Ini yang Terjadi pada Tubuh Kalau Kamu Melewatkan Sahur saat Puasa

Makan sahur disarankan untuk dilakukan.

16 April 2021

Ini Terjadi Tubuh Kalau Kamu Melewatkan Sahur saat Puasa
Pexels/Gabby K

Puasa, shiyam atau shoum secara etimologi berarti "menahan" dari segala hal, baik untuk kebaikan atau kejelekan, sementara dalam terminologi Fikih, puasa bermakna "menahan diri dari segala hal yang membatalkan puasa, mulai terbitnya fajar shidiq sampai terbenamnya matahari dengan cara yang telah ditentukan".

Puasa pun tak afdal tanpa sahur. Makan sahur dilakukan adalah suatu hal yang sangat disunnahkan dalam syari’at Islam menurut kesepakatan para ulama.

Hal itu karena Rasululllah shollallahu ‘alaihi wa ‘ala alihi wa sallam sangat menganjurkannya dan mengabarkan bahwa pada sahur itu terdapat berkah bagi seorang muslim di dunia dan di akhirat sebagaimana dalam hadits Anas bin Malik riwayat Al Bukhary dan Muslim : 

“Bersahurlah kalian karena sesungguhnya pada sahur itu ada berkah.”

Lalu, bagaimana jika tak makan sahur? Apakah ada dampaknya untuk kesehatan? Popmama.com merangkum dampak puasa tanpa makan sahur.

1. Dehidrasi parah

1. Dehidrasi parah
Freepik/Arso74

Tak makan sahur, otomatis kebutuhan air dalam tubuh juga berkurang. Apalagi jika kamu rutin menerapkan pola 8 gelas per hari, 2 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka, dan 4 gelas lainnya di malam hari.

Selain dari air, kamu bisa memenuhi kebutuhan cairan tubuh dengan mengonsumsi sayuran dan buah-buahan yang kaya akan kandungan air.

Sementara, saat puasa tubuh akan kehilangan cairan. Saat kamu sahur, kamu bisa menahan diri dari lapar dan haus, diwartakan nutrition.org.uk.

Editors' Picks

2. Kelelahan akut

2. Kelelahan akut
Unsplash/Zohre Nemati

Ketika kamu tidak mengonsumsi makanan yang cukup untuk tubuh, kondisi ini bisa menyebabkan kamu mengalami kelelahan. Bayangkan jika kamu tak puas seharian, ditambah melewatkan sahur.

Otomatis, tubuh akan makin lama untuk mengonsumsi makanan. Akibatnya, tubuh kamu menjadi sangat lelah. Hal ini terjadi akibat tubuh tidak mendapatkan energi yang cukup untuk menjalankan fungsi tubuh dengan baik.
 

3. Vertigo hingga pusing

3. Vertigo hingga pusing
Unsplash/engin akyurt

Tidak makan sahur otomatis akan membuat keseimbangan tubuh kamu menurun. Nah, keseimbangan yang menurun ini biasanya disebabkan oleh munculnya vertigo akibat sakit kepala yang amat parah. Akibatnya, kamu susah untuk melakukan aktivitas.

Saat tubuh mengalami lapar, kerja organ akan menurun. Selain itu, tubuh juga berusaha untuk mencukupi kebutuhan energi dengan membakar lemak secara perlahan-lahan.

Dampaknya, kamu akan merasa pusing atau berkunang-kunang.

4. Susah BAB

4. Susah BAB
Freepik/jcomp

Tidak sahur saat puasa juga bisa meningkatkan risiko konstipasi atau sembelit. Kok bisa?

Saat kamu tak sahur, tubuh hanya menyerap sedikit makanan. Terlalu sedikit makanan yang masuk ke dalam tubuh membuat hanya sedikit makanan yang diubah menjadi feses.

5. Berisiko terkena maag

5. Berisiko terkena maag
Freepik

Saat siang hari tubuh akan terasa lapar dan perih, karena produksi asam lambung yang tinggi. Jika kamu menjalani puasa tanpa sahur, perut akan kosong semakin lama. Hal itu menyebabkan produksi akan lambung kamu berlebihan.

Kondisi ini yang dinamakan maag, bahkan parahnya kamu bisa saja mengalami penyakit GERD. 

Setelah melihat banyak risikonya, lebih baik bangun untuk makan sahur. Selain mendapatkan pahala, juga bagus untuk kesehatan tubuh.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.