Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel Popmama lainnya di IDN App
Bekerja 20 Tahun & Gaji 8 Juta Jadi Alasan Sopir Nia Mau Belikan Sabu
Instagram.com/ramadhaniabakrie

Dalam kasus narkoba yang menjerat Nia dan Ardi, turut serta juga sang sopir. Sopir pribadinya punya andil membeli narkoba yang digunakan mereka. 

Kasus ini masih tetap berjalan dan kemarin sidang ketiga digelar di Pengadilan Jakarta Pusat. 

Sedangkan untuk agenda kali itu adalah pemeriksaan dari terdakwa. Turut hadir juga sopir Nia dan Ardi yang ditanyakan perihal gaji dan alasan mau diminta beli sabu. 

Seperti apa cerita detailnya? Popmama.com akan merangkumkannya untuk Mama. 

1. Sudah bekerja selama 20 tahun dan mendapat gaji bulanan sekitar Rp 8-9 juta

Freepik/fanjianhua

NZ atau Zen Vivanto adalah sopir pribadi dari Nia dan Ardi Bakrie. Ia telah mengabdi puluhan tahun lamanya, tepatnya 20 tahun. 

Sang hakim sempat bertanya, berapa besaran gaji dari seorang sopir pribadi. Ia menjawab dengan lugas yaitu sekitar Rp 8-9 juta per bulan. 

Zen mengaku, ia tak pernah menggunakan uang gajinya untuk membeli narkoba. 

2. Bekerja lama menjadi alasan sopir mau saat diminta beli narkoba

Ilustrasi - Freepik/snowing

Sudah bekerja puluhan tahun dan sebagai bentuk pengabdiannya, Zen mengatakan ia mau saja saat diminta untuk beli narkoba. 

Zen mengaku membeli narkoba di daerah Kebon Kacang, Jakarta pusat.

3. Beli pada bulan April 2021

Pexels/Karolina Grabowska

Sang sopir mengaku ia membeli narkoba jenis sabu pada bulan April 2021 dari seseorang berinisial R. Sementara itu, Nia, Ardi, dan Zen ditangkap pada bulan Juli 2021. 

Dalam persidangan, ia mengaku bahwa ia hanya memenuhi permintaan Nia. Dengan lugas ia mengatakan kalau Nia memang minta untuk dibelikan sabu. 

4. Awalnya hanya ingin coba-coba

Freepik/mehaniq

Meski gajinya tergolong besar untuk pekerjaan sebagai sopir, namun ia mengaku tidak pernah beli narkoba dari hasil jerih payahnya. 

Ia mengaku kalau ia membeli sabu menggunakan uang yang diberikan oleh Nia. Lebih lanjut, ia pun mengungkapkan kenapa ia turut tercemplung ke dunia gelap tersebut. 

"Ingin coba," ujarnya saat ditanya kenapa ikut menggunakan sabu. 

5. Mengenai kasus penangkapan Nia Ramadhani

Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie ditangkap karena penyalahgunaan narkoba di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penangkapan ini dilakukan pada bulan Juli 2021. 

Selain pasangan suami istri tersebut, turut ditangkap juga sopir pribadi mereka yaitu Zen Vivanto. Dari hasil penangkapan tersebut, polisi menemukan narkoba jenis sabu sebesar 0,78 gr beserta bong atau alat penghisap sabu. 

Itu dia perkembangan kasus Nia Ramadhani. Nantikan update lainnya. 

Editorial Team