cara membuatnya yang dicungkil keluar dari dalam cetakan. Jadi bolu cukke artinya bolu yang dicungkil.

Editorial Team