Apabila kamu ingin melaksanakan ibadah puasa di hari Isra Miraj, maka niatnya tidak berbeda seperti niat puasa Rajab pada umumnya. Sedangkan puasa Rajab termasuk ke dalam pada puasa sunnah, sehingga bila lupa membaca niat pada malam hari bisa dilakukan di pagi hari atau siang harinya.
Lalu bagaimana bacaan niat puasa yang dibaca? Karena Isra Miraj dirayakan setiap 27 Rajab, maka boleh saja membaca niat puasa Rajab.
"Nawaitu shouma ghodin fii syahri Rojaba sunnatan lillaahi taala."
Artinya: Saya niat puasa besok di bulan Rajab Sunnah karena Allah taala.
"Nawaitu shoumal-yauma fii syahri Rojaba sunnatan lillaahi taala."
Artinya: Saya niat puasa hari ini di bulan Rajab Sunnah karena Allah taala.
Niat puasa di pagi hari ini hanya bisa dibaca jika belum melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Demikianlah penjelasan mengenai bolehkah puasa saat Isra Miraj. Sekarang kamu sudah tahu hukum puasa saat Isra Miraj bukan?
Apakah boleh ganti puasa di bulan Isra Miraj? | Bagi umat Islam, Bulan Rajab merupakan momentum tepat untuk memperbanyak amalan ibadah. Salah satunya melaksanakan puasa qadha saat Isra Miraj. Sebab, tidak ada dalil larangan untuk melaksanakan puasa saat Isra Miraj. |
Hari apa saja yang dilarang berpuasa? | Hari-hari yang dilarang puasa adalah Idul Fitri (1 Syawal), Idul Adha (10 Dzulhijjah), dan Hari Tasyrik (11, 12, 13 Dzulhijjah) karena hari raya dan makan minum, serta Hari Syak (30 Sya'ban) jika tidak jelas hilal, kecuali ada kebiasaan puasa sunnah seperti Senin-Kamis, dan bagi wanita saat haid atau nifas. |
Puasa apa saja yang diharamkan? | Puasa pada hari-hari Tasyrik (11, 12, dan 13 Dzulhijjah): Hari-hari ini adalah hari makan dan minum, kecuali bagi jamaah haji yang tidak mampu menyembelih hewan (HR. Muslim). |