Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
5 Manfaat Pemanasan Sebelum Berenang, Cegah Risiko Cedera
Pexels/Ali Alcántara
  • Pemanasan sebelum berenang membantu menaikkan suhu tubuh dan membuat otot lebih lentur, sehingga risiko kram atau cedera bisa diminimalkan saat mulai masuk ke air.
  • Gerakan pemanasan mengaktifkan otot utama seperti bahu, pinggul, dan perut agar siap bekerja optimal, sekaligus menjaga sendi tetap ringan selama berenang.
  • Selain menyiapkan fisik, pemanasan juga meningkatkan fokus dan koordinasi antara pikiran serta tubuh, membuat gerakan renang lebih efisien dan ritmis sejak awal sesi.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Berenang sering kali menjadi pilihan olahraga favorit sekaligus rekreasi yang menyenangkan yang bisa dilakukan bersama keluarga. Namun, apakah Mama pernah merasa tubuh terasa kaku, berat, atau bahkan cepat lelah saat baru beberapa saat berenang? 

Jika ya, masalahnya mungkin bukan pada kondisi fisik yang kurang fit, melainkan pada sebuah kebiasaan yang kerap terlewatkan sebelum turun ke kolam, yaitu pemanasan.

Lalu, apa sebenarnya manfaat pemanasan sebelum berenang? Berikut Popmama.com sajikan  5 manfaat pemanasan sebelum berenang, dikutip dari Traindaly. Yuk, simak sampai habis!

1. Meningkatkan suhu tubuh secara bertahap

Pexels/Atlantic Ambience

Manfaat pemanasan sebelum berenang yang pertama dan menjadi landasan utamanya adalah meningkatkan suhu inti tubuh. 

Coba bayangkan serat otot di tubuh kita seperti halnya sebuah karet gelang. Jika karet tersebut berada dalam kondisi dingin, teksturnya akan menjadi kaku dan sangat mudah putus atau robek saat ditarik secara paksa. 

Sebaliknya, apabila karet tersebut sedikit dihangatkan terlebih dahulu, ia akan berubah menjadi jauh lebih lentur dan elastis. Gerakan yang dilakukan selama tiga hingga lima menit di tepi kolam akan secara perlahan menaikkan suhu tubuh dari dalam. 

Otot yang hangat akan mampu bergerak dengan jauh lebih baik, terasa lebih fleksibel, dan tentunya memiliki risiko yang sangat kecil untuk mengalami ketegangan otot maupun kram ketika memulai meluncur ke kolam renang.

2. Mengaktifkan bagian otot utama untuk berenang

Pexels/Sergio Benavides

Renang dikenal secara luas sebagai jenis olahraga yang melibatkan hampir seluruh bagian tubuh secara bersamaan (full-body workout). Oleh karena itu, kita tidak bisa hanya mengandalkan kekuatan murni dari satu bagian lengan atau kaki saja. 

Melalui rangkaian pemanasan yang terarah dan dinamis di darat, Mama sebetulnya sedang dalam proses "membangunkan" sekaligus mengaktifkan kelompok otot-otot utama yang nantinya akan bekerja ekstra keras saat berenang.

Perlu Mama ketahui, fondasi dari hampir seluruh gaya renang, baik itu gaya dada, gaya bebas, hingga gaya punggung sangat bertumpu pada kekuatan bahu, fleksibilitas pinggul, serta otot inti perut . 

Dengan melakukan gerakan-gerakan pembuka, otot-otot penting yang tadinya masih tegang karena terlalu lama duduk atau mengurus pekerjaan rumah harian akan mulai terbiasa berkontraksi. 

Hal ini pada akhirnya akan sangat membantu dalam meringankan beban sendi saat Mama melakukan tarikan air.

3. Meningkatkan performa dalam berenang

Pexels/Kindel Media

Pernahkah Mama merasa kepakan kaki dan ayunan tangan rasanya tidak selaras pada putaran pertama saat berenang? 

Kondisi ini sebenarnya sangat wajar terjadi jika postur tubuh dan sistem saraf belum dikondisikan sebelumnya. 

Di sinilah letak manfaat pemanasan sebelum berenang selanjutnya, yakni membantu tubuh mengingat kembali serta mematangkan mekanika atau teknik gaya renang yang benar sebelum benar-benar berenang.

Pemanasan secara efektif akan memperkuat memori otot dan menstabilkan postur tubuh yang Mama perlukan saat mengambang di air. 

Sebagai gambaran, ketika Mama mempraktikkan simulasi tarikan tangan berulang-ulang dengan posisi membungkuk di tepi kolam, Mama secara tidak langsung sedang memberi sinyal kepada sistem saraf tentang bagaimana rasanya menarik air dengan alur yang bersih dan efisien. 

Begitu tubuh masuk ke dalam kolam, Mama tidak perlu lagi repot-repot mencari ritme gerakan yang pas.

4. Memacu detak jantung dan melancarkan aliran darah

Pexels/Jens Mahnke

Olahraga air sering kali memberikan efek kejutan tersendiri bagi sistem tubuh, terlebih lagi apabila suhu air di kolam tersebut tergolong cukup dingin. 

Jika Mama memutuskan untuk langsung melompat dan berenang dengan tenaga penuh tanpa adanya masa transisi, organ jantung akan terpaksa memompa darah di luar batas secara tiba-tiba. 

Dampaknya bisa ditebak, napas Mama akan lebih cepat terengah-engah dan stamina pun langsung anjlok di menit-menit pertama. Dengan mendisiplinkan diri untuk melakukan pemanasan ringan, Mama secara bijak sedang memberikan jeda adaptasi bagi sistem kardiovaskular. 

Perlahan-lahan detak jantung akan naik ke level olahraga yang aman, sementara aliran darah yang kaya akan pasokan oksigen mulai dipompa menyebar ke seluruh jaringan otot. 

Hasilnya, ketika sesi renang yang sebenarnya dimulai, tubuh Mama sudah siap memproduksi energi stabil tanpa harus merasa kelelahan semenjak awal latihan.

5. Meningkatkan fokus 

Pexels/Andrea Bova

Dari sekian banyak manfaat yang ada, manfaat pemanasan sebelum berenang yang satu ini cukup sering dipandang sebelah mata. 

Padahal, rutinitas sebelum berolahraga itu tidak melulu soal mengolah fisik semata, melainkan juga menata kesiapan mental. 

Olahraga renang sangat menuntut tingkat konsentrasi serta koordinasi ritmis yang akurat tentang kapan harus mengambil napas, mengayuh kaki, dan mendorong air.

Ketika Mama sengaja menyisihkan waktu beberapa menit di darat untuk berfokus pada gerakan-gerakan pemanasan, pikiran dan tubuh otomatis akan mulai menjalin sinkronisasi. 

Otak menjadi bekerja di momen tersebut, kepenatan atau stres perlahan memudar, dan kewaspadaan saraf akan meningkat tajam. 

Tubuh yang pikirannya sudah terkoordinasi dengan baik pastinya akan melahirkan gerakan renang yang jauh lebih lincah, baik, dan minim risiko menelan air.

Nah, itulah pembahasan mengenai 5 manfaat pemanasan sebelum berenang. Semoga bermanfaat, Ma.

FAQ Seputar Manfaat Pemanasan Sebelum Berenang

Apakah berenang bisa menyembuhkan sakit pinggang?

Berenang dapat membantu meredakan sakit pinggang karena termasuk olahraga low-impact yang tidak memberi tekanan berlebih pada tulang belakang. Aktivitas ini membantu memperkuat otot punggung dan meningkatkan fleksibilitas. Namun, untuk kondisi tertentu seperti nyeri pinggang kronis, tetap disarankan berkonsultasi dengan tenaga medis.

Apakah berenang bisa menyembuhkan saraf kejepit?

Berenang bisa membantu mengurangi gejala saraf kejepit karena gerakannya dapat meningkatkan sirkulasi darah dan mengurangi tekanan pada saraf. Meski begitu, berenang bukan pengobatan utama. Penanganan tetap perlu disesuaikan dengan tingkat keparahan dan anjuran dokter.

Apakah berenang 30 menit sehari sudah cukup?

Berenang selama 30 menit per hari sudah cukup untuk menjaga kebugaran tubuh, meningkatkan daya tahan, serta melatih otot dan pernapasan. Kunci utamanya adalah konsistensi dan penyesuaian intensitas dengan kondisi fisik masing-masing.

Editorial Team