Hujan Mengguyur Deras, 7 Wilayah di Indonesia Ini Terkena Banjir

Masyarakat diminta waspada dengan banjir susulan

8 Februari 2021

Hujan Mengguyur Deras, 7 Wilayah Indonesia Ini Terkena Banjir
Pixabay/terimakasih0
ilustrasi

Hujan deras yang terus mengguyur di Indonesia sejak awal 2021 berdampak pada bencana alam banjir. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengingatkan masyarakat akan tingginya intensitas hujan.

Melihat dari pergerakan awan, hujan deras masih mewarnai di beberapa wilayah di Indonesia. BNPB terus memantau bencana hidrometeorologi, seperti banjir, di beberapa wilayah Indonesia jelang akhir pekan pada minggu pertama Februari 2021. 

Bencana alam ini tidak bisa dihindari, mengakibatkan kerusakan fisik, pengungsian dan jatuhnya korban jiwa. Melihat kondisi tersebut, masyarakat diminta waspada dengan bencana banjir susulan.

Apalagi, bagi Mama yang tinggal di wilayah langganan banjir. Berikut wilayah yang terkena banjir yang dirangkum Popmama.com:

1. 70 unit rumah tergenang di Lombok

1. 70 unit rumah tergenang Lombok
Pixabay/j_lloa

Di Provinsi NTB, banjir terjadi di Desa Gunung Malang, Kecamatan Pringgabaya, Lombok Timur yang mengakibatkan 70 unit rumah tergenang.

Warga memilih bertahan di rumah mereka masing-masing karena ketinggian banjir tidak terlalu tinggi, atau mencapai 60 cm.

2. Banjir bandang Dompu mengakibatkan 140 KK

2. Banjir bandang Dompu mengakibatkan 140 KK
bnpb.go.id

Banjir juga melanda Desa Nangatumpu, Kecamatan Manggelewa, Dompu. Banjir dipicu hujan deras pada Jumat (5/2), yang berlangsung beberapa jam antara pukul 16.00 hingga 22.00 waktu setempat.

Banjir bandang Dompu mengakibatkan 140 KK terdampak hingga ada pengungsian di dua titik. Namun banyak juga masyarakat yang memilih tetap tinggal di rumah mereka.

Editors' Picks

3. 90 rumah terendam di Bima juga terdampak banjir

3. 90 rumah terendam Bima juga terdampak banjir
Instagram.com/info_kejadian_banjarmasin
ilustrasi banjir

Bima ikut terkena banjir. Sebanyak dua desa terdampak, yaitu Desa Naru dan Tente, yang berada di Kecamatan Woha, Bima.

Banjir dipicu oleh hujan intenstas ringan hingga sedang serta banjir luapan dari sungai di Desa Tente. Sekitar 90 rumah terendam pada ketinggian 60 – 80 cm saat banjir terjadi.

4. 744 KK terdampak akibat banjir di Jember

4. 744 KK terdampak akibat banjir Jember
Instagram.com/sar_nasional
ilustrasi banjir

BPBD Kabupaten Jember mencatat 744 KK terdampak akibat banjir. Tinggi muka air saat kejadian antara 10 hingga 70 cm. Sebagian besar genangan di wilayah terdampak banjir telah surut.

5. Bekasi kembali mengalami banjir

5. Bekasi kembali mengalami banjir
Instagram.com/dinsosp2kbp3a.hst
ilustrasi banjir

Bekasi seolah menjadi langganan banjir. Genangan air yang cukup tinggi melanda 6 kecamatan yaitu Kecamatan Rawalumbu, Medan Satria, Bekasi Timur, Bekasi Barat, Jakasampurna dan Bekasi Utara.

Hujan lebat yang terjadi pada Minggu (7/2), pukul 00.30 WIB, menyebabkan tinggi muka air antara 20 hingga 60 cm.

6. 15 desa yang terendam banjir di Kudus

6. 15 desa terendam banjir Kudus
Bnpb.go.id
ilustrasi banjir

Kudus, Provinsi Jawa tengah terendam banjir pada Selasa, (2/2) pukul 14.00 WIB. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kudus melaporkan, banjir yang merendam total 15 desa dipicu oleh hujan intensitas tinggi dengan durasi yang lama.

Adapun 15 desa yang terendam banjir adalah Desa Setrokalangan, Desa Banget, Desa Gamong, Desa Blimbing Kidul, dan Desa Kedungdowo di Kec. Kaliwungu.

Sedangkan tiga desa di Kecamatan Jati meliputi Desa Jati Wetan, Desa Jati Kulon Kencing, dan Desa Pasruhan Lor. Tujuh desa lainnya adalah Desa Kesambi, Desa Mejobo, Desa Golantepus, Desa Payaman, Desa Gulang, Desa Hadiwarno, dan Desa Tenggeles yang berada di Kecamatan Mejobo.

Total 4.552 KK atau 10.672 jiwa terdampak banjir tersebut. 1.200 jiwa di antaranya yang berada di Desa Pasuruhan Lor terisolir akibat jalan yang terendam.

7. 2.330 KK terdampak di Kecamatan Bangil, Pasuruan

7. 2.330 KK terdampak Kecamatan Bangil, Pasuruan
Instagram.com/sar_nasional
ilustrasi banjir

Banjir yang melanda Kabupaten Pasuruan mengakibatkan satu warga meninggal dunia dan satu lainnya hilang. BPBD Kabupaten yang melibatkan tim gabungan, TNI, Polri, Basarnas dan relawan, masih melakukan pencarian korban hilang tersebut. 

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pasuruan mengidentifikasi korban meninggal berusia 70 tahun dan berjenis kelamin perempuan, sedangkan korban hilang berusia 19 tahun, perempuan.

Di samping korban jiwa, banjir yang melanda 9 kecamatan. Data sementara BPBD (4/2), pukul 03.15 WIB, menyebutkan 65 warga mengungsi dan 2.330 KK terdampak di Kecamatan Bangil, Kabupaten Pasuruan, Provinsi Jawa Timur. 

Kesembilan kecamatan terdampak di kabupaten ini yaitu  Kecamatan Purwosari, Sukorejo, Pandaan, Prigen, Gempol, Beji, Bangil, Kraton dan Winongan. 

Banjir yang terjadi kali ini diperkirakan merata, dari wilayah  barat Indonesia hingga Timur. Waspada dengan bencana alam tersebut, letakkan barang berharga Anda di tempat yang lebih tinggi dan bisa terjangkau.

Baca juga:

Tanya Ahli

Mulai konsultasi seputar parenting yuk!

Hai Ma, mama mulai bisa bertanya dan berbagi pengalaman dengan ahli parenting.