Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
10 Manfaat Lempuyang bagi Kesehatan, Bisa Cegah Kanker!
Pexels/Kervin Edward Lara
  • Lempuyang, rempah dari keluarga jahe-jahean, dikenal memiliki berbagai khasiat kesehatan seperti meredakan nyeri, melawan peradangan, dan membantu mengontrol kadar gula darah.
  • Ekstrak lempuyang terbukti menurunkan kolesterol, melindungi hati serta ginjal, dan bahkan mampu menghambat pertumbuhan sel kanker melalui senyawa aktifnya yang bersifat anti-neoplastik.
  • Selain itu, lempuyang berperan sebagai antioksidan alami yang meningkatkan sistem imun, menurunkan demam secara bertahap, serta menjaga kesehatan lambung dengan efek gastroprotektifnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Pernahkah Mama mendengar tentang tanaman lempuyang? Tanaman yang memiliki nama ilmiah Zingiber zerumbet ini merupakan salah satu jenis rempah dari keluarga jahe-jahean yang tumbuh subur di wilayah tropis dan subtropis Asia. 

Sejak zaman dahulu, bagian rimpang dari tanaman ini sudah sangat lekat dengan kehidupan kita dan sering dimanfaatkan sebagai pengobatan tradisional untuk berbagai keluhan keluarga.

Untuk menjawab rasa penasaran Mama, berikut Popmama.com sajikan 10 manfaat lempuyang, dikutip dari jurnal Planta Medica. Yuk, simak sampai habis!

1. Meredakan rasa nyeri (Analgesik)

Pexels/cottonbro studio

Manfaat pertama yang sangat diandalkan dari lempuyang adalah kemampuannya dalam meredakan rasa sakit atau nyeri.

Dalam penelitian, senyawa zerumbone dan ekstrak lempuyang terbukti secara signifikan mampu mengurangi rasa sakit, termasuk nyeri akibat osteoarthritis (radang sendi) maupun nyeri neuropatik (gangguan saraf).

Hal ini sejalan dengan penggunaan tradisionalnya di masyarakat untuk mengobati sakit perut hingga sakit gigi.

2. Melawan peradangan (Anti-inflamasi)

Pexels/Ketut Subiyanto

Peradangan sering kali menjadi akar dari berbagai macam penyakit akut dan kronis. Ekstrak lempuyang memiliki sifat anti-inflamasi yang sangat baik.

Berdasarkan riset ilmiah, formulasi ini mampu mempercepat penyembuhan luka pada kulit, meredakan peradangan pada saluran pernapasan (paru-paru akut), hingga mengatasi peradangan pada usus.

3. Membantu mengontrol diabetes

Pexels/Towfiqu barbhuiya

Bagi Mama yang peduli terhadap kadar gula darah keluarga, lempuyang ternyata memiliki khasiat anti-diabetes. Tanaman ini dapat membantu mengatasi resistensi insulin sehingga tubuh lebih sensitif dalam memproses gula.

Tidak hanya itu, ekstrak lempuyang juga dinilai mampu mencegah komplikasi diabetes yang lebih parah, seperti kerusakan pada retina mata dan ginjal .

4. Menurunkan kadar kolesterol

Pexels/Pavel Danilyuk

Mengelola kadar lemak dalam darah sangat penting untuk kesehatan jantung. Konsumsi ekstrak lempuyang secara oral terbukti memiliki sifat anti-hiperlipidemia.

Mekanismenya bekerja dengan cara menurunkan sintesis lipid atau lemak tubuh, menghambat penumpukan lemak, dan pada akhirnya menurunkan risiko terjadinya perlemakan hati.

Cara ini bisa menjadi jalan yang baik untuk menjaga metabolisme tubuh tetap ideal.

5. Menghambat pertumbuhan sel kanker

Pexels/Anna Tarazevich

Mungkin terdengar mengejutkan, ternyata lempuyang memiliki sifat anti-neoplastik yang potensial. Kandungan aktifnya mampu menghambat angiogenesis, yakni proses pembentukan pembuluh darah baru yang biasanya dimanfaatkan oleh sel tumor untuk tumbuh.

Senyawa dari lempuyang dapat menekan proliferasi sel kanker pada kasus kanker usus besar, kanker paru-paru, limfoma, hingga kanker kulit.

6. Menjaga sistem imun

Pexels/Elina Sazonova

Sistem kekebalan tubuh yang seimbang adalah kunci agar tidak mudah jatuh sakit. Lempuyang diketahui memiliki sifat imunomodulator, yang berarti ia bisa membantu mengatur respons sistem kekebalan tubuh kita.

Dalam kasus tertentu seperti asma, kandungan lempuyang dapat memperbaiki respons saluran napas yang berlebihan dan mengurangi peradangannya.

7. Menangkal radikal bebas

Pexels/LA BOUALA

Gaya hidup modern sering kali memapar tubuh pada stres oksidatif dan radikal bebas. Di sinilah sifat antioksidan dari lempuyang berperan penting.

Ekstrak tanaman ini mampu meningkatkan enzim antioksidan alami tubuh dan melindungi organ dari kerusakan, seperti kerusakan otak dan paru-paru, serta melindungi sel kulit dari paparan radiasi ultraviolet (UV).

8. Menurunkan suhu tubuh saat demam

Pexels/www.kaboompics.com

Saat anggota keluarga mengalami demam, lempuyang juga bisa menjadi alternatif pertolongan pertama yang sifatnya alami. Ekstrak etanol dari tanaman ini terbukti memiliki efek antipiretik yang dapat menurunkan suhu tubuh.

Walaupun penurunannya tidak secepat dan sekuat obat medis seperti paracetamol, lempuyang tetap efektif menurunkan demam secara bertahap dalam beberapa jam.

9. Melindungi fungsi hati dan ginjal

Pexels/www.kaboompics.com

Hati dan ginjal adalah dua organ vital penyaring racun di tubuh kita. Kabar baiknya, lempuyang memiliki efek hepatoprotektif (melindungi hati) dan nefroprotektif (melindungi ginjal).

Pemberian ekstrak tanaman ini terbukti mencegah kerusakan organ akibat racun atau obat-obatan tertentu, menurunkan kadar kreatinin yang tinggi, serta menjaga jaringan histologi ginjal dan hati agar tetap berfungsi normal.

10. Mencegah dan mengatasi tukak lambung

Pexels/Sora Shimazaki

Apakah Mama atau anggota keluarga sering mengalami masalah lambung? Lempuyang ternyata sangat baik untuk sistem pencernaan karena efek gastroprotektifnya.

Senyawa aktif pada lempuyang terbukti efektif menekan tingkat keasaman cairan lambung, mencegah pembentukan luka atau tukak pada dinding lambung, serta meningkatkan produksi lendir pelindung lambung.

Menariknya, khasiat ini bahkan disebut-sebut sebanding dengan obat medis omeprazole.

Nah, itulah pembahasan mengenai 10 manfaat lempuyang. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Manfaat Lempuyang bagi Kesehatan

Lempuyang untuk penyakit apa saja?

Lempuyang dikenal sebagai tanaman herbal yang sering digunakan untuk membantu meredakan gangguan pencernaan, meningkatkan nafsu makan, serta membantu mengurangi pegal dan masuk angin. Dalam pengobatan tradisional, lempuyang juga dipercaya membantu menjaga daya tahan tubuh.

Apakah lempuyang bagus untuk ginjal?

Lempuyang mengandung senyawa alami yang dipercaya memiliki efek antioksidan dan antiinflamasi, sehingga dapat membantu menjaga kesehatan tubuh secara umum, termasuk fungsi ginjal. Namun, manfaatnya untuk penyakit ginjal masih memerlukan penelitian lebih lanjut dan tidak dapat menggantikan pengobatan medis

Apakah lempuyang rasanya pahit?

Ya, lempuyang memiliki rasa pahit dan aroma khas yang cukup kuat. Meski begitu, banyak orang tetap mengonsumsinya sebagai jamu atau campuran herbal karena dipercaya memiliki berbagai manfaat kesehatan.

Editorial Team