Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
7 Manfaat dan Efek Samping dari Konsumsi Bee Pollen
Freepik

Selain madu, bee pollen juga sedang banyak digandrungi para Mama karena dianggap bisa membantu meningkatkan kesehatan keluarga. Popmama.com akan merangkumkan apa saja manfaat serta efek samping dari bee pollen. 

Bee pollen atau serbuk sari lebah kini sedang naik daun. Bee pollen berasal dari gabungan serbuk sari tanaman yang dikumpulkan lebah serta nektar tanaman dan air liur lebah. Ketiga bahan tersebut membentuk butiran halus yang disimpan dalam kantung pada kaki lebah. 

Menurut para ahli di bidang kesehatan herbal, bee pollen diyakini sebagai salah satu sumber makanan bergizi tinggi yang bisa mendukung kesehatan tubuh. 

Penasaran apa saja manfaat mengonsumsinya?

1. Mengatasi banyak penyakit

Freepik

Bee pollen dipercaya punya banyak manfaat karena mengandung banyak zat penting. Beberapa di antaranya adalah asam amino, vitamin, mineral, enzim, protein, karbohidrat, dan lemak. 

Beberapa manfaat dari bee pollen yang telah dikenal masyarakat adalah mengatasi sembelit, gangguan prostat, mempercepat penyembuhan luka, dan meringankan kram perut sebelum mens. 

Selain itu, bee pollen juga bisa mengatasi gangguan pada perut, asma, dan alergi.

2. Meningkatkan daya tahan tubuh

Freepik

Salah satu hal yang sangat dicari banyak orang saat ini adalah bagaimana caranya meningkatkan imun tubuh. Nah, yang digadang-gadang dari bee pollen adalah kemampuannya untuk menjaga stamina seseorang.

Bahkan, banyak orang percaya bahwa jika rutin mengonsumsi bee pollen sebelum olahraga, bisa meningkatkan tenaga saat di lapangan. 

Bee pollen juga kaya akan beragam antioksidan seperti flavonoid, karotenoid, quercetin, kaempferol, dan glutathione. Antioksidan ini bisa melindungi tubuh dari radikal bebas, mengurangi peradangan kronis, dan melawan infeksi. 

Meski belum ada uji klinis dari semua manfaat bee pollen, namun sudah banyak orang yang mengonsumsinya.

3. Mencegah pertumbuhan sel kanker

Freepik

Menurut dr. F.G. Winarno dari Pusat Pengembangan Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor, bee pollen juga mampu mencegah pertumbuhan kanker. 

Kandungan zat yang ada di dalam bee pollen sangat berguna untuk mencegah pertumbuhan sel kanker dan menstabilkan proses regenerasi dan rehabilitasi sel. 

4. Membantu kesuburan perempuan

Freepik/yanalya

Dari Mom Juction, bee pollen dianggap bisa meningkatkan kesuburan pada perempuan. Karena kaya nutrisi, rutin mengonsumsi suplemen dari bee pollen bisa membantu mengendalikan keseimbangan nutrisi dalam tubuh. 

Dengan begitu, kemungkinan tubuh dan reproduksi jadi lebih subur serta meningkatkan kemungkinan pembuahan. 

Bee pollen juga dipercaya bisa meningkatkan kadar estrogen dan mendukung lapisan rahim serta merangsang fungsi ovarium. Dengan kata lain, mengonsumsi bee pollen bisa membantu menghasilkan telur yang sehat. 

5. Mengurangi risiko penyakit jantung

Freepik

Penelitan pada hewan membuktikan bahwa ekstrak bee pollen bisa menurunkan kadar kolesterol darah, terutama kolesterol LDL yang jahat. 

Selain itu, antioksidan dalam bee pollen mampu melindungi lipid dari oksidasi. Di mana lipid yang teroksidasi bisa menggumpal dan menghambat pembuluh darah yang berakhir dengan meningkatnya risiko penyakit jantung. 

6. Meningkatkan fungsi hati

Freepik/nakaridore

Selain jantung, organ vital lain dalam tubuh adalah hati. Ia berfungsi untuk memecah dan mengeluarkan racun dari dalam darah. 

Sebuah penelitian yang melibatkan hewan menunjukkan bahwa bee pollen mampu meningkatkan kemampuan hati untuk melakukan detoksifikasi. 

Bee pollen bisa meningkatkan pertahanan antioksidan hati dan membantu membuang lebih banyak produk limbah dari darah. 

Pada penelitian lainnya terlihat bahwa bee pollen bisa melindungi hati dari kerusakan akibat beberapa zat beracun dan bahkan bisa membantu penyembuhan hati. 

7. Efek samping dari bee pollen

Freepik

Meski memiliki banyak manfaat, bee pollen juga memiliki efek samping. Kalau kamu punya alergi dengan bunga, atau serbuk sari, kemungkinan besar tidak bisa mentoleransi produk yang satu ini. 

Bee pollen bisa menyebabkan reaksi alergi serius seperti sesak napas, gatal-gatal, bengkak, dan anafilaksis. 

Yang harus diperhatikan juga, bee pollen tidak disarankan untuk ibu hamil dan menyusui. Jika sedang mengonsumsi obat pengencer darah, bee pollen bisa meningkatkan kemungkinan pendarahan. 

Jika Mama sedang berada dalam kondisi medis tertentu dan tertarik ingin mencoba bee pollen, ada baiknya konsultasikan pada dokter dahulu. 

Dalam konsumsi jangka pendek atau tidak rutin, bee pollen cenderung aman untuk mereka yang tak punya kondisi medis tertentu. Tertarik mencoba?

Bee pollen punya banyak manfaat mulai dari untuk kesehatan, jantung, hati, sampai melawan sel kanker. Tapi ada juga efek sampingnya. 

Editorial Team